Sertifikasi Internasional untuk Penanganan Delay Garuda Indonesia

Sertifikasi Internasional untuk Penanganan Delay Garuda Indonesia

Pesawat Garuda Indonesia © Landor

  • Garuda Indonesia meraih sertifikasi internasional terkait delay management.
  • Sertifikasi ini dikeluarkan oleh British Standar Institution (BSI).
  • Sebelumnya, Garuda Indonesia menjadi maskapai nasional yang mendapatkan sertifikasi ini pada tahun 2015.

Garuda Indonesia sukses meraih sertifikasi internasional dalam hal manajemen penanganan keterlambatan (delay management). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh British Standard Institution (BSI) yang dituangkan dalam perolehan sertifikat No. FS-641984 untuk periode 2018-2021.

Maskapai nasional pertama di Indonesia ini berhasil meraih sertifikasi standar sistem manajemen mutu ISO 9001:2015. Sertifikat ini mencakup keseluruhan station/kantor cabang domestik Garuda Indonesia dalam menangani keterlambatan penerbangan sesuai dengan standar internasional.

“Keterlambatan penerbangan merupakan salah satu aspek krusial yang dapat memengaruhi kepercayaan pelanggan dan kredibilitas perusahaan. Oleh karena itu diharapkan dengan dipertahankannya pencapaian sertifikasi ISO 9001:2015 Delay Management dapat terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan khususnya pada saat terjadi irregularity,” ucap Direktur Teknik dan Layanan Garuda Indonesia, Iwan Joeniarto.

“Garuda Indonesia sebenarnya telah memiliki standar manual dalam penanganan keterlambatan penerbangan, namun implementasi ISO 9001:2015 diterapkan guna menambah tingkat kepercayaan para pengguna jasa terhadap kualitas safety Garuda Indonesia sebagai core value perusahaan,” lanjut Iwan, dalam siaran pers yang diterima GNFI.

BACA JUGA: Bintang Lima dari OAG untuk GA

Maskapai dengan kode penerbangan GA ini pertama kali menerima sertifikat ISO 9001:2015 pada bulan Desember tahun 2015, dan menjadi maskapai domestik pertama yang mendapatkannya.

Beberapa syarat utama harus dipenuhi dalam rangka pemenuhan sertifikasi, yaitu proses audit dilakukan terlebih dahulu oleh tim auditor internal Garuda Indonesia yang telah lulus sertifikasi International Registered Certified Auditor (IRCA).

Setelah seluruh program berjalan sesuai dengan standar yang berlaku, barulah pihak British Standard Institution melaksanakan proses sertifikasi untuk mengetahui efektivitas implementasi dari delay management.

Adapun sertifikasi yang didapatkan berlaku selama kurun waktu 3 tahun, dan setiap tahunnya akan terus dipantau melalui surveillance audit, untuk mempertahankan Sertifikasi ISO 9001:2015 tersebut.**

BACA JUGA: Garuda Indonesia Kembangkan Pesawat Kargo Nirawak

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Cerita Data: Mewujudkan Kegiatan Perikanan Laut Berkelanjutan Sebelummnya

Cerita Data: Mewujudkan Kegiatan Perikanan Laut Berkelanjutan

Jelang Akhir Tahun, FPMSI Akan Gelar Diskusi Bersama Warganet Menuju Indonesia Maju Selanjutnya

Jelang Akhir Tahun, FPMSI Akan Gelar Diskusi Bersama Warganet Menuju Indonesia Maju

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.