Rangkuman Hari Pertama Indonesia Masters 2020

Rangkuman Hari Pertama Indonesia Masters 2020

Konferensi pers Daihatsu Indonesia Masters 2020 © PBSI

  • Rangkuman hasil Daihatsu Indonesia Masters 2020 hari pertama.
  • Lima wakil Indonesia lolos ke babak selanjutnya, tapi delapan wakil gagal.
  • Ajang ini berlangsung tanggal 14-19 Januari 2020.

Daihatsu Indonesia Master 2020 berlangsung mulai Selasa (14/1). Ajang yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, ini diikuti sejumlah atlet ternama di dunia bulu tangkis.

Di hari pertama, 13 wakil Indonesia turun ke arena pertandingan, yang kebanyakan bertarung di ganda putra, putri, dan campuran. Dari 13 wakil tersebut, lima di antaranya berhasil melaju ke babak berikutnya.

Pasangan Alfian Eko Prasetya dan Annisa Saufika jadi ganda campuran Indonesia pertama yang lolos dari putaran pertama Daihatsu Indonesia Masters 2020. Mereka menyingkirkan duet Mathias Bay-Smidt/Rikke Soby asal Denmark.

BACA JUGA: Bersama Robin, Bakat Bulu Tangkis Indonesia Merambah Dubai

Selanjutnya Istora bergemuruh saat Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu memastikan kemenangan lawan Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran dari Thailand. Mereka menang dengan skor 21-16, 21-17.

Tak hanya ganda campuran, Indonesia juga meloloskan satu tunggal putri kemarin. Ruselli Hartawan mengakhiri 45 menit pertarungan kontra Pai Yu Po asal Taiwan, dengan kepal tangan di udara. Skor 21-18, 23-21 untuk Ruselli yang masih berusia 22 tahun.

Keberhasilan Ruselli diikuti srikandi-srikandi Bumi Pertiwi lainnya. Pasangan Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah mengalahkan sesama ganda putri Indonesia, Anggia Shitta Awanda/Pia Zebadiah Bernadet dengan angka 21-11, 21-18.

Kemudian ganda putri lainnya yang lolos adalah Siti Fadhila Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, yang menundukkan ganda putri India, Pooja Dandu/Sanjana Santosh, dengan skor telak 21-16, 21-6.

BACA JUGA: Dramatis! Gelar Pertama untuk Praveen/Melati

Kegagalan juga didapat

Indonesia tentunya bangga dengan pencapaian mereka, tetapi di hari yang sama Istora juga harus melihat putra-putri bangsa bertekuk lutut.

Ganda campuran Ricky Karandasuwardi/Pia Zebadiah Bernadet gugur di pertandingan pembuka. Berlaga di Lapangan 1, mereka dikalahkan pasangan Tiongkok peringkat dua dunia, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping. Set pertama kalah telak 21-9, dan set kedua berakhir 21-15.

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang bermain di laga kedua juga harus mengakhiri laga dengan tertunduk lesu. Mereka ditaklukkan pasangan Taiwan, Lee Jhe-huei/HSU Ya Ching (21-15, 21-13).

Bahkan Indonesia mencatatkan tiga kekalahan beruntun, saat Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja tak berdaya menghadapi gempuran ganda campuran peringkat 1 dunia, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, dengan skor 21-14, 21-13.

BACA JUGA: The Daddies, Juara Tak Kenal Cedera dan Usia

Sementara itu di Lapangan 2, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso pun gagal mengalahkan duet Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing. Sang lawan menyudahi pertandingan saat papan skor menunjukkan angka 21-14 dan 21-12.

Sementara itu di kategori ganda putra, pertandingan dramatis tersaji antara Jones Ralfy Jansen/Peter Kaesbauer (Jerman) melawan M. Shohibul Fikri/Bagas Maulana (Indonesia). Fikri/Maulana kalah 21-23 di set pertama, kemudian membalas 22-20 di set kedua, tapi akhirnya kalah 21-17 di rubber game.

Setelah kekalahan Fikri/Maulana, ganda putra Ricky Karandasuwardi/Angga Pratama ditaklukkan pasangan Korea, Kim Gi Jung/Lee Yong Dae. Begitu pun dengan ganda putri Nita Violina Marwah/Putri Syaikah, yang harus mengakui keunggulan lawan asal Taiwan, Chang Ching Hui/Yang Ching Tun dengan skor 21-12, 21-12.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Sesar Lembang dan Legenda Sangkuriang Sebelummnya

Sesar Lembang dan Legenda Sangkuriang

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS Selanjutnya

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.