5 Tempat Berburu Pakaian Bekas (thrifting shop) Terbesar di Indonesia

5 Tempat Berburu Pakaian Bekas (thrifting shop) Terbesar di Indonesia
info gambar utama

Thrifting alias membeli pakaian bekas yang masih layak pakai kini telah banyak digandrungi oleh para millennial Indonesia.

Semenjak mode berbelanja online di e-commerce atau media sosial semakin diminati, kini berbagai thrift shop pun tak ketinggalan ambil bagian tuk menjajakan diri secara online.

Namun satu hal yang perlu kalian sadari bahwasanya harga barang yang ditawarkan secara online kecenderungannya relatif tinggi di banding offline, karena barang yang diposting adalah barang-barang pilihan (sorted stuff).

Nah bagi kalian yang ingin mendapatkan harga murah dan merasakan langsung sensasi berburu pakaian bekas di pasar, berikut ini beberapa pusat perbelanjaan barang-barang bekas terbesar di Indonesia yang dapat kalian kunjungi.

1. Pasar Monza TPO, Tanjung Balai, Sumut

Sedikitnya ada 1000-an pedagang yang berjualan pakaian bekas di lokasi ini. Mayoritas mereka adalah warga asli Kota Tanjung Balai yang sudah berjualan secara turun temurun.

Pasar Monza (Monginsidi Plaza) atau yang lebih akrab disebut Pajak TPO Tanjung Balai ini sudah berdiri sejak awal tahun 90-an. Di sini kalian akan disuguhi berbagai barang-barang impor berkualitas seperti sepatu, tas, ambal, guci, keramik, hingga perkakas dapur.

Namun diperlukan ketelatenan untuk mendapatkan barang bermerek kualitas bagus dan tentu saja kepandaian dalam tawar menawar untuk membungkus dengan harga murah.

Kabarnya awal tahun 2000-an adalah puncak kejayaan pasar ini. Bahkan pedagang maupun warga yang terbiasa memburu barang bekas di sini tak jarang menemukan lembaran uang dollar, perhiasan cincin, kalung atau barang-barang lain yang terselip di antara celah saku pakaian.

2. Blok M Square, Jakarta Selatan

Jakarta adalah surganya untuk thrifting barang-barang bekas yang berkualitas. Di ibukota ini terdapat beberapa pusat penjualan pakaian bekas yang terbilang besar dan salah satunya adalah Blok M Square.

Pasar ini yang beralamat di Jalan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini dapat diakses setiap hari dari pukul 10.00 sampai 21.00 WIB.

Tatkala kalian berkunjung ke sini, bukan hanya pakaian bekas branded yang dijajakan, tetapi juga ada beragam buku, kaset, hingga piringan hitam bekas yang ditawarkan oleh para pelapak Blok M Square.

Kalian tak perlu ragu soal harga. Barang-barang di sini relatif terjangkau dan cocok untuk kantong tipis mahasiswa.

3. Pasar Senen, Jakarta Pusat

Pasar Senen merupakan tempat legendaris untuk mendapatkan barang-barang vintage. Tatkala thrifting di sini, kalian bisa mendapatkan banyak sekali busana vintage seperti kemeja oxford style, hingga topi dengan gaya retro.

Tempat thrifting di Pasar Senen tidak jauh dari stasiun dan buka setiap hari dari pagi sampai malam. Kalian perlu meluangkan waktu banyak, karena memilih barang akan memakan waktu yang tidak sedikit.

Harganya tuk barang-barang di sini relatif murah. Bahkan dengan uang Rp5 ribu- Rp10 ribu sudah bisa membawa pulang baju bekas branded.

4. Pasar Baru, Jakarta Pusat

Sama seperti Pasar Senen, Pasar Baru adalah salah satu pusat perbelanjaan barang bekas yang dapat dikata legendaris di Jakarta Pusat. Pasar ini terdiri dari beberapa blok bangunan dalam satu kawasan.

Adapun titik untuk berburu pakaian bekas terdapat di daerah Sawah Besar yang tidak jauh dari Stasiun Kemayoran dan Monumen Nasional (Monas).

Kendati kualitas pakaiannya terbilang lebih bagus, harga barang-barang di Pasar Baru ini bisa dibilang relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan barang-barang yang ada di pasar Senen.

Biasanya Pasar Baru beroperasi mulai jam 9 pagi dan tutup pada malam hari.

5. Pasar Cimol Gedebage, Bandung

Kita bergeser ke Jawa Barat yang juga memiliki tempat untuk thrifting yang terkenal. Lokasinya di Pasar Cimol Gedebage, tepatnya Jalan Soekarno Hatta, Panyileukan, Bandung.

Pasar ini beroperasi setiap hari, namun di akhir pekan biasanya paling ramai. Model-model pakaian di Gedebage sangat variatif dan kekinian, sehingga kerapkali diburu oleh kawula muda. Harganya juga realtif murah yang mana barang termurah dapat dibanderol seharga Rp10 ribu.

Demikianlah 5 tempat thrifting terbesar yang ada di Indonesia. Apakah kalian pernah mengunjungi salah satunya ?.

Artikel terkait : Sejarah Kemunculan Thrift Shop dari Masa ke Masa

Referensi : medanbisnisdaily.com | jakarta.suara.com |cnnindonesia.com

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Achmad Faizal lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Achmad Faizal.

Terima kasih telah membaca sampai di sini