Batu Bara: Mineral Bumi dari Fosil Tumbuhan yang Berisiko bagi Alam

Batu Bara: Mineral Bumi dari Fosil Tumbuhan yang Berisiko bagi Alam
info gambar utama

Batu bara adalah salah satu mineral bumi yang dimiliki Indonesia. Selain dimanfaatkan di dalam negeri, sumber daya alam ini juga sering diekspor ke negara lain. China, Jepang, Korea Selatan, dan India adalah beberapa negara tujuan ekspor batu bara di Indonesia.

Ekspor batu bara ke luar negeri sendiri sempat dilarang pada periode 1-31 Januari 2022 kemarin. Setelah larangan itu dicabut, perusahaan sudah boleh mengekspor batu bara, namun sebelumnya mereka harus memenuhi ketentuan Domestic MArket Obligation (DMO), serta membayar kompensasi kepada pemerintah.

Pengertian Batu Bara

pengertian batu bara
info gambar

Batu bara adalah jenis batuan sedimen yang memiliki kandungan karbon sebagai mineral primer, serta mineral sekunder berupa mineral, oksigen, dan hidrogen. Batu bara berasal dari fosil-fosil hewan dan tumbuhan yang tertimbun selama bertahun-tahun dan mengalami pemanasan di dalam tanah.

Indonesia menjadi negara dengan sumber batu bara yang banyak. Hal ini disebabkan banyaknya hutan dan pegunungan di negara kita, dimana kedua elemen alam itu memicu terciptanya batu bara berjumlah banyak. Di Indonesia, daerah penghasil tambang batu bara terbesar ada di Sumatera dan Kalimantan.

Baca juga: 7 Manfaat Bauksit untuk Kehidupan Sehari-Hari

Untuk mendapatkan batu bara dari daerah tambang, penambang harus menggali tanah dengan alat galian yang besar. Cara ini dilakukan supaya batu bara lebih mudah didapatkan, mengingat letak batu baranya yang berada di dalam tanah dan sudah tertimbun selama jutaan tahun.

Di Indonesia, batu bara belum sepenuhnya bisa diolah menjadi bahan bakar. Hal ini tidak lepas dari kurangnya pabrik pengolah batu bara. Ada beberapa hal yang membuat sulitnya mendirikan pabrik pengolah batu bara di Indonesia, yaitu: perizinannya yang masih pro dan kontra; risiko pencemaran lingkungan yang bisa saja terjadi selama pengolahan batu bara; serta proses memanaskan batu bara di Indonesia yang harus menggunakan tenaga nuklir yang tentu saja berisiko tinggi.

Jenis-Jenis Batu Bara

Secara umum, jenis batu bara ada empat, yaitu:

1. Peat (Gambut)

kegunaan batu bara sebagai tenaga kereta api
info gambar

Jenis batu bara ini merupakan bentuk awal pembentukan batu bara yang mengandung mineral air sebanyak 75 persen. Peat merupakan jenis batu bara yang bisa menyerap dengan efektif, serta bisa digunakan sebagai bahan bakar.

2. Lignite

Berbanding terbalik dengan peat, lignite memiliki kandungan mineral air yang lebih kecil, yaitu 35 - 37 persen. Jenis batu bara ini punya tekstur yang lunak dan sering digunakan sebagai bahan bakar listrik tenaga uap.

3. Bituminous

Kalau yang satu ini kandungan mineral airnya jauh lebih kecil dari peat dan lignite, yaitu 8-10 persen saja. Jenis batu bara ini lebih banyak kandungan karbonnya, yaitu 68-86 persen. Bituminous sering digunakan sebagai bahan bakar listrik tenaga uap atau pembangkit daya panas pada sektor industri.

4. Anthracite

Warna jenis batu bara ini cenderung hitam dan glossy. Kandungan mineral airnya hanya 8 persen, sedangkan kandungan karbonnya mencapai 86-98 persen. Anthracite sering digunakan sebagai pembangkit panas pada mesin alat elektronik.

Kegunaan Batu Bara

Batu bara punya beragam kegunaan bagi kehidupan manusia di seluruh dunia. Beberapa di antaranya adalah:

1. Sebagai Tenaga Pembangkit Listrik

Berbagai negara sudah banyak menjadikan batu bara sebagai tenaga pembangkit listrik. Sekitar 40 persen pembangkit listrik di dunia menggunakan batu bara sebagai sumber penghasil tenaga. Indonesia, China, Jepang, dan India adalah beberapa contoh negara yang menggunakan batu bara sebagai tenaga pembangkit listrik.

2. Dijadikan Produk Gas

Batu bara dikenal bisa menghasilkan gas alami. Oleh banyak pihak, gas tersebut lalu diolah menjadi berbagai produk gas yang bermanfaat bagi masyarakat. Misalnya hidrogen, pembangkit listrik, bahan bakar industri, dan solar.

3. Menghasilkan Mineral Bermanfaat

Selain gas, batu bara juga menghasilkan beberapa mineral bermanfaat, seperti naftalena dan fenol. Naftalena adalah mineral yang membantu menghasilkan resin, plastik, dan insektisida. Sedangkan fenol adalah mineral yang biasa dipakai pada cairan kebersihan dan obat kumur.

4. Membantu Pembentukan Aluminium dan Baja

Gas pada batu bara tidak hanya diolah sebagai produk gas, Gas tersebut juga bisa digunakan dalam pembentukan aluminium dan baja. Aluminium dan baja yang terbentuk dari gas tersebut nantinya bisa digunakan pada produk rumah tangga, alat transportasi, atau keperluan untuk gedung-gedung tinggi.

5. Membantu Produksi Pupuk Kimia

Siapa sangka jika batu bara bisa digunakan pada produksi pupuk kimia. Kegunaan ini didapatkan lewat gas batu bara yang nantinya dipakai pada proses pembuatan pupuk kimia.

Baca juga: Panel Surya: Definisi, Jenis, Manfaat, dan Cara Kerjanya

Risiko atau Dampak Negatif Batu Bara

penambangan batu bara
info gambar

Walaupun banyak manfaat, batu bara juga memberikan risiko atau dampak negatif, khususnya bagi lingkungan. Risiko tersebut ada pada polusi yang dihasilkan sumber daya alam ini, baik lewat asap yang keluar dari pabrik PLTU yang menggunakan batu bara maupun limbah dari batu bara itu sendiri. Jika tidak dikelola dengan baik, risiko tersebut bisa menimbulkan pencemaran lingkungan yang merugikan manusia serta makhluk hidup lainnya.

Larangan Ekspor Batu Bara di Indonesia

larangan ekspor batu bara
info gambar

Pada periode 1 sampai 31 Januari 2022, pemerintah Indonesia sempat melakukan larangan ekspor batu bara. Larangan tersebut dilakukan untuk menjamin terpenuhinya pasokan batu bara untuk tenaga pembangkit listrik di Indonesia.

Setelah tanggal 31 Januari 2022, sejumlah perusahaan tambang sudah diperbolehkan mengekspor kembali batu bara. Namun, mereka harus memenuhi Domestic Market Obligation (DMO) 2021 atau bersedia membayar denda atau kompensasi atas kurangnya DMO 2021. Adapun DMO yang harus dipenuhi adalah sebesar 165, 7 ton.

Referensi:

https://ekonomi.bisnis.com/read/20220201/44/1495531/ekspor-batu-bara-kembali-dibuka-tapi-tidak-untuk-perusahaan-ini
https://www.cnbcindonesia.com/news/20220131091254-4-311682/berakhir-hari-ini-larangan-ekspor-batu-bara-tetap-berlanjut
https://www.merdeka.com/uang/daftar-produk-indonesia-yang-laris-diekspor-ke-luar-negeri.html
https://www.gramedia.com/literasi/batu-bara/
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20220201090906-85-753627/usai-dilarang-sejak-1-januari-keran-ekspor-batu-bara-dibuka-lagi

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Anggie Warsito lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Anggie Warsito.

AW
RP
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini