Mematikan Perangkat Elektronik Saat Hujan Petir, Fakta atau Mitos?

Mematikan Perangkat Elektronik Saat Hujan Petir, Fakta atau Mitos?
info gambar utama

Apakah Kawan langsung mematikan perangkat elektronik saat hujan petir tiba? Menurut kepercayaan, kita harus mencabut semua aliran listrik di rumah ketika terjadi hujan petir. Namun, benarkah begitu?

Aliran listrik memang berbahaya kalau tersambar petir. Oleh karena itu, orang tua kita sering kali menyuruh untuk mematikan semua perangkat elektronik ketika terjadi badai petir.

Mungkin Kawan bertanya-tanya, apakah memang harus dicabut semua? Apa yang terjadi kalau tidak mencabut perangkat elektronik saat hujan petir? Apakah itu fakta atau mitos semata?

Mari simak informasi berikut ini untuk menambah pengetahuan Kawan, ya!

Haruskah Mematikan Perangkat Elektronik Saat Hujan Petir?

Petir | Foto: Dmitry Zvolskiy/Pexels
info gambar

Melansir Cnet.com, menurut Department of Homeland Security, semua perangkat elektronik harus dicabut ketika hujan petir. Hal ini karena sambaran petir di dekat tiang listrik dapat menyebabkan lonjakan listrik dan berpotensi meledak. Tentu Kawan tidak ingin hal ini terjadi, kan?

Misalnya, di Amerika Serikat, menggunakan daya stopkontak 120 volt dan menahan beban maksimal 169 volt. Apabila petir menyambar, daya akan melonjak lebih dari 169 volt dan akan meledak.

Meski lonjakan jarang terjadi, tak ada salahnya antisipasi dengan mencabut semua perangkat elektronik, seperti HP dan TV. Namun, jangan mencabutnya ketika badai petir sudah datang. Bisa-bisa Kawan tersengat listrik. Cabutlah di awal sebelum hujan petir menerjang.

Baca juga: Masih Turun Hujan Meski Sudah Masuk Musim Kemarau, Ini Penjelasan BMKG

Bagaimana Kalau Menggunakan Sekring?

Sekring adalah alat untuk mengamankan arus listrik bila daya melampaui batas maksimum. Banyak orang berpikir kalau sekring mampu menyelamatkan perangkat elektronik saat hujan petir. Nyatanya, sekring tidak bisa melindungi perangkat elektronik dari lonjakan listrik akibat sambaran petir.

Sekring hanya mampu mengatasi lonjakan kecil yang biasanya terjadi pada jaringan listrik. Memang, sekring dibuat untuk mengurangi daya sebelum mencapai perangkat. Namun, tidak berlaku apabila petir menyambar karena lonjakannya sangat besar.

Jadi, lebih baik mematikan perangkat elektonik saat hujan petir sebagai antisipasi lonjakan listrik yang dapat mengakibatkan ledakan.

Bolehkah Mencuci Piring saat Hujan Petir?

Kepercayaan lain saat hujan petir adalah tidak boleh mencuci piring. Fakta atau mitos, ya?

Nyatanya, petir dapat menyambar melalui aliran air. Jadi, tidak disarankan mencuci piring atau berendam ketika hujan petir. Sebisa mungkin hindari kontak dengan air ketika hujan petir berlangsung.

Baca juga: Sering Hujan? Bukan di Bawah Pohon, Begini Cara Berteduh yang Aman

Fakta dan Mitos Saat Hujan Petir

Masih banyak hal yang menjadi pertanyaan ketika hujan petir tiba, antara lain

1. Berlindung di Bawah Pohon Saat Hujan Petir

Tak sedikit orang yang berlindung di bawah pohon saat hujan petir, tetapi hal itu tidak diperbolehkan, ya, Kawan! Tempat paling aman menghindari petir adalah ruang tertutup, seperti rumah.

Pohon justru rawan tersambar petir karena basah. Bila Kawan berlindung di bawah pohon, sangat berpotensi ikut tersambar petir. Jadi, hindari ruang terbuka saat ada petir, ya!

2. Menyentuh Korban Tersambar Petir

Manusia tidak menyimpan aliran listrik yang tersambar petir. Jadi, sangat aman kalau Kawan mau menolong korban sambaran petir. Segera lakukan pertolongan pertama atau panggil bantuan medis untuk membantu korban.

Baca juga: Ritual Manten Kucing, Tradisi Masyarakat Meminta Hujan di Tulungagung

3. Rumah Aman dari Petir

Memang, ketika hujan petir kita disarankan berlindung di rumah. Namun, jauhi jendela atau stopkontak yang berpotensi tersambar, ya, Kawan GNFI! Jangan lupa matikan semua perangkat eletronik untuk menghindari bahaya.

Itulah penjelasan mengapa kita harus mematikan perangkat elektronik saat hujan petir. Selalu waspada dan berlindung di tempat aman ketika hujan petir, ya, Kawan GNFI! Semoga bermanfaat.

Referensi:CNET | Liputan6 | CNBC

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

F
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini