Melihat Wajah dan Harapan Baru di Lini Serang Timnas Indonesia

Melihat Wajah dan Harapan Baru di Lini Serang Timnas Indonesia
info gambar utama

Timnas Indonesia punya pemain baru untuk melakoni laga FIFA Matchday akhir bulan ini. Pemain tersebut adalah Ramadhan Sananta yang dipanggil untuk memperkuat lini depan Timnas Indonesia.

Timnas Indonesia bakal menghadapi Timnas Curacao dua kali. Pertandingan pertama dijadwalkan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung (24/9). Sedangkan petandingan kedua digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor (27/9).

Timnas Indonesia baru saja mengumumkan daftar pemain yang masuk skuad untuk laga FIFA Matchday melawan Timnas Curacao. Ada 23 nama pemain terpilih yang dipanggil.

Dari ke-23 nama tersebut, sebagian besarnya adalah wajah-wajah lama di Timnas Indonesia. Kendati demikian, ada pula nama baru yang masuk yakni Muhammad Ramadhan Sananta dan Muhammad Ferarri.

Ramadhan Sananta berposisi penyerang yang bermain di klub PSM Makassar, sementara itu Muhammad Ferarri yang berposisi bek membela Persija Jakarta.

"Sebanyak 23 pemain timnas Indonesia yang dipanggil merupakan pilihan dari pelatih Shin Tae-yong. Direncanakan para pemain akan berkumpul pada Senin (19/9) mendatang di Bandung,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan seperti dilansir laman resmi PSSI.

Bagi Timnas Indonesia, nama baru yang dipanggil adalah angin segar, khususnya Ramadhan Sananta. Sebab, kehadiran Sananta membawa warna baru akan hadirnya penyerang lokal yang bisa diandalkan Timnas Indonesia.

Ramadhan Sananta sendiri tidak menyembunyikan rasa senangnya atas pemanggilan dirinya ke Timnas Indonesia. Ia pun berjanji akan berusaha maksimal di tim Garuda.

"Ya tentunya saya sangat senang sekali apalagi ini pertama kalinya saya dipanggil ke timnas Indonesia," ujar Ramadhan Sanantha seperti dilansir BolaSport.com.

"Intinya saya ingin memberikan seratus persen," pungkasnya.

Manfaat Olahraga Arung Jeram Sambil Menikmati Sungai Cisadane

Harapan Baru Timnas Indonesia

Mencari penyerang yang mumpuni adalah persoalan yang kini membelit Timnas Indonesia. Maklum saja, belakangan ini tidak banyak penyerang lokal yang penampilannya menonjol.

Di Liga 1 2022-2023, penyerang yang tampil apik dan rajin mencetak gol sebagian besar adalah pemain asing. Daftar pencetak gol sementara pun dikuasai oleh pemain asing.

Di daftar pencetak gol terbanyak, dua posisi teratas diisi oleh David Da Silva (Persib) dan Matheus Pato (Borneo FC) yang sama-sama berasal dari Brasil dan mengoleksi 9 gol. Di urutan ketiga, ada Ilija Spasojevic dengan koleksi 7 gol yang meskipun statusnya adalah pemain lokal karena ia sudah menjadi warga negara Indonesia, namun jasanya tidak terpakai di timnas era Shin Tae-yong.

Di urutan keempat, pemain yang menempati posisinya adalah Luis Marcelo Morais alias Lulinha (Madura United) dari Brasil dengan koleksi 6 gol. lalu Gustavo Tocantins (Persikabo) yang juga berasal dari Brasil menempati urutan kelima dengan koleksi 5 gol. Ada pula Michael Krmencik (Persija) dari Republik Ceko di urutan keenam yang juga mengoleksi 5 gol.

Imbas dari fenomena ini adalah tidak mudah pula mencari penyerang yang bisa diandalkan untuk Timnas Indonesia.

Ramadhan Sananta mencuri perhatian di tengah persoalan itu. Penampilannya bersama PSM beberapa waktu terakhir memuat banyak orang terkesima. Performa dan produktivitasnya sebagai penyerang termasuk ciamik, apalagi usianya baru 19 tahun.

Ia sebetulnya hanyalah penyerang pengganti Everton Nascimento yang tengah cedera. Namun, aksinya bersama PSM justru menempatkannya sebagai figur penting di lini serang Juku Eja. Di Liga 1 2022-2023, pemain asal Kepulauan Riau itu telah tampil enam kali dan mencetak tiga gol.

Ramadhan Sananta adlaah warna sekaligus harapan baru Timnas Indonesia. Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai ekspektasi yang ada justru membebaninya. Dengan usianya yang masih belia dan pengalaman di timnas senior yang masih kosong. Harus bisa dimaklumi apabila ia masih perlu waktu untuk mengasah diri.

Apalagi, belum jelas apakah Ramadhan Sananta akan menjadi pilihan utama mengingat ada pula penyerang berpengalaman yang dipanggil pelatih Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia.

Menanti Laga Timnas Indonesia Vs Belanda Terwujud Lagi

Deretan Penyerang Berpengalaman

Selain Ramadhan Sananta, ada pula Muhammad Rafli (Arema FC) Dendy Sulistyawan (Bhayangkara FC) serta Dimas Drajad (Persikabo 1973). Ketiganya sudah lebih dulu punya pengalaman bermain bersama Timnas Indonesia.

Dari segi produktivitas gol, mana yang sejauh ini lebih tajam di liga?

Dari empat penyerang yang dipanggil Shin Tae-yong kali ini, pemain dengan koleksi gol terbanyak adalah Dimas Drajad. Bersama Persikabo, ia mengoleksi empat gol dari sembilan pertandingan.

Sementara itu, Dendy Sulistyawan baru mengoleksi dua gol bersama Bhayangkara FC. Padahal, ia telah bermain sepuluh kali di kompetisi musim ini.

Muhammad Rafli sejauh ini belum mencetak gol di liga. Ia telah bermain enam kali bagi Arema FC. Artinya, dari keempat penyerang yang ada, Ramadhan Sananta adalah yang terproduktif nomor dua.

Menarik untuk menanti siapakah penyerang yang akan dipilih untuk turun menghadapi Curacao. Namun yang jelas, bagi Ramadhan Sananta ini adalah kesempatan bagus untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah jam terbang.

Ikut serta dalam laga kontra Curacao adalah kesempatan berharga yang dimilikinya untuk merasakan pengalaman membela timnas. Apalagi, ia dipastikan tidak bisa ikut membela Timnas U-20 Indonesia di Piala Dunia U-20 2023.

"Saya akan kerja lebih keras lagi saat pemusatan latihan dengan bersaing bersama para pemain senior," ucap Ramadhan Sananta.

"Saya tidak bisa bermain di Piala Dunia U-20 2023 karena November ini umur saya sudah 20 tahun," pungkasnya.

Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk laga kontra Curacao:

1. Asnawi Mangkualam Bahar - Ansan Greeners
2. Egy Maulana Vikri - FC Vion Zlate Moravce
3. Witan Sulaeman - AS Trencin
4. Elkan William Tio Baggott - Gillingham FC
5. Sadill Ramdani - Sabah FC
6. Pratama Arhan - Tokyo Verdy
7. Fachruddin Aryanto - Madura United
8. Rizky Ridho Ramadhani - Persebaya Surabaya
9. Marselino Ferdinan - Persebaya Surabaya
10. Koko Ari Araya - Persebaya Surabaya
11. Rachmat Irianto - Persib Bandung
12. Ricky Kambuaya - Persib Bandung
13. Marc Klok - Persib Bandung
14. Syahrian Abimanyu - Persija Jakarta
15. Muhammad Ferarri - Persija Jakarta
16. Muhammad Riyandi - Persis Solo
17. Yakob Sayuri - PSM Makassar
18. Muhammad Ramadhan Sananta - PSM Makassar
19. Syahrul Trisna Fadillah - Persikabo 1973
20. Muhammad Dimas Drajad - Persikabo 1973
21. Muhammad Rafli - Arema FC
22. Dendy Sulistyawan - Bhayangkara FC
23. Nadeo Arga Winata - Bali United



Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

Terima kasih telah membaca sampai di sini