Warkop Legendaris Tung Tau Terbakar, Begini Informasinya!

Warkop Legendaris Tung Tau Terbakar, Begini Informasinya!
info gambar utama

Apakah Kawan sudah tahu tentang warung kopi legendaris Tung Tau? Berdiri sejak 1938, Warung Kopi Tung Tau di Sungailiat, Bangka, mengalami kebakaran beberapa waktu yang lalu. Penyebab dari kebakaran tersebut bermula dari kobaran api di kompor sebelah ke tabung gas yang hendak dipasang oleh karyawan.

Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi berakibat pada kerusakan sebagian properti warung. Hal ini dilansir dari republika.co.id, kerugian dari kebakaran tersebut ditaksir senilai jutaan rupiah.

"Meskipun tidak ada korban jiwa dan luka-luka, kebakaran mengakibatkan sebagian properti dan peralatan warung dalam ruangan ludes dengan kerugian ditaksir jutaan rupiah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Ridwan, pada 22 Januari 2023.

Secara detail, kebakaran ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Pada akhirnya, kebakaran di warung kopi legendaris ini berhasil dipadamkan oleh salah satu karyawan di sana. Meskipun begitu, kebakaran tersebut sempat menjadi perhatian bagi warga karena letak Warung Kopi Tung Tau yang cukup strategis.

Karena itu, Ridwan selaku Kepala BPBD mengimbau kepada warung kopi lain termasuk restoran atau kafe untuk mengutamakan keselamatan kerja. Dilansir dari antaranews.com, menurut Ridwan, warga sebaiknya menempatkan gas dari jangkauan api, menggunakan regulator gas berlabel SNI, dan memperhatikan instalasi jaringan listrik, serta menyediakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan).

Baca juga: Warkop Kian Mendunia, Kini Hadir di New York Amerika Serikat

Sekilas tentang Warung Tung Tau

Warung Kopi Tung Tau
info gambar

Dilansir dari situs resmi waroengtungtau.com, Warung Tung Tau adalah warung kopi legendaris yang berdiri pada 1938. Pusat warung ini terletak di Sungailiat, Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Saat ini, Warung Tung Tau telah memiliki 6 cabang yang masing-masing tersebar di Kepulauan Bangka Belitung.

Menu yang terkenal di warung legendaris ini adalah Kopi O dengan racikan khas turun-temurun. Untuk makanannya, menu yang terkenal adalah roti panggang dan pantiau kuah (olahan tutut).

Pada awalnya, Warung Tung Tau berdekatan dengan industri timah di Bangka. Tidak heran, warung ini pernah menjadi tempat nongkrong bagi para pekerja tambang. Bahkan, para pejabat Belanda dan Jepang sering berkunjung untuk menikmati sajian kopi di Warung Tung Tau.

Warung ini sudah dikelola oleh tiga generasi. Generasi pertama yang merupakan pencetus nama dari Warung Tung Tau, yakni Fung Fung Tau. Lalu, generasi kedua (1950) dipimpin oleh Budjang Bunawan yang kemudian usahanya ini dilanjutkan oleh istrinya, Maria Matali, pada 1980.

Sejak tahun 2010, generasi ke-3 muncul yang dipimpin oleh Tedy, anak bungsu dari pasangan Budjang Bunawan dan Maria Matali. Lalu, untuk Warung Tung Tau cabang Pangkal Pinang dikelola oleh Mariany yang merupakan anak sulung dari Budjang Bunawan dan Maria Matali.

Baca juga: Di Balik Nikmatnya Kopi, Ada Daya Tarik Wisata yang Menarik

Soal desain interiornya, Kawan akan melihat beberapa interior khas zaman dulu. Ini akan menyajikan beberapa kenangan untuk bernostalgia bagi para penikmat lama Warung Kopi Tung Tau. Tidak hanya itu, Kawan juga bisa membawa pulang buah tangan berupa kopi dan camilan lain khas Bangka di warung kopi ini.

Kawan juga tidak perlu khawatir masalah jam buka warung ini. Sebab, Warung Tung Tau buka selama 24 jam, kecuali cabang di Bandara Depati Amir. Kalau begitu, Kawan bisa menikmati cita rasa otentik dari kopi yang melegenda di Bangka ini kapan saja. Jadi, jangan lupa mampir ke Warung Tung Tau, ya!

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AR
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini