Surabaya Melangkah Lebih Jauh Menuju Era Transportasi Listrik

Surabaya Melangkah Lebih Jauh Menuju Era Transportasi Listrik
info gambar utama

Surabaya kini melangkah lebih jauh menuju era transportasi listrik melalui kehadiran bus Trans Semanggi Suroboyo baru.

Surabaya kini punya armada baru untuk transportasi umum. Ada sederet bus yang datang untuk melayani masyarakat di Kota Pahlawan.

Surabaya memang punya layanan bus yang beroperasi dengan skema buy the service (BTS). Namanya adalah Trans Semanggi Suroboyo. Bus ini mengitari Surabaya dengan banyak rute.

Perlu diketahui, bus yang baru datang ke Surabaya ini bukan bus biasa, melainkan bus canggih bertenaga listrik.

Bus listrik tersebut diterima Surabaya sebagai bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Total ada 17 unit bus berukuran medium yang siap wara-wiri di jalanan.

Tidak semua bus akan melayani penumpang. Dari 17 bus yang ada, 15 unit akan mengaspal sementara dua lagi dijadikan unit cadangan.

Bus listrik beroperasi di Koridor 3 dengan rute Terminal Purabaya–Kenjeran Park dan sebaliknya. Oleh karena itu, bus ini akan menempuh perjalanan melewati Jl Ahmad Yani-Jl Jemur Andayani-Jl Zamhuri-Rungkut Madya-Dr Ir. H. Soekarno.

Masyarakat di Surabaya sudah bisa menikmati fasilitas bus listrik ini sejak Minggu (18/12) dan diresmikan pada Selasa (20/12). Acara peresmian diselenggarakan di Balai Pemuda Surabaya, Jawa Timur dan turut dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Suharto, Direktur Teknik & Fasilitas DAMRI Arifin, dan Staf Ahli Menteri Perhubungan Budi Setiadi.

Dalam acara peresmian, ada pula kabar baik yang disampaikan. Ke depannya, jumlah bus listrik yang dioperasikan si Surabaya direncanakan bertambah.

"Tapi kami berkomitmen bahwa Surabaya yang pertama. Kami akan evaluasi secara terus menerus dan saat ini kami memproduksi 53 bus listrik, dan itu akan dioperasikan di dua kota, yaitu Surabaya dan Bandung, tapi yang paling besar dan prioritas di Surabaya," kata Suharto seperti dilansir Antara.

Keindahan dan Pemanfaatan Bendungan Batutegi di Provinsi Lampung Sebagai PLTA

Dari G20 ke Transportasi Murah Meriah

Bus listrik yang didatangkan ke Surabaya merupakan eks kendaraan yang digunakan dalam pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 16-17 November 2022 lalu.

Setelah berakhirnya KTT G20, bus listrik dialihfungsikan menjadi transportasi umum. Ini dilakukan lewat kerja sama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub dan perusahaan Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI).

Tertarik mencoba naik bus listrik di Surabaya? Jangan lupa untuk memperhatikan jam operasional dan metode pembayaran ongkosnya.

Bus tersedia pada pukul 05.00 hingga 23.00 WIB. Sementara itu tarifnya adalah sebesar Rp6.200 dan gratis khusus bagi veteran, lansia, dan pelajar. Pembayaran hanya secara nontunai dengan uang elektronik dan QRIS.

Apakah Kawan GNFI tertarik untuk merasakan melangkah lebih jauh menuju era transportasi listrik di Surabaya?

5 Bendungan dengan Kapasitas Terbesar yang Jadi Penyokong PLTA di Indonesia

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

Terima kasih telah membaca sampai di sini