Mengenal 4 Jalan Lintas Utama di Pulau Sumatra

Mengenal 4 Jalan Lintas Utama di Pulau Sumatra
info gambar utama

Sumatra adalah salah satu pulau besar di Indonesia yang dihuni oleh orang-orang dari berbagai latar belakang dan etnis. Tak cuma sebagai tempat tinggal saja, pulau yang satu ini juga memiliki sumber daya alam yang melimpah dan memiliki peran sebagai penyumbang pemasukan pada negara.

Agar akses masyarakat dari daerah ke daerah bisa berjalan semakin lancar, tentunya tidak bisa dilepaskan dari akses jalan, begitu pula dengan roda perputaran ekonomi yang tentunya juga bergantung pada bagaimana aksesibilitas wilayah tersebut.

Di pulau Jawa, tentu kita sudah akrab dengan jalan yang bernama Pantura atau Jalur Selatan sebagai penghubung wilayah utama di Jawa. Namun, apakah Anda sudah mengenal mengenai jalan utama yang ada di pulau Sumatra?

Sumatra sendiri memiliki 4 jalan lintas utama yang memiliki peran besar untuk menghubungkan setiap kota sesuai dengan letak geografisnya. Berikut adalah keempat jalan tersebut.

5 Provinsi di Sumatra yang Punya Kereta Api Penumpang

Jalan Lintas Barat

Pertama adalah jalan lintas barat. Sesuai dengan namanya, jalan ini difungsikan sebagai penghubung utama untuk daerah-daerah yang berada di bagian barat pulau Sumatra. Biasanya, jalan ini juga disebut sebagai Jalinbar yang memiliki jarak 1.446 kilometer.

Karena melintasi pesisir barat Sumatra, pemandangan laut yang indah akan kerap menyambut para pelintas, meskipun begitu jalan ini cenderung agak sepi dibanding jalan lintas yang lain dan kerap melewati daerah-daerah hutan. Namun, setidaknya pemandangan alam adalah daya tarik dari jalan ini.

Beberapa provinsi yang dilintasi oleh wilayah ini adalah Lampung, Bengkulu, Sumatra Barat, Sumatra Utara, hingga Nanggroe Aceh Darussalam.

Hidden Paradise dari Selatan Sumatra

Jalan Lintas Tengah

Selanjutnya adalah jalan lintas tengah. Jalur yang satu ini menjadi favorit banyak pelintas yang hendak bepergian ke Sumatera. Jalan ini juga terbilang ramai dibandingkan yang lainnya. Apalagi ketika musim mudik tiba, jalan ini akan semakin padat akan volume kendaraan.

Jalan lintas ini melewati 6 provinsi yang ada di Sumatra. Di sepanjang jalan, pemandangan yang disuguhkan kebanyakan adalah perbukitan, hutan, atau perkebunan sawit.

Awal jalan lintas tengah ini bermula dari Bakauheni Lampung, kemudian ke Sumatra Selatan, Jambi, Sumatra Barat, Sumatra Utara, hingga ke Simpang Tiga Redelong di Banda Aceh.

Negeri Katon, Desa Perajin Kemewahan Kain Tapis Khas Lampung

Jalan Lintas Timur

Jalan lintas timur ini bisa dikatakan punya karakteristik yang serupa dengan lintas tengah, hanya saja berbeda secara geografis. Lintas timur juga tergolong jadi pilihan jalan lintas utama dibanding yang lainnya.

Provinsi yang dilewati juga ada 6. Mulai dari Lampung, Sumatra Selatan, Jambi, Riau, Sumatra Utara, hingga Aceh.

Di wilayah lintas timur ini juga terhubung dengan Tol Trans Sumatra yang melintasi saat ini menjadi pilihan untuk akses jalan dari Lampung ke Palembang.

Riau, “Surga” Kelapa Sawit Indonesia

Jalan Lintas Pantai Timur

Jalur yang satu ini tergolong baru dibandingkan ketiga jalan yang lainnya. Selain itu, jalur ini juga hanya melintasi provinsi Lampung saja.

Sebab, tujuannya sendiri memang dibuat sebagai pengurai kepadatan jalur lintas timur serta pengurai untuk kendaraan dari dan ke Pelabuhan Bakauheni. Jalurnya sendiri dimulai dari pelabuhan tersebut hingga ke daerah Tulang Bawang.

Jalur Pantura Jawa, Ada Sejak Mataram Islam yang Jadi Favorit ketika Mudik

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MM
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini