Lupa Sandi?

Batik Hijrah ke Arab Fashion Week, Showroom Indonesia jadi Ramai Pengunjung

Athaya P. Belia
Athaya P. Belia
0 Komentar
Batik Hijrah ke Arab Fashion Week, Showroom Indonesia jadi Ramai Pengunjung

Lagi-lagi Batik Nusantara memikat mancanegara lagi.

Kali ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang mengikuti Arab Fashion Week. Empat desainer mode Indonesia, yakni Khanaan Shamlan, Hian Tjen, Sapto Djojokartiko, dan Mel Ahyar menampilkan karya-karya terbaik mereka di showroom AFW. Berita baiknya adalah showroom Indonesia termasuk yang paling banyak dikunjungi.

Tak hanya pesona koleksi yang dipamerkan di showroom, namun juga Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendukung penuh keikutsertaan ini dengan membagikan suvenir yang berupa batik. Ini pun membuat para fashionista Arab tertarik untuk memilikinya. Apalagi, Ketua Arab Fashion Council Jacob Abrian terlihat sangat tertarik dengan scarf batik dan langsung mencobanya. “It looks so good, I love it!,” ujarnya saat mengenakan scarf tersebut. 

Apalagi, pada hari pertama pameran, Kamis (6/10/2016), anggota keluarga Kerajaan Dubai datang dan tertarik dengan salah satu gaun malam desainer.

Baca Juga

Tak hanya Jacob, fashionista lainnya juga tampak asyik memilih-milih kain batik dan kemudian mereka mengenakannya sebagai sarung. “I love the color, it’s really matching with my outfit today,” komentar salah seorang fashionista Arab.

AWF berlangsung selama tanggal 6-10 Oktober 2016 di Meydan Gallery, Dubai, Uni Emirat Arab. Acara tersebut diikuti oleh 22 desainer dan merupakan salah satu fashion event paling bergengsi di dunia.


Sumber : Liputan 6
Sumber Gambar Sampul : Liputan 6

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ATHAYA P. BELIA

Menulis untuk mengingat dan diingat. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara