Kenalan dengan 20 Kata Betawi yang Sering Diucapkan oleh Emak!

Kenalan dengan 20 Kata Betawi yang Sering Diucapkan oleh Emak!
info gambar utama

Suku Betawi terbilang suku populer di Indonesia yang menempati ibu kota, yakni Jakarta. Tentunya, setiap suku memiliki keunikannya sendiri. Dengan kata lain, suku betawi juga punya keunikan.

Selain dari makanan dan adat pernikahannya, suku Betawi memiliki keunikan dalam segi bahasanya. Yap! bahasanya cenderung lugas dan tegas. Alhasil, sebagian orang Betawi dianggap memiliki karakter galak. Hal ini juga berlaku bagi emak-emak Betawi.

Bagi Kawan yang memiliki emak dengan bahasa betawinya yang kental, pastinya sering mendapat kata-kata ini. Lalu, kata-kata apa saja yang dimaksud?

Ucapan emak betawi
info gambar

1. Cengeng

Siapa di sini yang waktu kecil suka menangis? Istilah tersebut dalam bahasa betawi adalah cengeng. Banyak emak Betawi yang sering mengatakan, "Udah jangan cengeng ya, dek."

Kawan GNFI sering mengucapkan kata ini juga, tidak?

2. Begawe

Kawan mungkin pernah melihat emak yang sedang memasak makanan. Lalu, Kawan meminta uang jajan. Kemudian, kata ini terucap pada bibir seorang emak, "Ntar dulu ya, nak. Emak lagi begawe ini."

Begawe sendiri artinya 'bekerja'.

Baca juga: Bukan Betawi, Inilah Bahasa Lokal di Kepulauan Seribu

3. Bangor

Emak-emak lagi nimbrung membahas soal anak-anak mereka. Acapkali, pembahasannya terkait dari sifat anak-anak mereka. Mungkin, sebagian besar Kawan mendengar hal ini, "Itu anaknya babe Urip, bangor banget."

Apakah Kawan juga sering mendengar kata ini?

4. Nyarap

Nyarap sendiri memang dikenal dengan sarapan. Tiap pagi, emak akan mengucapkan ini untuk anak-anaknya.

5. Eneng dan Entong

Eneng bermakna dengan panggilan sayang untuk anak perempuan. Sementara itu, entong bermakna panggilan sayang untuk anak laki-laki. Kawan suka dipanggil kata-kata itu oleh emak, tidak?

6. Grobok

Biasanya digunakan ketika anak-anak atau Bapak lagi mencari makanan. Biasanya emak akan mengucapkan kata grobok karena bermakna lemari/tempat makan.

7. Dableg

Biasanya diucapkan oleh emak ketika mengetahui anaknya yang keras kepala.

8. Kepladug

Saat emak melihat anaknya tersandung karena batu, di situlah ia akan mengatakan kepladug atau tersandung.

9. Bejibun

"Bejibun amat ini cucian," kata emak.

Bejibun artinya banyak. Kawan bisa menggunakan ini untuk mendeskripsikan kuantitas dalam suatu benda.

10. Kudu

Biasanya digunakan oleh emak saat menasehati anak-anaknya.

"Elu itu kudu bener akhlaknya biar bisa jadi orang sukses." ucap emak untuk anaknya.

Baca juga: Panggilan Saudara Laki-Laki dan Perempuan dari Berbagai Bahasa Daerah

11. Ngayab

Digunakan saat kalau anaknya seringkali keluar rumah.

"Elu kerjaannya ngayab mulu, mau jadi apa?" marah emak pada anaknya.

12. Ngibul

"Elu gak boleh ngibulin emak, dosa!" perintah Emak untuk anaknya.

Ngibul sendiri artinya 'berbohong'. Apakah Kawan pernah menggunakan kata ini?

13. Girang

"Emak lagi girang karena mpok lu udah sukses di kota," kata Emak yang memuji anak tertuanya.

Girang artinya 'senang'. Lalu, kata mpok berarti kakak perempuan.

14.Benahin

"Tolong benahin pakaian emak, nak!" suruh Emak.

Benahin maknanya 'merapikan'. Benahin dapat digunakan ketika Kawan merapikan rambut, membereskan kamar, dan menyapu lantai.

15. Saban

"Saban hari encang lu suka nanem sawi di sini," kata emak.

Saban artinya tiap atau setiap. Biasanya, kata ini digunakan untuk mendeksripsikan rutinitas, seperti tiap malam, tiap pagi, tiap hari, dan lainnya.

16. Tuman

Mungkin, Kawan pernah melihat guyonan "Dasar Tuman!" di media sosial. Tuman artinya kebiasaa. Kata ini sering digambarkan sebagai kebiasaan buruk atau kebiasaan negatif.

17. Sonoh

"Sonoh bawain bibi lu sayur asem," suruh emak.

Sonoh artinya sana. Bisa juga kata ini bermakna menunjukkan sesuatu atau mengarahkan untuk maju.

18. Comot

"Gak boleh comot makanan sembarangan!" tegas emak.

Comot berarti 'mengambil'. Namun, comot biasanya digunakan oleh emak untuk melarang anaknya mengambil makanan/minuman tanpa etika.

19. Congor

Congor artinya 'mulut'. Biasanya digunakan oleh emak saat marah.

Contoh perkataan yang biasa diucapkan adalah "Congormu pengen kubungkam."

20. Belepotan

"Anak gua itu kalo makan suka belepotan," kata emak Betawi di suatu grup percakapan.

Belepotan artinya 'kotor'. Emak akan menggunakan kata ini saat melihat anaknya makan, minum, atau bermain di tempat yang kotor.

Baca juga: Inilah Alasan Mengapa Minions Berbicara Bahasa Indonesia

Beberapa kata tadi memang sering diucapkan oleh emak-emak Betawi. Intonasi mereka terbilang tinggi sehingga timbul kesan galak. Namun, perlu diingat, bagi Kawan yang memiliki emak Betawi, ia tetap sayang dengan Kawan. Jangan lupa surga di telapak kaki ibu, ya!

Referensi: narmadi.com | tamanbahasa.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AR
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini