Harimau Sumatra Terekam Kamera di Habitat Alaminya

Harimau Sumatra Terekam Kamera di Habitat Alaminya
info gambar utama

Di punggung bukit Indonesia, tertangkap kamera seekor harimau Sumatera jantan sehat awal tahun 2018 ini.

Perangkap kamera tersebut dipasang dibawah kolaborasi antara WWF dan Dinas Kehutanan Riau untuk membantu menentukan spesies mana yang meninggali kawasan ini.

Sumatran tiger caught on camera traps as a part of collaboration between WWF and Riau Forestry Department. Image: WWF
info gambar

Sebuah alat penting dalam upaya konservasi, kamera-kamera tersebut dilengkapi dengan sensor inframerah yang mengambil gambar kapanpun terasa pergerakan di hutan.

Sekitar 18 buah kamera diletakkan secara strategis pada bulan Maret di tahun 2017 lalu untuk mendukung program monitoring intensif terhadap harimau di Sumatra.

 Sumatran tiger caught on camera. Image: WWF
info gambar

"Kali ini merupakan pertama kalinya kami mendapatkan gambar harimau disini yang begitu indah. Rasanya kerja keras kita telah terbayarkan hanya dengan melihat makhluk agung ini menjelajahi pulau," ucap Febri Anggriawan, Koordinator Penelitian Harimau WWF Indonesia yang bertugas untuk program ini.

On top of a ridge of in Indonesia, a healthy male Sumatran tiger was spotted by camera traps earlier this year. Image: WWF
info gambar

WWF bekerja dengan pemerintah Indonesia dan mitra-mitra konservasi untuk memperkuat penegakan hukum dan upaya antipoaching dan memperlambat deforestasi di habitat mereka yang tersisa.

Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir seekor harimau betina bernama Rima pun pernah tertangkap perangkap kamera melahirkan tujuh ekor harimau dalam dua kali masa kehamilan.

Dalam rekaman video tersebut pada tahun 2015, Rima melahirkan tiga ekor anak harimau.

"Terekam dalam video ada tiga ekor anak Rima, dua ekor jenis kelamin betina dan satu jantan. Kemudian awal tahun 2017, tiga ekor anak tersebut kembali terekam sudah remaja usia 3 tahun," kata Suharyono, Kepala BBKSDA Riau dikutip dari detikcom, Selasa (31/7/2018).

Kemudian dari kamera yang terpasang di alam liar tersebut, pada Juni 2017 harimau Rima terekam tengah kawin dengan harimau jantan yang diberi nama Uma.

"Pada Desember 2017, terekam kembali kalau Rima memiliki empat ekor anak dari perkawinannya di bulan Juni. Namun kita belum bisa memastikan jenis kelaminnya. Anak-anak harimau itu terekam dengan jelas," kata Haryono.

Dengan demikian, kata Haryono, harimau Rima sudah melahirkan dua generasi secara alami di habitatnya. Kelahiran dua generasi harimau ini menandakan kabar baik akan perkembangbiakan harimau Sumatera.


Sumber: Seasia | Riau Green | Detik.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini