Aston Mojokerto Hotel, Berkonsep Majapahit dan Hadirkan Google Nest

Aston Mojokerto Hotel, Berkonsep Majapahit dan Hadirkan Google Nest
info gambar utama

Baru-baru ini Sabtu (3/12/2022), Archipelago International, grup manajemen hotel swasta dan Independen telah membuka hotel berbintang 4 di Mojokerto, yakni ASTON Mojokerto Hotel & Conference Center. Tepatnya di Jalan Totok Kerot No.51, Sumber Gayam, Kenanten, Kec. Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

ASTON Mojokerto Hotel & Conference Center memiliki 139 kamar dilengkapi dengan teknologi smart home, seperti Google Nest Hub dan Google Nest Mini di setiap kamar tamu. Menurut Owner Hotel Aston Mojokerto, Gagah Eko Wibowo mengatakan, fasilitas di hotel telah mematuhi standar tinggi hotel Aston di manapun.

Hanya saja, khusus di Mojokerto menampilkan konsep ‘local pride’ atau pertengahan abad dan budaya lokal Mojokerto baik ornamen juga ruang pertemuannya mengusung nama-nama tokoh kekaisaran kerajaan Majapahit, seperti Raden Wijaya Ballroom, Hayam Wuruk, Wikrama Wardhana, dll.

Menguak Situs Watu Ombo: Petilasan Tribhuwana Tunggadewi di Mojokerto
 Lukisan Gajah di Hotel Aston Mojokerto foto by Putri Maulida GNFI
info gambar

“Kabupaten Mojokerto merupakan kabupaten dengan kawasan wisata yang sedang berkembang di Indonesia. Archipelago menyadari hal itu, dengan menancapkan bendera ASTON di wilayah tersebut, berkat lokasinya yang strategis. Hotel ini, menjadi rumah semua orang, baik pelancong, bisnis maupun rekreasi di Jawa Timur,” ujar Presiden dan CEO, Archipelago International John Flood, Sabtu (3/12/2022).

Kabupaten Mojokerto merupakan kawasan strategis di Provinsi Jawa Timur, dan merupakan salah satu komponen kawasan metropolitan Surabaya (Gerbangkertosusila) yang terdiri dari Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Lamongan.

Kawasan ini memiliki berbagai wisata alam, budaya serta sejarah. Mojokerto telah dikenal sebagai lokasi kerajaan terbesar Mojopahit. Kabupaten ini memiliki banyak candi peninggalan Kerajaan Mojopahit, khususnya di Kecamatan Trowulan.

Lantas, apa yang mendasari ASTON Managed by Archipelago tersebut berani membuka hotel bintang 4 di Mojokerto?

Owner ASTON Mojokerto, Gagah Eko WIbowo mengungkap bahwa Mojokerto dikenal sebagai salah satu daerah industri terbesar di Jawa Timur, Mojokerto juga memiliki potensi yang luar biasa terutama pada bidang pariwisata (alam) dan budaya (historical) Majapahit Trowulan, dan seringnya terdapat event-event religi seperti di Jombang, Tebu Ireng yang belum ada akomodasi di Mojokerto.

Aston Mojokerto
ASTON Mojokerto Hotel & Conference Center | Dok. @astonmojokerto/Instagram

Maka ia optimis Mojokerto nantinya dapat mengembangkan sektor wisata dan juga didukung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (MenParekraf), Sandiaga Salahuddin Uno yang konsisten mendorong pariwisata bagkit dari pandemi Covid-19.

“Saya Kira di Kabupaten Mojokerto yang saya amati ada konsen itu. Kita lihat sudah banyak wisata-wisata di desa seperti Trawas dan Pacet, yang mulai dikembangkan dengan bagus. Artinya wisata-wisata pilihan di Mojokerto ini akan berdampak terhadap tingkat okupansi hotel ASTON Mojokerto” ungkapnya dalam kesempatan yang sama.

Gagah juga mengatakan, banyaknya pilihan wisata ini akan menarik para wisatawan untuk staycation di Mojokerto.

Desa Bejijong, Kampung Peninggalan Kerajaan Majapahit di Mojokerto

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

PM
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini