Menjadi Pribadi Lebih Optimis, Kenapa Enggak?

Menjadi Pribadi Lebih Optimis, Kenapa Enggak?
info gambar utama

Memiliki sikap dan pribadi yang optimis pada kehidupan sehari-hari penting kamu lakukan, tetapi tidak mudah untuk mewujudkannya. Tak jarang, orang merasa pesimis akan situasi-situasi yang menyulitkan dalam hidup.

Optimis merupakan sikap berpikir positif yang seseorang tunjukan dalam menghadapi beragam bentuk masalah. Sikap optimis perlu untuk tiap orang pupuk dan terapkan. Alasannya, sebuah penelitian menunjukan bahwa orang dengan sikap optimis cenderung memiliki umur panjang.

Dengan sikap optimis, seseorang cenderung memiliki pikiran tentang masa depan yang baik serta sudut pandangan dalam menyelesaikan masalah yang positif. Seperti yang kita tahu, bahwa sikap optimis adalah lawan dari pesimis.

Biasanya, orang yang pesimis cenderung bersikap sering menyalahkan diri sendiri dan berpikir bahwa masalah tersebut tidak akan pernah selesai. Lalu, bagaimana cara memupuk dan menerapkan sikap optimis? Simak penjelasan berikut.

1. Mengambil Sisi Baik Atas Sebuah Masalah

Illustrasi tips menjadi pribadi lebih optimis | Foto: Unsplash
info gambar

Salah satu kebiasan seseorang dalam menghadapi masalah adalah memikirkan dampak negatif atau hal-hal buruk di dalamnya. Jika kamu ingin mewujudkan sikap optimis, mulai lupakan kebiasaan buruk.

Pasalnya, memikirkan hal-hal buruk yang terjadi hanyalah membuat diri semakin terpuruk dan membuang-buang waktu. Kamu akan diam di tempat dan tidak mencoba untuk tetap melangkah meski terasa berat.

Cobalah dengan merenung 10 hingga 15 menit ketika menghadapi masalah. Pikirkan apa sisi baik yang bisa kamu peroleh atas terjadinya sebuah masalah. Hal ini akan membantu kamu untuk tetap bangkit meskipun sedang terpuruk.

Baca juga: Mengenal Clean Energy yang Ramah Lingkungan

2. Menghindari Lingkungan Toxic

Illustrasi tips menjadi pribadi lebih optimis | Foto: Unsplash
info gambar

Menjadi orang yang positif dan optimis juga harus melihat bagaimana situasi lingkungan sekitar kamu. Apakah orang-orang di sekitar kamu mendukung penuh dan mendorong kamu menjadi pribadi yang optimis?

Jika tidak, kamu bisa perlahan meninggalkannya. Terlebih, orang-orang di sekitar kamu tidak percaya akan kemampuanmu, menertawakan tujuan hidupmu, sering mengeluh, atau marah. Bahkan, jika mereka sering memanfaatkan kamu itu bukanlah lingkungan yang pas.

Tidak ada yang salah jika kamu mencoba mencari lingkungan yang lebih positif. Setidaknya, kamu akan termotivasi untuk terus maju untuk menata masa depan lebih baik. Tidak perlu tentang kuantitas, tetapi kualitas lingkungan yang baik akan mendorong kamu menjadi pribadi lebih baik pula.

Baca juga:Buat Pikiran Lebih Rileks, Ini Manfaat Yoga Saat Puasa

3. Fokus Pada Saat Ini dan Masa Depan

Illustrasi tips menjadi pribadi lebih optimis | Foto: Unsplash
info gambar

Sebagian orang takut akan kegagalan. Biasanya, ini terjadi akibat trauma kegagalan yang terjadi di masa lampau dan masih membekas hingga saat ini. Jika ini terjadi pada kamu, sebaiknya =mulai mencoba untuk tidak mengingat masa lalu terlalu larut.

Buatlah kegagalan masa lampau sebagai sebuah pelajaran, tetapi tidak untuk kamu pikirkan terlalu dalam. Fokuslah terhadap apa yang sedang kamu jalani dan apa yang ingin kamu dapatkan di masa depan.

Percayalah, tidak ada yang bisa mengubah masa lalu. Namun, masa kini dan masa depan masih bisa kamu atur menjadi lebih baik. Gunakan pelajaran kegagalan di masa lalu untuk memperbaiki apa yang kamu lakukan saat ini untuk di masa depan.

Baca juga: Peluang Kerja Menjanjikan yang Tidak Perlu Datang ke Kantor

4. Tidak Menyalahkan Diri Sendiri dan Bersyukur

Illustrasi tips menjadi pribadi lebih optimis | Foto: Unsplash
info gambar

Masih berkaitan dengan kegagalan, tidak semua sesuatu yang gagal adalah salah kamu sendiri. Cobalah mengubah pola pikir bahwa kesalahan yang kamu lakukan bisa kamu perbaiki dan menjadi sebuah pelajaran berharga untuk kemudian hari.

Tidak mudah memang, tetapi dengan menerapkan hal ini setidaknya kamu mampu berhenti untuk menghakimi diri sendiri. Misalnya saat ujian, jika nilai kamu jelek bukan berarti kamu adalah orang bodoh. Akan tetapi, usaha kamu belum cukup untuk memperoleh nilai maksimal.

Maka, hal yang perlu kamu lakukan adalah berusaha lebih keras untuk meningkatkan hasilnya dan bukan menghakimi diri sendiri bodoh atau orang gagal. Selain itu, kamu juga patut bersyukur apa yang sudah kamu peroleh saat ini.

Menjadi pribadi optimis tentu bukanlah hal yang mudah, tetapi keputusan untuk menjadi pribadi yang optimis ada di tangan kamu sendiri. Menjadi optimis akan membantu kamu melihat sisi lain kehidupan dan terus melangkah merajut asa, meskipun banyak halangan yang menerpa.

Referensi:Alodokter | Guesehat

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini