Kopi Pesisir Kebumen yang Tumbuh di Dekat Pantai Selatan

Kopi Pesisir Kebumen yang Tumbuh di Dekat Pantai Selatan
info gambar utama

Tanaman kopi umumnya tumbuh di dataran tinggi dengan suhu yang sejuk. Daerah-daerah penghasil kopi dengan rasa yang terbaik di Indonesia pun juga kebanyakan merupakan dataran tinggi. Mulai dari Gayo, Kintamani, Temanggung, Bajawa, Toraja, dan masih banyak lagi daerah lainnya.

Kebanyakan, kopi yang tumbuh di daerah tersebut sekaligus menjadi andalannya adalah varian arabica yang harganya cenderung lebih tinggi. Sebenarnya, di daerah dataran sedang menuju rendah, kopi juga bisa ditanam. Namun, yang jadi rekomendasi adalah varian robusta.

Tetapi, ada sebuah jenis kopi di Indonesia yang asal penanamannya unik, yaitu di pinggir pantai. Kopi ini adalah kopi pesisir yang merupakan kopi asli Kabupaten Kebumen.

Nikmatnya Kopi Indonesia Hadir di KTT G20 dengan Sebuah Misi di Baliknya

Dekat dengan Pesisir Pantai Selatan

Yuridulloh di kebun kopi miliknya | Yuam Roasted Coffee (Facebook)
info gambar

Memang sangat lain bila dibandingkan kopi-kopi yang berasal dari dataran tinggi. Sesuai dengan namanya, lokasi kebun dari kopi pesisir khas kebumen ini memang ada di wilayah pesisir. Tepatnya di daerah Desa Kucangan, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen. Desa ini benar-benar tinggal selangkah' saja menuju bibir pantai selatan.

Melansir dari situsKebumenkab.go.id, upaya untuk penanaman kopi di wilayah pesisir ini tergolong masih baru, yaitu sekitar tahun 2010. Penggagasnya adalah Yuridulloh, seorang petani lokal. Kala itu, ia cukup prihatin melihat tanaman-tanaman kopi yang tak terawat di daerahnya

Hingga akhirnya, ia pun memutuskan untuk mencoba membudidayakan kopi tersebut hingga siap panen. Tindakannya pun beralasan, sebab pada masa Hindia Belanda dulu, Kebumen sempat menjadi wilayah penghasil kopi yang cukup diperhitungkan.

Bermula dari penanaman 20 biji kopi robusta, kini akhirnya bisa tumbuh subur dan bisa diolah menjadi minuman yang punya cita rasa khas.

Kopi Indonesia : Manfaat, Jenis, dan Daerah Penghasil Kopi Terbaik

Punya Banyak Varian

Kopi Pesisir | Jaeni Solihun (Google Maps)
info gambar

Dengan elevasi atau ketinggian lahan hanya 10-15 meter di atas permukaan laut, tanaman kopi di desa ini bisa tumbuh dengan baik.

Tak tanggung-tanggung, Yuri juga mengembangkan berbagai varian kopi selain robusta. Mulai dari arabica, liberica, hingga excelsa. Semangatnya untuk menanam ini semakin muncul ketika saat itu kenunmya mendapat musibah karena pohon besar yang jadi 'induk' kebun kopinya ditebang. Semuanya pun bisa tumbuh secara produktif.

Dikutip dari CNN Indonesia, Yuri menyebutkan kalau kopi robusta khas pesisir ini punya cita rasa dan aroma yang sangat kuat. Berbeda dengan robusta dataran tinggi yang ada cita rasa cokelatnya. Efek dari meminum kopi ini juga cenderung lebih 'berat' untuk orang yang tidak biasa meminum kopi.

Lalu, untuk yang arabica rasanya cenderung masam tetapi bisa memberikan efek bak relaksasi. Sementara varian liberica memiliki sentuhan aroma earthy dan nangka dengan kafein mendekati arabica.

Sekarang, Yuri juga sudah mengembangkan brand kopi sendiri bernama Yuam. Ia juga kerap diminta berbagai coffee shop untuk menjadi pemasok biji kopi. Bahkan, Yuri juga sudah memperluas pangsa pasarnya ke luar negeri.

Geowisata Karangsambung Kebumen, Rumah Batuan Tertua di Pulau Jawa

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MM
SA
RP
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini