Melihat Potensi Wisata Kepulauan Widi yang Akan Dilelang di Situs Asing

Melihat Potensi Wisata Kepulauan Widi yang Akan Dilelang di Situs Asing
info gambar utama

Kepulauan Widi dari Halmahera Selatan akan dilelang dalam situs Amerika Serikat, Sotheby’s Concierge Auctions. Bertajuk Widi Reserve, lebih dari 100 pulau kecil di dalamnya dengan luas 10.000 hektare, akan dilelang pada 8-14 Desember 2022 dari pukul 04.00 EST.

Harga cadangan bakal ditiadakan, tapi penawar diminta untuk menyerahkan deposit senilai 100.000 dolar AS untuk membuktikan keseriusan mereka, demikian laporan dari CNN.

Meskipun hukum Indonesia mengatur bahwa orang non-Indonesia tak dapat membeli pulau di negara ini secara resmi, tapi Widi Reserve tetap bisa dibeli dengan mengakuisisi saham perusahaan pengelolanya, yaitu PT Leadership Islands Indonesia (LII). Jika Widi berhasil dimenangkan dalam pelelangan itu, pemilik baru bakal bebas mengembangkannya sesuai keinginan.

Entah bagaimana pelelangan bisa terjadi dan siapa yang perlu dimintai pertanggungjawaban atas tindakan ini, keduanya belum jelas. Namun, pada 27 Juni 2015, dalam laporan Kompas.com, tiga pihak yang terdiri dari Gubernur Maluku Utara, Bupati Halmahera Selatan, dan CEO PT LII, telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengembangkan Widi.

PT LII diberikan hak mengelola Kepulauan Widi selama 35 tahun dan akan ditinjau kembali setelah masa itu habis. Sebagai gantinya, perusahaan asal Inggris itu dikenakan tanggung jawab sosial untuk menyejahterakan masyakarat setempat, khususnya di bidang ekonomi dan pendidikan.

Rencananya, pulau ini akan disulap menjadi pusat ekowisata dan bahari. Dana yang siap digelontorkan waktu itu bahkan mencapai Rp500-600 miliar. Tapi, sampai kini, satu pembangunan pun tak kunjung terlihat, hingga akhirnya Kepulauan Widi muncul dalam situs lelang.

Ajang Mancing Internasional Potensi Pariwisata Unggulan Pulau Widi

Potensi Wisata dan Keindahan Kepulauan Widi

Selama bertahun-tahun, para nelayan Maluku Utara menggantungkan mata pencarian di Kepulauan Widi. Mereka setiap hari menangkap ikan di pulau-pulau kosong. Dalam hal ini, jika Kepulauan Widi lepas ke tangan pemenang lelang, mereka ibarat mendapatkan surga, sementara warga setempat mungkin akan sangat dirugikan. Terlebih lagi apabila kebebasan memancing dibatasi.

Soal popularitas, Widi memang tak setenar pulau lain. Lokasinya cukup terpencil dan agak sulit dijangkau. Orang hanya bisa mencapainya dengan pesawat terbang. Tapi, kalau bicara potensi wisata, Kepulauan Widi punya segalanya. Keindahan lautnya bahkan membuat Kepulauan Widi kerap disebut sebagai Maldives-nya Indonesia.

Kepulauan Widi berada di Desa Gane Luar, Kecamatan Gane Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku utara. Dari 100 lebih pulau di dalam sana, hanya satu yang berpenghuni, yakni Pulau Daga Kecil. Sekeliling pulau Widi ditumbuhi hutan bakau. Alam bawah lautnya pun kaya akan terumbu karang. Pasir putih terhampar di sepanjang pantai dan air lautnya sangat jernih seperti kristal. Benar-benar surga tersembunyi.

Mengutip Mongobay.com, sejumlah fasilitas sempat dibangun di kepulauan ini pada 2018 silam untuk menyambut turnamen memancing internasional (Widi International Fishing Turnamen). Ada beberapa rumah panggung juga gazebo di atas laut. Namun, setelah acara selesai, fasilitas itu rusak dan tak pernah diperbaiki lagi.

Sebuah penelitian terbitan Unimed.ac.id menemukan, sejumlah pulau kecil yang terletak di gugusan Kepulauan Widi memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi pariwisata. Pulau Dodawe Gane, misalnya, terdapat laguna atau danau air asin di tengahnya berwarna hijau toska. Kemudian, pulau Lolanga Kecil dan Tofuwidi terbentuk dari atol (karang koral berbentuk lingkaran), keberadaanya dipengaruhi pasang surut air laut.

Tak hanya itu, Kepulauan Widi menjadi hunian bagi keanekaragaman hayati. Di Daga Besar dan beberapa pulau lain, hidup bermacam spesies burung unik, di antaranya: elang laut perut putih (haliaeetus leucogaster), maleo (marcochepalon maleo), dan nuri bayan (electus roratus). Kemudian, lumba-lumba hidung botol (stenella longirostis) juga dapat ditemukan di perairan Widi.

Masih banyak lagi harta karun tersembunyi di Kepulauan Widi yang perlu ditelusuri dan diungkap. Untuk itu, surga ini butuh pengelolaan yang tepat dan nyata untuk dapat maju sebagai pusat ekowisata. Kekayaan alamnya tentu berpotensi besar menjadi destinasi unggulan Maluku Utara dan Indonesia. Jadi, sangat disayangkan jika Maldives lokal ini berpindah tangan ke orang asing.

5 Surga Wisata Pulau Belitung, Burung Mandi hingga SD Laskar Pelangi

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Afdal Hasan lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Afdal Hasan.

AH
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini