Indonesia Sikat Medali Sambil Pecahkan Rekor Gemilang di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022

Indonesia Sikat Medali Sambil Pecahkan Rekor Gemilang di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022
info gambar utama

Dua atlet angkat besi Indonesia Rahmat Erwin Abdullah dan Rizki Juniansyah meraih prestasi ciamik di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022.

Rahmat Erwin Abdullah dan Rizki Juniansyah adalah dua di antara 12 atlet angkat besi yang mewakili Indonesia di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022. Ajang tersebut digelar di Bogota, Kolombia sejak 5 Desember lalu dan dijadwalkan berlangsung hingga 16 Desember mendatang.

Rahmat dan Rizki turun di kelas yang sama di mana mereka sama-sama tampil di kelas 73 kg putra. Hasilnya sungguh luar biasa. Keduanya sukses meraih medali di kelas tersebut.

Rahmat berhasil menjadi juara dan meraih medali emas. Sementara itu, Rizki menyusul di belakangnya dengan memboyong perak.

Dari catatan IWF yang dikutip Antara diketahui Rahmat membukukan total angkatan 352 kg yang terdiri dari 152 kg snatch dan 200 kg clean and jerk. Total angkatan Rahmat melampaui para pesaingnya.

Keberhasilan ini membuat Erwin mempertahankan gelar juara di kelas 73 kg. Sebagaimana diketahui, ia sebelumnya juga menjadi juara dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021 yang dihelat di Tashkent, Uzbekistan.

Saat beraksi di Tashkent, Rahmat membukukan total angkatan 343 kg yang terdiri dari snatch 151 kg dan clean and jerk 192 kg.

Ada pula rekor yang dipecahkan Rahmat dari angkatannya. Atlet kelahiran Sulawesi Selatan itu. Angkatan clean and jerk Erwin melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Shi Zhiyong asal China di Kejuaraan Dunia 2019. Saat itu, Shi Zhiyong membukukan angkatan 200 kg clean and jerk.

Sementara itu, Rizki membukukan total angkatan 347 kg, dengan snatch 155 kg dan clean and jerk 192 kg. Untuk angkatan snatch, Rizki adalah yang tertinggi di kelas 73 kg.

Medali perak di Kejuaraan Dunia bisa dibilang adalah pencapaian cemerlang bagi Rizki yang baru berusia 19 tahun. Ia langsung mampu tampil sebagai bintang di level senior setelah sebelumnya menjadi juara dunia junior pada 2021 dan 2022.

Rahmat dan Rizki mengawali persaingan di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022 dari grup berbeda. Rahmat tergabung di Grup B sementara Rizki di Grup A. Ini sesuai dengan strategi yang disusun oleh pelatih.

"Agar mereka menikmati karena pertarungan grup terpisah waktunya sehingga keduanya bisa bertarung dengan aman. Akhirnya mereka mampu meraih yang terbaik. Saya berharap mereka ke depannya tetap konsisten dan mampu lolos Olimpiade 2024," kata Pelatih angkat besi Indonesia Dirdja Wihardja.

Berguru Silek ke Ranah Minang, dari Ilmu Beladiri sampai Seni Pertunjukan Randai

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

AR
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini