Serial Horor Indonesia Teluh Darah Hadir di Busan International Film Festival

Serial Horor Indonesia Teluh Darah Hadir di Busan International Film Festival
info gambar utama

Serial horor Indonesia berjudul Teluh Darah akan hadir di Busan International Film Festival (BIFF) 2022. Film tersebut masuk ke dalam program "On Screen".

Masuknya Teluh Darah ke sebagai bagian dari "On Screen" BIFF diumumkan oleh The Walt Disney Company Asia Pacific. Selain Teluh Darah, ada pula film lain yang masuk program tersebut, yakni Connect dari Korea.

Teluh Darah merupakan serial dari Disney Original Indonesia. Dalam program On Screen yang berisi konten-konten terpilih yang dikembangkan untuk layanan streaming, Teluh Darah dan film lainnya akan disajikan kepada penonton terbatas pada 6 dan 7 Oktober 2022.

“Kami sangat senang dan merasa terhormat telah diundang untuk mendebutkan serial original kami yang akan datang, ‘Teluh Darah’ dan ‘Connect’, di Busan International Film Festival ke-27,” ujar Executive Vice President, Original Content Strategy, The Walt Disney Company APAC
Carol Choi, seperti dilansir Antaranews.com.

“Konten-konten terkurasi yang kami produksi di Asia Pasifik merupakan bagian penting dari storytelling global yang menjadi ciri khas The Walt Disney Company. Kami berharap dapat terus menampilkan keunggulan storytelling dari kawasan ini ke penonton yang lebih luas di dunia,” lanjutnya.

Teluh Darah adalah serial produksi Rapi Films yang diarsiteki sutradara Kimo Stamboel. Film tersebut bercerita tentang perempuan yang mengalami kejadian buruk di mana keluarganya menjadi sasaran serangan ilmu hitam.

Cerita serial Teluh Darah berjalan dengan mengisahkan lika-liku kehidupan Wulan yang berusaha menguak siapa sosok yang melakukan serangan itu. Ia pun meminta pertanggungjawaban atas segala kejadian buruk terhadap keluarganya.

Memahami Pentingnya Peran Para Penyandang Disabilitas untuk Membangun Negeri

Tentang BIFF

BIFF adalah festival film tahunan yang digelar di Busan, Korea Selatan. Gelaran pertamanya dilakukan pada 13 September 1996 dengan semangat untuk menciptakan festival film yang kecil namun prestisius.

Tahun ini, BIFF akan digelar pada 5-14 Oktober mendatang.

Dalam laman resminya, BIFF mengklaim telah menjadi festival film terbesar di Korea yang disukai oleh para penonton dan pembuat film dari berbagai penjuru dunia. Film dari berbagai negara pun ambil bagian di ajang ini.

Pada 2019, ada 299 karya film dari 85 negara yang ikut serta dalam BIFF. Tidak hanya film yang banyak, bioskop tempat menayangkan filmnya pun awalnya hanya ada 6 dan kini berjumlah 37.

Sejak 2011, BIFF punya lokasi eksklusif untuk menggelar acara. Tempat itu adalah Busan Cinema Center yang sekaligus juga menjadi bangunan ikonik di Busan.

Ratnawati Sutedjo, Sosok Kartini Masa Kini yang Berdayakan Kaum Disabilitas



Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

Terima kasih telah membaca sampai di sini