Indonesia Akan Miliki Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia yang Berlokasi di Bogor

Indonesia Akan Miliki Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia yang Berlokasi di Bogor
info gambar utama

Ada kabar baru dari sektor pariwisata tanah air yang diyakini akan meningkatkan potensi dan geliat kunjungan wisata baik dari dalam maupun luar negeri, yaitu berupa pengembangan kawasan ekowisata berstandar internasional bernama Eiger Adventure Land.

Agak familiar dengan nama di atas? Ya, Eiger Adventure Land merupakan kawasan ekowisata yang dikembangkan oleh perusahaan yang memproduksi perlengkapan kegiatan alam yaitu PT Eigerindo Multi Produk Industri (MPI), atau yang selama ini lebih banyak dikenal dengan nama Eiger.

Lebih jelas, proyek ekowisata yang pembangunannya sudah dimulai dan diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, pada hari Minggu, (17/10/2021) kemarin, akan berlokasi di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Dibangunnya kawasan ekowisata ini memiliki tujuan menyuguhkan pengalaman secara menyeluruh, bagi para wisatawan untuk dapat berpetualang dan berekreasi di alam beriklim tropis yang selama ini sangat lekat dengan identitas Indonesia.

Sesuai konsep pembangunannya, Eiger Adventure Land tidak hanya mengusung tema alam tetapi juga mengedepankan upaya pelestarian yang dibarengi dengan pelestarian budaya, serta upaya meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan bagi masyarakat sekitar di waktu yang akan datang.

Healing Forest untuk Hilangkan Stres Sembari Wisata Alam

Telan anggaran senilai Rp800 miliar

Kawasan pembangunan jembatan terpanjang di dunia
info gambar

Melansir IDX Channel, dalam menggarap kawasan ekowisata ini diketahui bahwa dana investasi yang dikeluarkan mencapai nilai Rp800 miliar. Selain itu, proyek ini juga diyakini akan menyerap tenaga kerja yang dipastikan berasal dari masyarakat sekitar.

“…tujuh aspek utama yang akan menjadi fokus pengembangan Eiger Adventure Land yaitu aspek Ekologi, Etnologi, Ekonomi, Edukasi, Estetika, Etika, dan Entertainment.” papar Ronny Lukito selaku pendiri sekaligus pemimpin dari Eigerindo MPI.

Mengomentari adanya proyek pembangunan ini, Sandiaga pada saat acara peresmian menyampaikan apresiasinya atas kontribusi yang diberikan pihak Eiger untuk mendukung sektor pariwisata Indonesia di tengah situasi pandemi.

"Saya sangat mengapresiasi langkah yang fenomenal dan penuh patriotisme oleh pak Ronny dan grup untuk investasi yang tidak kecil dan bisa dibilang spektakuler di tengah pandemi...” ujar Sandiaga.

Sementara itu, jika membahas lebih detail mengenai pembangunannya, Eiger Adventure Land akan dibangun di atas lahan seluas 325,89 hektare. Adapun total lahan tersebut terdiri dari lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PTPN VIII seluas 72,23 hektare yang digarap melalui skema Perjanjian Kerjasama (PKS).

Selain itu, sisa lahan seluas 253,66 hektare merupakan bagian dari lahan Zona Pemanfaatan Barubolang, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang digarap melalui Perizinan Berusaha Pengusahaan Sarana Jasa Lingkungan Wisata Alam pada kawasan konservasi (PB-PSWA).

Bicara mengenai objek wisata alam yang akan dibangun, kawasan ini diketahui akan memiliki sejumlah fasilitas yang fokus kepada kegiatan petualangan tropis seperti forest adventure, cultural walk, adventure playground, traditional village, welness and sanctuary, hiking, camping, overlanding, tempat penginapan bernuansa alam, dan kegiatan alam lainnya.

Namun di antara sekian banyak fasilitas tersebut, ada dua objek atau landmark utama yang akan menjadi andalan, yaitu suspension bridge atau jembatan gantung yang diklaim akan menjadi yang terpanjang di dunia, dan akan semakin disempurnakan dengan keberadaan cable car atau kereta gantung.

Menengok Jembatan Gantung Terpanjang se-Asia Tenggara yang Ada di Sukabumi

Mengalahkan rekor jembatan terpanjang di Portugal

Detail pembangunan jembatan di Eiger Adventure Land
info gambar

Jembatan gantung memang menjadi hal utama yang paling menarik perhatian sejak pertama kali kabar pembangunan ekowisata ini muncul.

Adanya jembatan gantung terpanjang di kawasan Asia Tenggara yang berlokasi di wilayah Sukabumi, tepatnya jembatan Situ Gunung yang memiliki panjang 243 meter dengan ketinggian 107 meter di atas sungai nyatanya belum cukup.

Pada wilayah Eiger Adventure Land, akan dibangun sebuah jembatan yang diharapkan dapat menjadi jembatan terpanjang di dunia dengan bentang mencapai 530 meter, yang keberadaannya akan membelah kawasan kaki Gunung Pangrango.

Jika diteliti, angka tersebut memang sedikit lebih panjang 14 meter dibanding jembatan yang berada di kawasan Arouca, Portugal, yang memiliki panjang mencapai 516 meter dan melintasi sebuah ngarai dengan ketinggian sekitar 175 meter.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, selain jembatan juga akan dibangun kereta gantung di kawasan ekowisata ini yang kabarnya memiliki panjang lintasan mencapai 863 meter.

Setelah mengetahui pembangunan ini, tak dimungkiri bahwa pasti akan muncul pertanyaan mengenai adanya potensi kerusakan alam yang akan terjadi. Namun menanggapi hal tersebut, pihak pengelola memastikan bahwa dari total 325,89 hektare lahan yang telah disebutkan, hanya sekitar 1,57 persen lahan yang dimanfaatkan untuk membuat bangunan, itu pun dalam kondisi semi permanen.

"Peraturan dari kehutanan dikelola 10 persen. Niat kami mengembangkan bukan membangun secara bebas, kami hanya menggunakan 1,57 persen itupun semua bangunannya berupa panggung.” ujar Ronny.

Di saat yang bersamaan, dirinya juga mengungkap bahwa proses perizinan akan pengembangan kawasan ekowisata Eiger Adventure Land ini ternyata sudah berjalan sejak empat tahun lalu melalui pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Sementara itu pada kesempatan terpisah, Imanuel Wirajaya selaku Direktur Eiger Adventure Land mengatakan, kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango sejatinya akan tetap menjadi daya tarik utama dari area ekowisata alam ini.

Karena itu, Eiger bertekad untuk menjaga kondisi alam tersebut dengan mengelola sebaik mungkin serta melestarikannya sebagaimana peraturan yang tertuang dalam RPSWA yang telah disepakati, disebutkan bahwa upaya yang dilakukan bahkan sudah berjalan lewat inventarisasi flora dan fauna di kawasan sekitar.

Jika tidak ada halangan, pembangunan kawasan ekowisata ini ditargetkan akan rampung dan sudah bisa dibuka untuk dinikmati masyarakat maupun wisatawan umum di tahun 2023.

“Besar harapan kami ekowisata alam ini dapat meningkatkan potensi wisata alam Indonesia, khususnya Jawa Barat, baik dari kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.” ujar Immanuel, mengutip Radar Bogor.

“Kami juga berharap, kawasan ini dapat menjadi inspirasi dalam pengelolaan objek wisata yang selaras dengan pelesatarian alam, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan ekonomi baik dari skala lokal maupun regional, dan harapannya bisa menjadi salah satu ikon nasional untuk destinasi wisata berbasis alam di Indonesia.” pungkasnya.

Memahami Konsep Ekowisata, Liburan dengan Tanggung Jawab Pada Lingkungan dan Masyarakat

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

SA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini