Silangit Berbenah Demi Sang Danau Raksasa

Silangit Berbenah Demi Sang Danau Raksasa
info gambar utama
  • Pembenahan terus dilakukan Bandara Silangit untuk menunjang akses ke Danau Toba.
  • Pembenahan dilakukan secara bertahap oleh PT. Angkasa Pura II.
  • Danau Toba telah ditetapkan pemerintah sebagai satu dari lima destinasi wisata super prioritas.

Bandara Silangit terus berbenah untuk menunjang akses ke Danau Toba. Sebab, danau raksasa di Sumatra Utara tersebut telah ditetapkan pemerintah sebagai salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas.

Pembenahan Bandara Silangit perlu dilakukan, lantaran Silangit adalah bandara terdekat dengan kawasan Danau Toba. Jaraknya hanya sekitar 30 menit sampai satu jam dengan menaiki kendaraan bermotor.

PT. Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola telah melakukan pembenahan Bandara Silangit dalam beberapa tahun terakhir. PT. AP II memfokuskan pembenahan tersebut secara bertahap.

Dikutip dari siaran pers yang diterima GNFI, sampai dengan tahun 2017 pengembangan yang sudah dilakukan PT. Angkasa Pura II di Bandara Internasional Silangit adalah modernisasi dan revitalisasi terminal menjadi berkapasitas 500.000 penumpang per tahun, serta peningkatan kapasitas runway agar bisa melayani penerbangan pesawat berbadan sedang (narrow body) seperti Boeing 737 dan sejenisnya.

Sementara itu pengembangan yang sedang dilakukan di tahun 2019 saat ini adalah pembangunan atau perluasan terminal, agar memiliki kapasitas 750.000 penumpang per tahun. Pekerjaan ini ditargetkan tuntas pada bulan Januari tahun depan.

BACA JUGA: Silangit Sekarang Bisa Menampung Si Besar

“PT Angkasa Pura II juga sudah menyelesaikan perluasan apron sehingga kini Silangit memiliki 5 parking stand untuk pesawat,” ujar Presiden Direktur PT. Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan, jumlah penumpang pesawat terus meningkat sejak Bandara Internasional Silangit dibuka untuk penerbangan langsung dari dan ke Jakarta pada 2016.

Pada 2016 jumlah penumpang tercatat 155.214 orang, kemudian naik pada 2017 menjadi 282.586 orang, lalu pada 2018 sebanyak 425.476 orang.

Tidak hanya melakukan pengembangan infrastruktur, PT. Angkasa Pura II juga menghadirkan Airport Digital Journey Experience melalui mesin self check-in, E-kiosk, digital banner, digital feedback, Flight Information Display System (FIDS), serta informasi dan layanan di aplikasi Indonesia Airports yang dapat diakses langsung dari ponsel pintar.

BACA JUGA: 7 Bandara Indonesia Jadi yang Terbaik se-Asia Pasifik

Di Bandara Silangit penumpang pesawat juga bisa menemukan Millennial Corner sebagai tempat bersantai dan berkumpul di bandara.

“Airport Digital Journey Experience sudah menjadi standar layanan di seluruh bandara PT. Angkasa Pura II termasuk di Silangit untuk mengakomodir kebutuhan traveler yang saat ini lebih banyak berasal dari kalangan millennial,” ujar Muhammad Awaluddin.

Saat ini, Bandara Internasional Silangit melayani sejumlah penerbangan rute domestik dan internasional. Rute-rute yang dilayani adalah dari dan ke Jakarta, Kualanamu, Gunung Sitoli, Subang (Malaysia), dan Kuala Lumpur (Malaysia).**

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini