Pelni, Alternatif Transportasi Menyusuri Indonesia Lebih Hemat

Safitri Rochmah

Perjalanan akan selalu membawa pelajaran

Pelni, Alternatif Transportasi Menyusuri Indonesia Lebih Hemat
info gambar utama

Indonesia memiliki banyak transportasi umum untuk menghubungkan antar kota, antar provinsi bahkan antar pulau. Sebagian besar masyarakat Indonesia lebih memilih menggunakan transportasi umum seperti kereta, bis, dan pesawat untuk lebih menghemat waktu.

Sayangnya, harga tiket pesawat relatif lebih mahal daripada transportasi lainnya. Lantas apakah dengan harga tiket pesawat yang lebih mahal membatasi kita untuk bisa mengeksplore Indonesia yang memiliki 38 provinsi ini?

Harga tiket pesawat antar pulau Indonesia memang lebih tinggi dibandingkan harga tiket pesawat antar negara. Hal ini menjadi salah satu alasan banyak masyarakat yang belakangan lebih memilih untuk berlibur ke negara lain daripada ke pulau-pulau yang ada di Indonesia.

Padahal, ada satu jenis transportasi publik yang dapat dimanfaatkan, yakni Pelni.

Kapal Landing Craft Tank Buatan Samarinda Laku Dibeli Uni Komoro
Riana Ambarsari/Shutterstock
info gambar

Transportasi umum satu ini mungkin tidak banyak dilirik, karna akan memakan waktu perjalanan yang lebih lama. Tapi ini menjadi alternatif transportasi umum yang bisa dimanfaatkan bagi kalian yang hobi traveling ke antar pulau dengan budget murah meriah.

Pelni memiliki rute yang beragam mulai dari Sumatera, Sulawesi, Kalimantan hingga Papua. Pelni terus menerus melakukan inovasi untuk lebih mudah terjangkau dan menjadi transportasi yang diminati oleh masyarakat Indonesia. Untuk memesan tiket pelni juga lebih mudah, bisa melalui aplikasi, web atau bahkan melalaui mini market seperti Indomaret.

Pelni memang memiliki kekurangan dari transportasi lainnya yaitu pelni memiliki jadwal keberangkatan tertentu saja tidak setiap waktu ada, alangkah baiknya bagi kalian yang ingin menggunakan Pelni untuk dipastikan terlebih dahulu jadwal keberangkatan dan kepulangan dan pesan jauh-jauh hari agar tidak kehabisan tiket.

Selain harga juga lebih murah dibandingkan pesawat, untuk perjalanan yang membutuhan waktu lebih dari 24 jam. Penumpang akan mendapatkan makan 3 kali sehari, jadi tak perlu khawatir akan menghabiskan banyak uang selama diperjalanan. Hanya saja untuk menikmati transportasi ini harus memiliki waktu yang panjang untuk menikmati deburan ombak lautan Indonesia.

Jika merasa bosan selama diperjalanan, kalian bisa jalan-jalan ke bagian atas kapal untuk menikmati angin dan melihat pemandangan selama dilautan. Dan jangan lupa untuk menyiapkan berbagai jenis permainan, buku bacaan dan bahan obrolan untuk mengisi waktu selama perjalan menggunakan Pelni.

Menelisik Sisa Galangan Kapal Terbaik Kala Zaman Majapahit dari Kota Rembang

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Safitri Rochmah lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Safitri Rochmah.

Tertarik menjadi Kolumnis GNFI?
Gabung Sekarang

SR
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini