Masih Langka, 5 Jurusan Kuliah Jenjang Sarjana Ini Hanya Ada Satu di Indonesia

Masih Langka, 5 Jurusan Kuliah Jenjang Sarjana Ini Hanya Ada Satu di Indonesia
info gambar utama

Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi setelah lulus dari bangku SMA atau SMK tentu jadi impian bagi sebagian besar orang, tak sedikit yang sudah memiliki potensi dan kemampuan yang cukup untuk langsung terjun ke dunia kerja. Tapi tak sedikit pula yang merasa masih perlu untuk mengeyam pendidikan di tingkat universitas, dengan sistem pembelajaran yang lebih terfokus pada bidang tertentu sesuai yang diinginkan.

Sistem pendidikan di tingkat universitas atau bangku kuliah nyatanya memang jauh berbeda dengan yang didapatkan pada tingkat sebelumnya, bila umumnya di masa SMA sistem pembelajaran dilakukan berdasarkan kurikulum yang mengharuskan siswa mempelajari berbagai jenis mata pelajaran yang masih bersifat umum, lain halnya dengan tingkat universitas yang memiliki mata kuliah lebih spesifik pada masing-masing jurusan atau program studi.

Bicara lebih jauh soal program studi, tentu ada banyak berbagai macam program studi di berbagai perguruan tinggi tanah air yang hadir baik berasal dari perguruan tinggi negeri atau swasta, yang dalam kehadirannya ada yang menjadi favorit dan selalu ramai diserbu peminat setiap penerimaan mahasiswa baru.

Umumnya, apabila seseorang atau calon mahasiswa sudah menaruh minat pada suatu jurusan dan program studi tertentu, maka biasanya yang dilakukan saat ingin mendaftar ke perguruan tinggi adalah menyiapkan pilihan perguruan tinggi cadangan dengan program studi yang sama atau serupa.

Tapi, lain halnya bagi mereka yang ingin mendaftar ke beberapa program studi tertentu yang hanya ada satu di Indonesia sampai saat ini. Ya, menariknya Indonesia punya beberapa program studi yang bisa dikatakan langka dan baru ada di satu perguruan tinggi tertentu, tanpa ada program studi yang sama atau serupa di perguruan tinggi lainnya. Apa saja program studi langka yang dimaksud? Berikut daftarnya.

Tak Ada di Negara Lain, Inilah Jurusan Kuliah Unik dan Langka di Indonesia

Astronomi (Institut Teknologi Bandung)

Boscha Observatory
info gambar

Dikenal sebagai rumah bagi pendidikan sains dan teknologi, program studi Astronomi ITB menjadi bagian dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA), hadirnya program studi Astronomi di ITB secara resmi bersamaan dengan pengukuhan G. B. van Albada yaitu perintis pendidikan astronomi di Indonesia, sebagai guru besar astronomi pada tahun 1951.

Bukan hanya jenjang sarjana, program studi Astronomi di ITB juga tersedia pada tingkatan Magister dan Doktor yang ketiganya mengantongi akreditasi A dari BAN-PT, bahkan khusus pada jenjang sarjana mendapat akreditasi unggul pada tahun 2020.

Sastra Belanda (Universitas Indonesia)

Gedung rekorat UI
info gambar

Sastra Belanda jadi salah satu dari sekian banyak program studi dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UI, yang sampai saat ini hanya ada satu di Indonesia. Program studi ini dibuka secara resmi pada Oktober 1969 dengan nama Jurusan Bahasa dan Kesusastraan Belanda, lalu perkuliahan awal dari program studi ini berjalan di awal tahun 1970.

Program studi yang juga memiliki akreditasi A dari BAN-PT ini bahkan diakui secara internasional oleh Nederlandse Taalunie (Uni Bahasa Belanda).

Indonesia Masuk Daftar Negara dengan Jumlah Perguruan Tinggi Terbanyak di Dunia

Teknik Nuklir (Universitas Gadjah Mada)

UGM
info gambar

Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika juga merupakan salah satu dari sekian banyak jurusan teknik yang ada pada Fakultas Teknik UGM yang keberadaannya sudah hadir bersamaan dengan kemerdekaan Indonesia sejak tahun 1945 dengan nama Sekolah Tinggi Teknik (STT).

Mengutip keterangan dari situs resmi ft.ugm.ac.id mengenai sejarah awal mulanya Departemen Teknik Nuklir UGM, ternyata program studi ini hadir pertama kali pada Agutus 1977 sebagai hasil dari kerjasama antara UGM dan Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN).

Ilmu Keluarga dan Konsumen (Institut Pertanian Bogor)

Rektorat IPB
info gambar

Program studi yang biasa dikenal dengan sebutan IKK ini berada di bawah naungan Fakultas Ekologi Manusia IPB. Belum berusia terlalu lama seperti beberapa program studi sebelumnya, IKK baru diresmikan pada tanggal 10 Januari tahun 2005, dan baru mendapat akreditasi A dari BAN-PT pada tahun 2013.

Program studi ini memiliki fokus untuk mengembangkan ilmu dan teknologi di bidang keluarga dan konsumen untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga.

IPB University dalam QS World University Ranking Naik 100 Tingkat

Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan (Universitas Airlangga)

Universitas Airlangga
info gambar

Berada di bawah naungan Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin, program studi dan fakultas ini bisa dikatakan masih sangat baru, awalnya hadir dengan nama Sekolah Teknologi Maju dan Multidisiplin yang diresmikan pada bulan November 2019, sehingga saat ini belum terdaftar akreditasi dari BAN-PT.

Namun, kehadiran program studi ini di Indonesia selayaknya dipandang sebagai suatu kemajuan dan hal yang patut dibanggakan, sebagai bukti bahwa bidang pendidikan tanah air juga aktif mempersiapkan perkembangan teknologi yang ada saat ini, khususnya industri robot dan kecerdasan buatan.

Program studi ini juga dilengkapi dengan program studi serupa pada satu fakultas terkait, di antaranya program studi Teknologi Sains Data dan Rekayasa Nanoteknologi.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa. Artikel ini dilengkapi fitur Wikipedia Preview, kerjasama Wikimedia Foundation dan Good News From Indonesia.

SA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini