Kilas Balik Progres Pembangunan Pertamina Mandalika International Street Circuit

Kilas Balik Progres Pembangunan Pertamina Mandalika International Street Circuit
info gambar utama

Tinggal hitungan hari, ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia segera dimulai di Pertamina Mandalika International Street Circuit, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, yang diketahui memiliki panjang lintasan 4,31 km dengan 17 tikungan.

Seperti yang kita ketahui bahwa ini bukan kali pertama ajang balap motor bergengsi di dunia tersebut diadakan di Indonesia. Sebab Indonesia pernah menjadi tuan rumah MotoGP pada tahun 1996 dan 1997. Pada saat itu, gelaran MotoGP berlangsung di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Tahun ini, perhelatan balap ini akan dimulai dengan Free Practice 1 dan 2 pada Jumat, 18 Maret 2022, dilanjutkan Free Practice 3 dan 4 serta kualifikasi pada 19 Maret 2022, kemudian balapan utama akan berlangsung pada Minggu, 20 Maret 2022.

Untuk mendukung kesuksesan acara tersebut, tentunya tak terlepas dari pembangunan sirkuit mega yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Pembangunan sirkuit baru di Indonesia ini diperkirakan menghabiskan biaya sebesar Rp1,2 triliun.

Menurut penjelasan Dandossi Matram, Advisor Mandalika Grand Prix Association (MGPA), biaya pembangunan didapatkan dari investasi yang digulirkan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), pinjaman, dan Penyertaan Modal Mandiri (PNM) untuk pengembangan pariwisata. Perlu diketahui bahwa untuk pembangunan jalur lintasan saja sudah diinvestasikan sebesar Rp900 miliar dan belum termasuk race control dan pit building.

Sejak pembangunan dimulai pada tahun 2019, berbagai pihak terus bekerja sama untuk merampungkan sirkuit sebelum Pertamina Grand Prix of Indonesia dimulai. Bahkan, sampai memasuki bulan Maret 2022 ini pun diketahui, masih ada pekerjaan yang dilakukan untuk mengejar pembangunan 100 persen.

Seperti apa progres pembangunan Pertamina Mandalika International Street Circuit sejak awal dan apa saja yang dibangun di sana? Berikut rangkuman kilas balik proyek pengerjaan sirkuit internasional di Mandalika:

Cuma di Indonesia, Nonton MotoGP Mandalika Bisa Sambil ‘Piknik’ Gelar Tikar

Tahap awal pembangunan sirkuit

Sirkuit Mandalika | @bangoland Shutterstock
info gambar

Sebelum sirkuit di Mandalika dibangun, sebenarnya sudah santer dibicarakan kabar mengenai renovasi sirkuit di Sentul dan pembangunan sirkuit baru di Jakabaring. Namun, kemudian muncul berita yang mencuri perhatian masyarakat karena Indonesia akan punya sirkuit baru di Mandalika.

Ide pembangunan sirkuit ini datang dari hasil diskusi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Indonesia yang bergerak di bidang pariwisata, bersama Vinci Group, perusahaan asal Prancis. Kedua pihak kemudian menemui Dorna Sport untuk membicarakan ajang Superbike World Championship atau WSBK dan MotoGP.

Dari pertemuan tersebut, ITDC mendapatkan kepastian mengenai penyelenggaraan MotoGP di Mandalika setelah menandatangani Promoter's Agreement dengan Dorna di Madrid di Mandalika ditunjuk untuk menjadi tuan rumah balap MotoGP selama 5 tahun mulai tahun 2021 dan juga mendapatkan kontrak untuk menggelar WSBK.

Pembangunan sirkuit pun dimulai pada September 2019 dari pekerjaan tanah. Kemudian pada pertengahan November 2019, ITDC memperkenalkan pengurus Mandalika Grand Prix Association (MGPA). MGPA lah yang akan memiliki bisnis utama mengelola dan mengoperasikan sirkuit di Mandalika.

Hingga Desember 2020, progres perkerjaan tanah telah mencapai 94,3 persen yang terdiri dari pembersihan lahan seluas 497.239 meter persegi. Kemudian, untuk pemasangan pagar beton keliling sudah dilakukan sepanjang 5.502 meter atau 88,03 persen. Sementara itu, galian tanah trek sudah sampai 97,03 persen, pekerjaan timbunan tanah telah mencapai 311.413 meter kubik, dan ground improvement sudah 100 persen.

Pihak ITDC mengatakan bahwa pembangunan sirkuit dilakukan siang-malam demi mengejar target perampungan sebelum ajang balap dimulai.

Memasuki pekan keempat Juni 2021, progres pembangunan sirkuit telah mencapai 78,6 persen secara keseluruhan. Ini mencakup pekerjaan pengaspalan main track dan service road. Pada pekerjaan lintasan utama telah menyelesaikan aspal lapisan pertama atau AC-Base sepanjang 4,31 kilometer dan untuk pekerjaan service road merupakan jalan di sisi lintasan utama sebagai pelayanan darurat. Jalanan ini dapat mengakomodir kendaraan yang mengalami kecelakaan, para pembalap saat keluar lintasan, dan sebagai jalur yang bisa diakses oleh operator race dan ambulans.

Adapun beberapa pekerjaan yang dilakukan bersamaan antara lain penghamparan gravel bed, proses fabrikasi, pemasangan concrete barrier, pagar debrish fence, pitwall geobrugg, landscaping (pohon dan rumput) dan pekerjaan drainase permukaan kawasan JKK serta pekerjaan pondasi borepile bangunan race control.

Race control merupakan ruangan khusus untuk supervisi dan mengatur jalannya balapan. Pembangunan ruangan ini harus mematuhi beberapa persyararan seperti memiliki peredam suara, koneksi jaringan telepon nasional dan internasional, jaringan Wi-Fi, CCTV, TV, sistem pencahayaan, sistem waktu, dan transponder.

Sampai pada pertengah Agustus 2021, progres pekerjaan keseluruhan sirkuit telah mencapai 93 persen dengan beberapa pekerjaan seperti tunnel selatan, tunnel utara, pengaspalan track lane serta concrete barrier yang masing-masing sudah selesai 100 persen. Trek balap dan proteksi pun sudah selesai dibangun, dan masih ada pekerjaan pada race control, pusat medis, TV Compound, dan heliport.

Setelah Mandalika, Indonesia Segera Punya Sirkuit F1 di Bintan

Progres pengaspalan sirkuit dan keluhan pembalap

Pengaspalan sirkuit | @chairul manek ismail Shutterstock
info gambar

Pada pertengahan Agustus 2021, pengaspalan di sirkuit sudah 100 persen. Dikabarkan bahwa penggunaan aspal ini memakai jenis terbaik di dunia yaitu Stone Mastic Asphalt (SMA). Bahkan dikatakan Dwianto Eko Winaryo, Direktur Konstruksi dan Pengembangan MGPA, belum semua sirkuit di dunia menggunakan SMA karena produknya baru rilis tahun 2015.

Adapun keunggulan dari aspal ini memiliki sifat tahan gelincir yang cukup tinggi, serta tahan terhadap temperatur tinggi, dan beban berat kendaraan sehingga cocok untuk digunakan pada trek di daerah beriklim tropis. Tentunya pemilihan material pun sudah sesuai standar pembangunan sirkuit berstandar internasional.

Meski pengaspalan telah rampung, rupanya beberapa pembalap mengeluhkan trek saat menjalani tes pramusim 1-13 Februari 2022. Ketika melakukan uji coba, beberapa pembalap menilai kondisi trek yang kotor dan banyak kerikil. Bahkan, Fabio Quartararo mengeluhkan dirinya menerima banyak lontaran kerikil dari pembalap lain dan mengatakan bahwa di beberapa tikungan ada aspal yang pecah.

Sebagai upaya mengatasi hal tersebut, ITDC melakukan koordinasi bersama Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) dan akhirnya memutuskan untuk melapisi ulang sebagian aspal di sirkuit tersebut. Pihak ITDC mengatakan bahwa sirkuit akan dilapis ulang dari sebelum Tikungan 17 sampai setelah Tikungan 5.

Menteri BUMN, Erick Thohir mengaku puas dengan hasil perbaikan aspal di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Menurut Erick, kondisi lintasan tersebut sudah paten dan menjadi tambah baik serta indah. Selain perbaikan aspal juga dilakukan pembersihan lintasan sirkuit untuk menghindari material pasir dan debu yang dapat mengganggu jalannya balapan.

Patung Jokowi Naik Motor Karya Nyoman Nuarta Siap Dipajang di Mandalika

Perampungan Pertamina Mandalika International Street Circuit

Pembangunan Sirkuit Mandalika | @chairul manek ismail Shutterstock
info gambar

Sebulan sebelum Pertamina Grand Prix of Indonesia digelar, masih ada beberapa pekerjaan yang tengah dalam proses perampungan. Diketahui pada pertengahan Februari 2022, tengah dipasang kursi-kursi penonton. Di tribun sendiri akan meliputi Premium Grandstand yang terdiri dari 22.056 kursi dan Standard Grandstand yang terdiri dari 28.578.

Kemudian ada VIP Hospitality Suites (Deluxe) berkapasitas 1.064 seat per lantai dengan ruangan full AC. Sementara untuk jajaran VIP seperti Presiden RI, Para Menteri, VIP Swasta dan sponsor akan menempati area Royal Box atau kategori VIP Premiere Class.

Menurut keterangan Presiden Jokowi, kualitas tempat duduk yang dipasang di Sirkuit Mandalika sama dengan standar sirkuit-sirkuit F1 dan sirkuit MotoGP dengan trek-trek terbaik dunia.

Untuk akses mobilitas, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga masih melakukan sejumlah pekerjaan beautifikasi dan pembangunan jalan ruas Kuta – Keruak. Untuk jalan dari Simpang Sunggung menuju sirkuit juga mendapatkan perbaikan dan beautifikasi karena akan menjadi jalur utama kedatangan para pebalap, logistik, dan penonton.

Pada Senin, 7/3/2022), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melakukan peninjauan kesiapan akhir pembangunan infrastruktur dari Simpang Bandara hingga kawasan sekitar Sirkuit Mandalika. Ia memastikan penataan kondisi lansekap dan estetika pada jalan bypass dari bandara menuju kawasan Mandalika tersebut dapat dituntaskan tahap awal pada tanggal 12 Maret 2022 yang akan datang untuk menyambut wisatawan.

Untuk penataan Jalan Bypass BIL - Mandalika sepanjang 17,3 km terbagi dalam 4 zona dengan progres keseluruhan mencapai 92,40 persen. Penataan ini meliputi penanaman rumput, pohon bougenvile, tabebuya, ketapang kencana, penghijauan di jalur lambat dan bukit di sepanjang Jalan Bypass BIL - Mandalika.

Selain itu, telah dilakukan pelebaran Jalan Kuta-Keruak sepanjang 5,3 km dengan menambah lajur eksisting menjadi 4 lajur, pembuatan saluran drainase beton di tepi luar badan jalan, dan perbaikan alinyemen vertikal dan horizontal jalan eksisting. PUPR juga menata koridor kawasan Mandalika yakni penataan Bundaran BIL, Bundaran Sunggung, Plaza Parkir Sunggung, Bunderan Triputri, dan segmen II Jalan Kuta-Keruak.

Kemudian pada Minggu (13/3/2022), patung Jokowi yang tengah mengendarai motor custom RI 1 telah dipasang di pintu gerbang masuk menuju sirkuit dan dipasang di konstruksi besi sepanjang 20 meter dan tinggi 3 meter. Patung Speed ini merupakan karya dari seniman Nyoman Nuarta.

Kementerian Perhubungan juga telah menyiapkan skema transportasi udara untuk menyukseskan ajang balap tersebut. Dijelaskan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto, bahwa Bandar Udara Internasional Lombok sudah sangat mumpuni untuk menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia.

Bandara tersebut mampu melayani 18 pergerakan per jam dengan kapasitas pelayanan terminal mencapai 3240 pax/jam, serta memiliki 15 area parkir untuk pesawat. Jika terjadi lonjakan pengunjung, pemerintah juga telah menyiapkan Bandara Ngurah Rai di Bali sebagai alternatif.

Soal suplai bahan bakar, Pihak Pertamina mengatakan bahwa penyaluran bahan bakar ke pesawat untuk ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia ini sama seperti pesawat pada umumnya. Untuk pengambilan sendiri disuplai dari integrated terminal Ampenan. Sedangka untuk controlling system, di setiap pengisian akan ada tim maintanance, dan telah berjaga-jaga bridger sebagai antisipasi bila terjadi masalah pada pengisian bahan bakar.

Manajemen pengisian bahan bakar untuk ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia juga telah dilakukan sejak Oktober 2021. Persiapan ini dilakukan untuk WSBK, tes pramusim MotoGP, dan ajang MotoGP itu sendiri. Sebagai penyuplai bahan bakar, Pertamina mengalami peningkatan penjualan yang cukup ekstrem jika dibandingkan dengan kondisi mandemi sebelum ada sirkuit di Mandalika.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini