Tangan Dingin Nova Widianto Merambah Bulutangkis Negeri Jiran

Tangan Dingin Nova Widianto Merambah Bulutangkis Negeri Jiran
info gambar utama

Nova Widianto mundur sebagai pelatih bulutangkis ganda putra Indonesia. Ia pergi setelah beberapa tahun mengasah para talenta Indonesia.

Bulutangkis Indonesia baru saja berpisah dengan salah satu sosok pentingnya. Ia adalah Nova Widianto yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih ganda putra Indonesia.

Mundurnya Nova telah dikonfirmasi oleh Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI). Adapun PBSI telah menerima surat pengunduran diri Nova yang ditandatangani pada 1 Desember. Kepergian Nova pun dilepas oleh PBSI tanpa ada penolakan.

"Keputusan Nova untuk mengundurkan diri dari Pelatnas PBSI tersebut merupakan hak si pelatih. PBSI tentu tidak bisa menolak," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Rionny Mainaky seperti dilansir Antara.

Adapun Nova mundur untuk melanjutkan karier kepelatihannya di luar negeri. Diketahui ia bergabung dengan Asosiasi Bulu tangkis Malaysia (BAM) untuk membesut para atlet nasional Negeri Jiran itu.

Nova melatih pasangan ganda campuran Indonesia selama 11 tahun. PBSI menilai pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah itu punya rapor yang baik dan tidak ada masalah.

"Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras coach Nova dalam ikut memajukan dan meningkatkan prestasi bulu tangkis Indonesia, terutama di sektor ganda campuran," ujar Ketua Harian PB PBSI Alex Tirta.

BAM sendiri sudah mengumumkan bergabungnya Nova pada 21 Desember 2022 lalu. Dalam pengumuman tersebut, Nova disebut melatih dengan kontrak berdurasi dua tahun. Ia juga bekerja bersama Direktur Pembinaan yang juga tokoh bulutangkis Indonesia, yakni Rexy Mainaky.

“Para pemain ganda campuran nasional sangat antusias karena akan memiliki pelatih dengan kualitas sekaliber dia untuk membantu mereka," Kata Rexy Mainaky.

“Pengetahuan dan pengalaman Nova yang banyak akan sangat berharga bagi para pemain yang saat ini ada dalam skuat, terutama dengan kualifikasi Olimpiade Paris yang dimulai tahun depan,” pungkasnya.

Nama Nova Widianto sudah dikenal publik bulutangkis dunia sejak lama. Maklum saja, ia dulunya adalah atlet dengan prestasi ciamik.

Nova berkiprah sebagai pebulutangkis ganda campuran yang pernah berpasangan dengan beberapa nama. Rekannya semasa bermain di antaranya adalah Devi Tika Permatasari, Vita Marissa, dan Lilyana Natsir.

Berbagai prestasi gemilang pun pernah ditorehkannya saat bermain. Prestasi itu antara lain juara Kejuaraan Dunia 2005 dan 2007 serta medali perak Olimpiade Beijing 2008.

Sejarah Baru & Momen Kebangkitan di Balik All Indonesia Final di Denmark Open 2022

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

AR
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini