Kenangan Kunjungan Ratu Elizabeth II yang Gunakan Kapal Pesiar ke Indonesia

Kenangan Kunjungan Ratu Elizabeth II yang Gunakan Kapal Pesiar ke Indonesia
info gambar utama

Ratu Elizabeth II atau Elizabeth Alexandra Mary meninggal pada hari Jumat 8 September 2022. Selama tujuh dekade memegang tahta Kerajaan Inggris, Ratu Elizabeth II telah menjejakkan kakinya ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Ratu Elizabeth II kala itu datang ke Indonesia pada tahun 1974 yang menandakan kembalinya hubungan baik kedua negara. Hubungan antara Indonesia dan Inggris sempat memburuk ketika masa kepemimpinan Presiden Soekarno.

Dimuat dalam Kompas, hubungan kedua negara mengalami masa pasang surut. Di masa awal-awal kemerdekaan Indonesia, saat Elizabeth menjadi putri yang mewarisi tahta ayahnya, Raja George VI, Inggris banyak membantu Indonesia.

Kisah Pejabat Indonesia di Acara Penobatan Ratu Elizabeth II

Misalnya dalam misi mempertahankan kemerdekaan 17 Agustus 1945 sampai terjadi peristiwa kelabu 10 November 1945 di Surabaya, yang menewaskan komandan pasukan Inggris, Brigadir AWS Mallaby.

Sikap hormat Soekarno kepada Inggris kemudian dibuktikan dengan diutusnya H Agus Salim untuk mewakili Indonesia ketika penobatan Ratu Elizabeth II, pada 2 Juni 1953. Sebelum akhirnya hubungan Indonesia memburuk.

“Api nasionalisme dan anti kolonialisme Soekarno membuat panas para pemimpin barat, termasuk Inggris. Sangat jarang petinggi Inggris datang ke Indonesia,” tulis dalam laman Kompas.

Disambut Soeharto

Namun tidak lama setelah Soeharto menjadi presiden, beralihnya gaya dan retorika kepemimpinan Indonesia. Mendorong ibu dari Pangeran Charles ini melawat ke Indonesia selama lima hari.

Dilansir dari DetikNews dari Jaringan Informasi Kearsipan Nasional, Ratu Elizabeth II bersama suaminya Pangeran Philip berkunjung ke Indonesia pada 14 Maret 1974. Mereka mengunjungi Indonesia bersama para rombongan.

Kedatangan Ratu Inggris ke Indonesia merupakan peristiwa unik dan bersejarah. Hal yang unik karena Ratu Elizabeth II dan suaminya, Pangeran Philip datang ke Indonesia dengan menggunakan kapal pesiar.

“Sangat jarang kepala negara atau pemerintahan melawat ke negara lain dengan naik kapal laut, kecuali hanya memakai pesawat terbang,” tulis informasi yang dikutip dari Instagram @Perfectifeid, Jumat (9/9/2022).

Geger Sepehi, Tatkala Raffles Menjarah Harta Keraton Yogyakarta

Ketika itu Ratu Inggris malah naik kapal pesiar kerajaan, Royal Yacht Britannia. Dalam pelayaran dari Bali, rombongan itu dikawal ketat oleh kapal fregat HMS Argonaut dan KRI Samadikun, lalu berlabuh di Pelabuhan III Samudera Pura, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ketika sampai ke daratan, Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip kemudian disambut secara meriah. Pawai ondel-ondel lengkap dengan iring-iringan tanjidor meramaikan kehadiran sang ratu. Ali Sadikin juga mengajak keduanya berkeliling kota tua.

Kedua tokoh penting Eropa ini kemudian disambut Presiden Soeharto di Istana Merdeka dengan upacara resmi kebesaran militer. Sebab lawatan ini juga merupakan peristiwa bersejarah dan penting.

“Diharapkan kemudian membuat hubungan bilateral antara Indonesia-Inggris menjadi lebih dinamis, kuat, maju, berkembang, dan hingga terbangunnya kemitraan strategis,” dalam Ratu Elizabeth Takkan Lupa kepada Indonesia yang dimuat dari Laman Kompas.

Indonesia yang tak dilupakan

Diwartakan CNN Indonesia, pada jamuan kenegaraan tersebut Soeharto terlihat memberikan cinderamata keris Bali kepada Pangeran Philip. Setelah dari Jakarta, rombongan ini lantas pergi ke Yogyakarta.

Di sana Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip disambut oleh Sultan Hamengkubuwono IX di Keraton Yogyakarta. Sama halnya di Jakarta, rombongan royal family ini disambut dengan ratusan prajurit keraton.

Ratu Elizabeth II dan suaminya juga sempat berkunjung ke Borobudur. Usai dari Yogyakarta, mereka kemudian bertolak ke Bali. Istana Tampaksiring di Kabupaten Gianyar menjadi salah satu saksi bisu kunjungannya ke Bali.

Kebun Raya Bogor, Sejarah dan Tanda Cinta Raffles

Dalam video yang beredar, Ratu Elizabeth II disambut dengan tarian tradisional khas masyarakat Bali ketika sampai di Pulau Dewata. Dirinya kemudian mengunjungi wisata favorit para turis.

Ratu Elizabeth pun menyelesaikan kunjungan bersejarahnya ke Indonesia. Sejak saat itu, hubungan kedua negara terus berkembang di berbagai sektor vital. Bahkan Indonesia mempunyai tempat khusus di hati ratu.

“Indonesia punya tempat khusus di (hati) Yang Mulia Ratu dan pemerintahannya,” kata Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, beberapa tahun lalu.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

Terima kasih telah membaca sampai di sini