3 Perusahaan Jepang Bakal Relokasi Pabrik dari Cina ke Indonesia

3 Perusahaan Jepang Bakal Relokasi Pabrik dari Cina ke Indonesia
info gambar utama

Guna mengejar kestabilan produksi produk, tiga perusahaan Jepang bakal merelokasi pabriknya dari Cina ke Indonesia. Mereka adalah Panasonic Manufacturing dengan nilai investasi USD30 juta, Denso (USD138 juta), dan Sagami (USD50 juta).

Secara umum, Panasonic Manufacturing merupakan perusahaan elektronik, sedangkan Denso dan Sagami bergerak di bidang komponen otomotif.

Hal ini disampaikan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, dalam laman Kemenperin (28/2/2021) yang mengatakan bahwa sinergi Jepang dan Indonesia diharapkan akan membawa dampak positif dalam membangkitkan gairah usaha di tengah masa pandemi Covid-19.

Jepang adalah mitra strategis

Jepang memang menjadi salah satu negara mitra strategis bagi Indonesia. Agus juga bilang bahwa ekspor sektor nonmigas Indonesia ke Jepang selama periode 2014-2019 cenderung positif, dengan pertumbuhan sekira 5,06 persen

Pada 2019, nilai investasi Jepang di Indonesia sebesar USD4,31 miliar, sementara pada 2020 turun menjadi USD2,6 miliar.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi penanaman modal asing (PMA) atau foreign direct investment (FDI) sepanjang 2020 sebesar Rp421,8 triliun atau setara dengan 49,9 persen dari total realisasi investasi yang sebesar Rp826,3 triliun.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, mengatakan dari realisasi itu salah satu investor yang paling menggeliat adalah Jepang, yang menduduki posisi ke-4 sebagai kontributor PMA terbanyak pada 2020, yakni sebesar USD2,6 miliar.

PMA dari Jepang tersebut sejatinya bersaing ketat dengan PMA dari Korea Selatan yang pada 2020 tercatat USD1,8 miliar. Tahun ini, investasi Jepang dan Korea Selatan diharapkan akan makin menggeliat seiring dengan pembangunan industri mobil listrik.

Bahkan perusahaan otomotif asal Jepang, Toyota, sudah menyatakan minatnya berinvestasi di Indonesia dengan menyiapkan anggaran USD2 miliar. Perusahaan itu berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam memproduksi mobil hibrida dan listrik.

Duta besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji pun berharap peningkatan kerja sama dengan Indonesia dapat mewujudkan banyak hal positif. Baginya, Jepang dan Indonesia memiliki ikatan sejarah tersendiri yang begitu kuat.

Selama semester I 2020, realisasi investasi Jepang sudah mencapai USD1,2 juta dengan penyerapan tenaga kerja Indonesia sebanyak 33.318 orang. Soal lokasi, investasi Jepang pun mayoritas berada di Jawa Tengah dengan persentase 36 persen.

Sektor yang mendominasi atas investasi jepang ini adalah adalah listrik, gas, dan air, sebesar USD429 juta, disusul perumahan, kawasan industri, dan perkantoran, yang tercatat USD175 juta.

Cara Indonesia memanfaatkan momentum ini

Lalu, bagaimana Indonesia dapat mempertahankan momentum ini agar peluang relokasi ke Indonesia itu bertambah besar?

Ekonom Universitas Indonesia, Fithra Faisal, pada Lokadata.id mengatakan bahwa Indonesia harus bisa mengatasi tiga masalah, yakni produktivitas tenaga kerja, infrastruktur, dan persoalan institusional.

Menurut Fithra, perbaikan produktivitas tenaga kerja Indonesia bisa dilakukan dengan mendorong perbaikan di sistem pendidikan dan pelatihan. Lain itu, dukungan pembangunan infrastruktur yang masih berjalan saat ini juga diperlukan untuk menarik investor.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Mustafa Iman lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Mustafa Iman.

Terima kasih telah membaca sampai di sini