Ujung Tonggak Trans Jawa, Menilik Perkembangan Proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi

Ujung Tonggak Trans Jawa, Menilik Perkembangan Proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi
info gambar utama

Dari sekian banyak proyek tol yang sedang berjalan di Indonesia, ada satu yang juga tak kalah penting untuk diikuti perkembangannya, yakni ruas tol Probolinggo-Banyuwangi. Ruas tol satu ini terbilang penting, mengingat Probolinggo sendiri menjadi lokasi akhir dari tol Trans Jawa yang saat ini sudah beroperasi.

Untuk bisa sampai di titik paling timur pulau Jawa, masih diperlukan penyelesaian ruas Probolinggo-Banyuwangi. Namun hingga kini, pembangunannya sendiri masih dilakukan dan perlu bersabar menanti penyelesaiannya.

Fakta Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen, Pangkas Waktu Tempuh hingga 1,5 jam

Tentang tol Probolinggo Banyuwangi

Lokasi proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi | Dok. PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) via Kompas.com
info gambar

Untuk diketahui, ruas Probolinggo-Banyuwangi sendiri pertama kali diresmikan pembangunannya pada tahun 2017. Saat itu, penandatanganan kesepakatannya bersamaan dengan proyek tol ruas Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan, yang diproyeksi dapat membuat Jakarta-Bandung dapat ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam.

Dua pembangunan tol tersebut masuk dalam Proyek Strategi Nasional (PSN) 2022, yang artinya akan dikebut hingga maksimal tahun 2025 mendatang.

Dalam perancangan awalnya, ruas tol Probolinggo-Banyuwangi diproyeksi akan memiliki panjang sekitar 171,51 kilometer. Sedangkan biaya investasi yang digelontorkan mencapai Rp23,39 triliun, dengan biaya konstruksi sebesar Rp17,10 triliun.

Secara keseluruhan, Probolinggo-Banyuwangi akan memiliki enam seksi yang terdiri dari:

  • Seksi 1: Kraksaan-Paiton (15,75 km)
  • Seksi 2: Paiton-Besuki (21,89 km)
  • Seksi 3: Besuki-Situbondo (43,48 km)
  • Seksi 4: Situbondo-Asembagus (17,65 km)
  • Seksi 5: Asembagus-Bajulmati (43,61 km)
  • Seksi 6: Bajulmati-Ketapang (21,45 km)

Yang perlu diketahui juga, sehubungan dengan PSN era pemerintahan Presiden Jokowi yang akan berakhir di tahun 2024, otomatis juga akan berpengaruh pada penyelesaian pembangunannya. Di mana pada tol Probolinggo-Banyuwangi, wilayah yang masuk dalam target PSN baru sampai seksi 2 yakni ruas Paiton-Besuki di tahun 2024.

Lantas sudah sejauh mana progress pembangunan ruas tol tersebut?

Jika Tol Ini Rampung, Jakarta-Bandung Bisa Ditempuh Tak Sampai 1 Jam

Diklaim sesuai jadwal

Pada bulan Maret 2022 lalu, Adi Parestyanto selaku Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) memastikan, jika progress pembangunan sudah sesuai jadwal. Hal tersebut ia sampaikan dengan menjelaskan sudah sejauh mana tahap pembebasan lahan yang terselesaikan untuk pembangunan proyek.

“Sampai dengan saat ini, total tanah yang sudah dibebaskan untuk Segmen Probolinggo-Besuki adalah sebesar 28,69% yang terdiri dari 1.247 bidang, mayoritas merupakan lahan masyarakat di 20 desa, serta lahan fasilitas umum dan tanah khas desa," ujar Adi Jumat (25/3/2022), mengutip Sindonews.com.

Ia juga dengan optimis menyampaikan, jika pembebasan lahan benar-benar rampung di akhir tahun 2022 ini, maka untuk tahap konstruksi hingga seksi 2 seperti yang ditargetkan pada PSN akan tercapai rampung di tahun 2024.

Jika pembebasan lahan sesuai dengan target, yaitu di akhir tahun ini, maka pengerjaan kontruksi untuk Segmen Probolinggo-Besuki juga dapat dimulai di saat yang sama dan kami optimis bisa selesai di akhir tahun 2024,” ujarnya.

Untuk diketahui, ruas tol Probolinggo menuju Banyuwangi ini akan memiliki masa konsensi selama 35 tahun. Setelah tahun 2024, harapannya pembangunan benar-benar bisa dilanjut hingga seksi terakhir untuk menghubungkan sisi paling barat dengan sisi paling timur Pulau Jawa.

Sebelum Mudik, Catat Titik Rest Area di Tol Trans Jawa Berikut

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini