Peran Platform Edukasi dalam Mendukung Proses Mengajar Guru di Era Digital

Peran Platform Edukasi dalam Mendukung Proses Mengajar Guru di Era Digital
info gambar utama

Tiba di tanggal 25 November, peringatan istimewa kali ini datang untuk memberikan wujud apresiasi yang sebesar-besarnya bagi pahlawan tanpa tanda jasa yang masih dan akan terus ada di Indonesia hingga masa yang akan datang, yaitu guru.

Tak perlu dipertanyakan lagi sebesar apa peran penting yang dimiliki oleh para guru di tanah air, kita semua tahu bahwa sejak dulu hingga saat ini mereka menjadi sosok yang berada di baris terdepan dalam mewujudkan tujuan besar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sama halnya seperti berbagai aspek kehidupan yang mengalami perubahan seiring dengan perkembangan zaman terutama dari segi teknologi, hal yang sama juga berlaku dan dialami dari sektor pendidikan khususnya bagi tenaga pengajar atau dalam hal ini guru.

Memiliki tantangan tersendiri dalam mewujudkan sistem pendidikan yang terintegrasi dengan teknologi agar dapat terus berkembang, beruntungnya di saat yang bersamaan Indonesia juga memiliki pihak pendukung yakni platform edukasi yang baik sejak dulu hingga saat ini terus konsisten mempermudah dunia pendidikan di tanah air, salah satunya Zenius.

Ingin memprioritaskan kemudahan dan meningkatkan kualitas serta kompetensi para guru di seluruh penjuru Indonesia, setahun belakangan platform edukasi yang berdiri sejak tahun 2004 tersebut tidak hanya memfasilitasi para pelajar di tanah air, melainkan juga para guru melalui platform Zenius untuk Guru atau yang lebih dikenal dengan nama ZenRu.

Bertepatan dengan Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 November, melalui sebuah acara virtual bertajuk ZenRu 1st Anniversary, Zenius memaparkan upaya dan perubahan besar apa saja yang telah mereka hadirkan untuk mempermudah para guru di tanah air dalam menjalankan kewajibannya.

Melihat Catatan Rasio Murid-Guru dalam Jenjang Pendidikan di Indonesia

Ketika guru dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi

Sonny
info gambar

Tidak ada yang menyangka bahwa di tahun 2020 lalu, berbagai elemen dalam dunia pendidikan yang tidak hanya terdiri dari pelajar melainkan juga guru, ternyata harus dapat menyesuaikan dengan perubahan besar yang mau tidak mau harus dihadapi karena situasi pandemi yang melanda.

Penerapan teknologi yang awalnya belum terjadi secara masif pada akhirnya dilakukan dalam skala yang tak terduga, bahkan semua sekolah sampai di wilayah bukan padat penduduk sekalipun dituntut untuk ikut melakukan penyesuaian serupa, yaitu berupa proses belajar mengajar yang dilakukan secara virtual, atau lebih dikenal dengan istilah Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Bukan hanya pelajar, pihak yang juga dituntut untuk melakukan perubahan besar sudah pasti para guru. Tantangan dalam menjalankan kewajiban memberikan ilmu untuk para pelajar semakin besar karena terhalang oleh jarak. Sementara itu jika bicara mengenai penerapan teknologi, tentu belum semua guru memahami akan hal tersebut.

Setidaknya hal itu yang juga disampaikan oleh Sonny Rohimat, seorang guru Kimia asal SMA Negeri 6 Kota Serang, yang juga tergabung sebagai salah satu peserta dalam platform ZenRu.

Menurutnya, situasi pandemi yang melanda menambah kewajiban dan tanggung jawab seorang guru menjadi tidak hanya sekedar mengajar, melainkan juga belajar untuk dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman, belajar menggunakan berbagai kemajuan teknologi, aplikasi penunjang untuk proses pendidikan, dan lain-lain.

“Itu tuntutan untuk kita semua para guru, untuk belajar” tutur Sonny.

“Saya termasuk orang yang tidak mengikuti teknologi, saya punya WA (WhatsApp) pun di akhir-akhir, jadi agak kelabakan juga sebenarnya ketika offline (pembelajaran) jadi online. Kendalanya ya tidak semua siswa punya hp, sinyal, kuota, dan lain sebagainya,” terangnya.

Sonny juga menambahkan bahwa semua kendala yang dihadapi dalam proses tersebut yang pada akhirnya membuat para guru harus belajar untuk memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin.

Tanggapan Guru Setelah Diberi Laptop Pelajar dari Pemerintah

Peran dan kehadiran ZenRu sebagai solusi

ZenRu
info gambar

Menjawab permasalahan yang sejatinya tidak hanya dialami oleh Sonny melainkan juga berbagai guru lainnya, ZenRu yang hadir bertepatan dengan Hari Guru tahun lalu yaitu 25 November 2020, sejauh ini sudah membuktikan komitmennya untuk mendukung sektor pendidikan di Indonesia.

Hal tersebut dipaparkan oleh Amanda Witdarmono Pandjaitan, selaku Chief of Teachers' Initiative di Zenius.

Pada dasarnya, ZenRu adalah platform pengembangan dari Zenius yang dikhususkan untuk membantu seluruh jajaran guru di Indonesia tanpa terkecuali, untuk mendapatkan kemudahan dalam menciptakan sistem pembelajaran yang dapat menumbuhkan semangat bagi para pelajar.

Sejumlah bantuan yang dapat diakses dengan mudah oleh para guru yang terdaftar sebagai anggota dalam platform ini di antaranya terdiri dari ketersediaan sumber bahan ajaran, sumber untuk mendapatkan soal berkualitas, bahkan hingga forum sekaligus komunitas antar guru dari berbagai daerah untuk saling bertukar pengalaman, strategi, dan dapat meningkatkan kinerjanya dalam melakukan proses pembelajaran.

Sebagai permulaan, Amanda mengungkap ZenRu secara rutin mengadakan lokakarya, seminar daring, webinar teks, dan diskusi hangat sesama guru yang membahas seputar dunia pendidikan dan pengajaran.

Saat ini, terhitung bahwa guru yang sudah terjaring dalam platform ZenRu bahkan sudah mencapai angka 199.600 orang yang tersebar di 400 kota dan kabupaten Indonesia, dan mengajar di lebih dari 57 ribu sekolah dari tingkat SD hingga SMA dan SMK.

Terhitung sejak pertama kali dihadirkan sejak tahun lalu, Zenru sudah mengadakan 37 kali webinar dan seminar lokakarya untuk mengasah kemampuan mengajar para guru yang terintegrasi dengan teknologi.

“kami selalu mendengarkan kesulitan yang dihadapi oleh bapak dan ibu guru yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, jadi beberapa fitur yang memang ada di ZenRu ini merupakan masukan dari teman-teman bapak dan ibu guru,” ujar Amanda.

"Harapannya, semoga pembelajaran bersama para guru yang telah kita lalui selama satu tahun ini tidak akan hilang dan tetap menjadi semangat untuk menjadi pendidik yang lebih baik lagi."

Tanggapan Generasi Muda Terhadap Masa Depan Pendidikan Indonesia

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini