Apakah Lukisan Raden Saleh Berharga 10 Juta Dolar Seperti di Film?

Apakah Lukisan Raden Saleh Berharga 10 Juta Dolar Seperti di Film?
info gambar utama

Lukisan Raden Saleh kini sedang menjadi buah bibir lantaran film yang sedang tren. Benarkah harga lukisan Raden Saleh adalah 10 juta dolar seperti dikisahkan di film tersebut?

Film Mencuri Raden Saleh sedang menyita perhatian publik Indonesia. Film tersebut dinilai publik berkualitas dan sangat layak untuk ditonton.

Mencuri Raden Saleh bercerita tentang aksi enam anak muda yang berusaha mencuri lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro karya seniman legendaris Indonesia Raden Saleh. Keenamnya nekat beraksi demikian karena iming-iming imbalan menggiurkan berupa uang miliaran rupiah.

Di akhir cerita, ada adegan seorang perempuan bernama Dini memberitahu keenam anak muda bahwa ada orang yang bersedia membeli lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro yang dicuri. Dini menyebut calon pembeli itu bersedia membeli lukisan dengan harga 10 juta dolar AS.

Berhubung lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro adalah benda yang benar-benar ada di dunia nyata, Kawan GNFI mungkin bertanya-tanya, apakah lukisan tersebut aslinya memang sungguh berharga 10 juta dolar?

Kisah Raden Saleh sebagai Penyuplai Barang Antik ke Museum Eropa

Melihat Harga Lukisan Raden Saleh

Sebagai seniman yang bergerak di bidang seni lukis, banyak karya yang dilahirkan Raden Saleh. Selain Penangkapan Pangeran Diponegoro, ada pula berbagai lukisan buatannya yang masih ada hingga sekarang.

Beberapa lukisan Raden Saleh kini menjadi koleksi milik negara dan disimpan Pemerintah Indonesia. Belum lama ini, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Ditjen KN) Kementerian Keuangan RI merilis informasi mengenai harga lukisan Raden Saleh, baik itu yang dimiliki negara maupun kolektor.

Melalui media sosial resmi, Ditjen KN menginformasikan jika lukisan Raden Saleh yang berjudul Berburu Banteng laku dengan harga Rp 120 miliar pada 2018 lalu. Sementara itu, lukisan Berburu Banteng II yang dimiliki Pemerintah Indonesia diperkirakan berharga Rp 250 miliar.

Ditjen KN tidak menginformasikan berapa harga lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro. Padahal, lukisan tersebut juga milik pemerintah dan kini disimpan di Museum Istana Kepresidenan Yogyakarta.

Kendati demikian, pada 2016 lalu Kurator Pameran Koleksi Istana Kepresidenan di Galeri Nasional Indonesia Mikke Susanto pernah bicara soal perkiraan harga lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro.

Dikatakan Mikke Susanto saat itu, pada 2010 harga lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro ditaksir mencapai Rp 50 miliar di mana harga tersebut didapat melalui proses penghitungan. Saat penghitungan dilakukan lagi dua tahun kemudian, harganya melonjak menjadi Rp 100 miliar. Demikian seperti diwartakan Tempo.co.

Angka tersebut lebih rendah ketimbang 10 juta dolar yang nyaris setara dengan Rp 150 miliar. Kendati demikian, belum jelas betul berapa taksiran harga lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro saat ini.

Lukisan Harimau dan Pergulatan Emosi Raden Saleh Melihat Alam Nusantara

Kiprah dan Peninggalan Raden Saleh

Raden Saleh Sjarif Boestaman (1811-1880) adalah pelukis Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah. Dinukil dari laman resmi Kemendikbud, ia lahir dari pasangan Mas Ajeng Zarip Husen dan Sayid Husein bin Alwi bin Awal yang waktu itu menjabat Bupati Terbaya. Tahun kelahirannya kurang jelas, ada yang menyebut 1807, 1811, dan 1814.

Bakat seni Raden Saleh sudah terlihat sejak usia belia. Ia pernah mengasah kemahirannya melukis di bawah bimbingan Antonie A.J Paijen dan J. Th. Bik. Bukan hanya di Indonesia, ia juga memperdalam ilmu seni lukis hingga ke Eropa.

Kiprah Raden Saleh di Eropa bermula saat ia bertolak ke Belanda pada tahun 1829. Di sana, ia belajar melukis kepada sejumlah ahli mulai dari Cornelis Kruseman hingga Andreas Schelfout. Cukup lama Raden Saleh tinggal di Eropa hingga akhirnya ia kembali ke Indonesia pada tahun 1851.

Dalam sejarah seni rupa, ia dikenal sebagai pemrakarsa seni modern Indonesia. Banyak karyanya yang masih dikenal hingga kini. Selain Penangkapan Pangeran Diponegoro, ada beberapa lukisan karya Raden Saleh lain yang tak kalah terkenal dan tentunya berharga selangit.

Lukisan Perburuan Rusa misalnya. Pada 1996 lalu, lukisan dari tahun 1846 ini pernah terjual di Singapura. Harganya? 1,5 juta euro.

Lalu ada pula lukisan Perburuan Banteng. Lukisan yang juga dikenal dengan nama "Wild Bull Hunt" atau "La Chasse au Taureau Sauvage" ini terjual melalui suatu kegiatan lelang di Vannes, Prancis, pada Januari 2018 lalu. Saat itu, lukisan Perburuan Banteng dihargai sekitar 7.2 miliar euro atau sekitar 8.8 miliar dolar AS.

Tidak semua lukisan Raden Saleh yang diperjualbelikan bisa diketahui harganya dengan pasti. Salah satunya lukisan Perburuan Singa yang terdiri dari dua versi, yang pertama dari tahun 1840 dan kedua dari 1841. Salah satu versi lukisan tersebut dulunya dibeli di Dresden, Jerman oleh seorang pedagang lalu dijual lagi di Riga, Latvia bersama dengan lukisan karya seniman lain.

Terakhir, lukisan Raden Saleh yang diketahui terjual adalah A View of Mount Megamendung. Lukisan ini dijual melalui pelelangan di Drout Paris, Prancis pada 2018 lalu.

Pelelangan lukisan A View of Mount Megamendung ini dilakukan pada 2 Desember 2018 oleh rumah lelang Daguerre. Untuk menyukseskan pelelangan, mereka berkolaborasi dengan Jack-Phillipe Ruellan. Pakar seni lukis kuno, Cabinet Turquin, juga dilibatkan.

Lukisan A View of Mount Megamendung berisi pemandangan alam di Megamendung, Puncak, Bogor tahun 1861 yang dituangkan dalam kanvas berukuran 134 x 165,5 cm. Lukisan ini diboyong ke Eropa oleh Nikolaus Josef Eduard Cassalette sejak 1865.

Sebelum dilelang, lukisan A View of Mount Megamendung dimiliki oleh keluarga Cassalette dan telah dinyatakan keasliannya oleh pakar spesialis Raden Saleh, Marie-Odette Scalliet, serta rumah lelang Jack-Phillipe Ruellan. Bukti keasliannya adalah adanya tanda tangan pelukis bernama Raden Syarif Bastaman Saleh. Selain itu,terdapat tulisan Rade Saleh F/ Java 1861 berwarna merah di bagian kanan bawah lukisan. Lewat pelelangan oleh Daguerre, lukisan kemudian terjual dengan harga 2,2 juta euro atau sekitar Rp 36 miliar.

Lukisan Megamendung Raden Saleh, Saksi Keindahan Alam yang Laku Rp36 Miliar



Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

Terima kasih telah membaca sampai di sini