Nostalgia 5 Es Krim Jadul yang Jadi Primadona Generasi 90-an

Nostalgia 5 Es Krim Jadul yang Jadi Primadona Generasi 90-an
info gambar utama

Ketika hari panas terik dan tenggorokan rasanya haus sekali, minum es memang paling mantap untuk mengembalikan kesegaran. Tapi, kalau diingat-ingat, zaman dulu itu paling seru beli es krim dari pedagang keliling yang pakai gerobak karena pembeli bisa melihat langsung proses pembuatannya.

Varian es krim yang dijual juga cukup banyak. Walaupun bentuknya tidak semodern es krim masa kini, tapi kenangannya telah mengisi hari-hari di masa kecil. Nah, mari bernostalgia dan mengenal lagi 5 es krim jadul yang pernah jadi primadona pada zamannya.

Es Wawan

Ada yang masih ingat dengan es wawan? Es yang satu ini bisa dibilang sangat laris pada masa 90-an. Ia berupa minuman dingin yang dibungkus kemasan dari plastik panjang. Rasa yang disuguhkan pun bervariasi, mulai dari anggur, stroberi, susu, vanila, dan cokelat. Dulu harganya Cuma Rp500, bahkan lebih murah. Uniknya, es wawan dijual setengah, satu batang es wawan dipotong dua.

Pedagang es wawan biasanya berkeliling menggunakan sepeda ontel. Boks es wawan terikat di bagian belakang sepeda dan itu sangat ikonik. Ada gambar kurcaci bertuliskan “Es Wawan”. Sayangnya, es wawan keliling lumayan langka sekarang.

Es Tung-tung

Es tung-tung punya sebutan lain, yaitu es dung-dung dan es putar. Konon nama tung-tung diambil dari suara pentungan atau sesuatu yang dipukul oleh penjual untuk menarik perhatian pelanggan. Uniknya, kalau es krim berbahan dasar susu, es tung tung justru menggunakan santan.

Es tung tung dibuat secara tradisional menggunakan alat berbentuk tabung yang diputar dalam es batu dan garam. Wadah yang digunakan sangat khas berbentuk kerucut (cone) berbahan mirip kerupuk. Tapi, ada juga yang menjualnya dengan roti tawar atau gelas polkadot.

Es tung tung tercipta dari keinginan masyarakat Jawa untuk mencicipi es krim, tapi tidak mampu membelinya karena mahal. Zaman dulu susu itu tergolong barang mewah, harganya sangat mahal. Lambat laun, muncullah inisiatif dari warga untuk mengganti susu dengan santan. Namun ternyata, santan justru membuat rasa es tung tung menjadi lebih enak dan gurih dibandingkan susu. Biasanya santan dipadukan dengan buah seperti nangka, durian, atau kelapa muda. Bentuk es tung tung persis seperti es krim. Hanya saja teksturnya lebih kasar.

10 Jajanan Jadul Tahun 90an yang Ngangenin

Es Kado

Es kado termasuk es jadul yang masih bisa ditemukan pada zaman sekarang. Sesuai namanya, es ini dibalut kertas kado plastik tipis dengan motif khas. Di beberapa daerah, pedagang es kado punya lagu khas sendiri yang disetel dari spiker di gerobaknya.

Momen paling asyik ketika membeli es kado adalah melihat pedagangnya memotong satu batang es kado yang panjang sekali menjadi potongan kecil, lalu bagian tengah bawahnya ditusuk tangkai.

Tekstur es kado sangat lembut dan mudah meleleh, mirip dengan es krim masa kini. Bentuknya kotak, rasanya pun bermacam-macam. Ada cokelat, vanila, stroberi, mangga, bahkan durian. Biasanya varian rasa es kado bisa dicampur, misalnya cokelat dengan vanila. Sangat berbeda dari es krim pada umumnya yang hanya menyuguhkan satu rasa saja.

Es Krim Gabus

Es krim gabus dulu juga populer bagi generasi 90-an. Biasanya dia berbentuk persegi dan berwarna seperti pelangi. Bahan utama pembuatan es gabus menggunakan tepung kunhue. Tepung itu terlebih dahulu dimasak menjadi adonan, lalu dibekukan hingga menjadi es. Setelah mengeras, adonan itu dipotong-potong, kemudian diberi plastik agar mudah dipegang. Menyantap es gabus tidak dengan cara dijilat, tapi digigit karena teksturnya empuk seperti gabus atau kue.

Es Serut Pelangi

Es serut pelangi dulunya favorit anak SD. Para pedagangnya biasa berjajal di depan sekolah. Atraksi pembuatan es serut pelangi sangat menghibur. Pertama, batu es dikatam terlebih dahulu hingga menjadi pecahan es serut. Kemudian, es itu dipadatkan menjadi bulat dan bagian tengahnya sedikit kerucut, lalu diberi tangkai. Setelah itu, sirup manis berwarna merah, kuning, dan hijau, dituangkan ke es serut. Supaya lebih enak, tambahkan susu kental manis. Harga untuk setangkai es serut pelangi hanya Rp1000.

Menyeruput es serup pelangi tidak boleh terlalu lama karena manisnya cepat hilang dan esnya juga mudah mencair. Es serut pelangi mungkin masih dapat ditemukan sekarang, walaupun penjualnya tak sebanyak dulu.

Hopjes, Permen Kopi Jadul Peninggalan Belanda yang jadi Pendahulu Kopiko

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Afdal Hasan lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Afdal Hasan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini