Menjelajahi Wisata Ngawi, dari Alam hingga Tempat Bersejarah

Menjelajahi Wisata Ngawi, dari Alam hingga Tempat Bersejarah
info gambar utama

Membahas soal wisata di Jawa Timur, Anda mungkin sudah akrab dengan nama-nama seperti Gunung Bromo, Kawah Ijen, dan Taman Nasional Baluran.

Namun, apakah Anda sudah pernah mampir di Kabupaten Ngawi?

Kabupaten yang berbatasan dengan Jawa Tengah ini juga memiliki beberapa tempat wisata yang menarik untuk didatangi, mulai dari benteng zaman baheula, desa wisata, kebun teh, hingga air tejun.

Desa wisata

Ngawi punya beberapa desa wisata yang bisa dijadikan tempat berekreasi bersama teman atau keluarga. Salah satunya adalah Desa Wisata Girikerto di Kecamatan Sine. Saat berkunjung ke sana, pastinya Anda bisa menikmati pemandangan hamparan kebun teh ditambah megahnya Gunung Lawu.

Ada juga Desa Wisata Ngrayudan di Kecamatan Jogorogo. Bagi yang suka berkemah, inilah tempat yang bisa didatangi. Berada di kaki Gunung Lawu, desa wisata ini berudara sejuk dan nyaman. Di area perkemahan pun masih banyak pepohonan yang membuat suasana semakin asri.

Tak hanya berkemah, pengunjung juga bisa mengeksplorasi desa ini karena memiliki titik wisata menarik, seperti jembatan gantung di atas sungai, Goa Macan, Taman Hutan Segawen, dan Air Terjun Teleng.

Anda juga bisa mencoba sensasi flying fox, river tubing atau mungkin berenang di kolam renang yang ada di kawasan Desa Wisata Ngrayudan.

Pilihan desa wisata lainnya adalah Argomunung di Dusun Malang, Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal. Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Ngawi Totok Sugiharto, dilansir Kompas.com, kawasan Argomunung adalah tempat nongkrong para remaja.

''Mereka lihat matahari terbenam dan terbit. Ada kolam renang juga, dan pondok-pondok. Karena dia di wilayah atas, dia menjual pemandangan pegunungan. Dia juga ada wisata durian,'' jelasnya.

Kebun Teh Jamus

Coba bayangkan diri Anda sedang berada di kebun teh yang luas dengan udara sejuk. Di sana Anda bisa menikmati pemandangan para petani yang sedang memetik daun teh dan menghirup udara segar sepuasanya yang mungkin jarang bisa didapatkan di kota-kota besar yang padat kendaraan.

Di Ngawi, Anda bisa menemukan sensasi tersebut bila mengunjungi Kebun Teh Jamus seluas 478.2 hektare. Di sana, pengunjung bisa berkesempatan melihat proses pengolahan teh. Anda bahkan bisa membeli teh hitam, teh hijau, teh putih, aneka jenis madu, dan benalu teh sebagai suvenir dari Kebun Teh Jamus.

Air terjun Srambang

Menarik, Ngawi juga punya wisata air terjun lho, namanya Air terjun Srambang dengan ketinggian mencapai 25 meter. Lokasinya ada di kawasan Girimulyo, Jogorogo. Menurut cerita yang beredar, air terjun ini memiliki sungai di bawahnya yang biasa dipakai mandi oleh para bidadari termasuk Dewi Nawang Wulan.

Selain bermain air dan menikmati pemandangan air terjun yang asri, Anda juga bisa berfoto-foto di spot yang sudah disediakan, mulai dari rumah pohon, jembatan, dan hiasan payung aneka warna.

Benteng Pendem Ngawi

Bila berada di Ngawi, jangan lupa untuk singgah di Benteng Pendem Ngawi atau nama lainnya Benteng Van Den Bosch. Benteng ini merupakan bangunan yang dibuat oleh arsitek Belanda, Jacobus von Dentzsch, antara tahun 1839 hingga 1845. Namanya diambil dari Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-43, yakni Johannes Graaf Van Den Bosch.

Lokasi benteng berada di Jalan Untung Suropati, Pelem. Di sana, Anda bisa melihat bangunan tua bergaya Eropa dan Romawi, lengkap dengan perlengkapan pertahanan penginggalan zaman pemerintahan Hindia Belanda.

Mengapa disebut Benteng Pendem? Ini karena bangunannya yang tampak menjorok ke tanah. Memang benteng ini juga digunakan sebagai tanggul penahan banjir dan berada di antara Sungai Bengawan Solo dan Sungai Madiun.

Baca juga:

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

DA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini