Perusahaan konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), tengah mempersiapkan pembangunan pabrik perakitan gerbong (rolling stock) kereta cepat (highspeed railway/HSR). Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut proyek pembangunan kereta cepat rute Jakarta-Bandung.

Sahala mengungkapkan tim dari China juga akan terlibat selaku produsen rolling stock. “Mereka (tim dari China) sudah datang, lengkap, untuk mempersiapkan bagaimana supaya pembangunan (assembly plant) jadi nyata,” ujarnya.

Selain untuk pembangunan pabrik perakitan rolling stock HSR, pabrik itu juga akan dipersiapkan untuk pembangunan gerbong kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) maupun Mass Rapid Transit (MRT).

Sayangnya, Sahala belum bisa membocorkan pihak-pihak yang nantinya terlibat maupun perkiraan besaran investasi yang dibutuhkan untuk membangun pabrik yang rencananya akan dibangun di Surabaya itu. Namun demikian, Sahala bisa memastikan pabrik perakitan gerbong itu akan melibatkan produsen gerbong kereta pelat merah PT INKA.

“Ini nanti akan dibentuk perusahan baru, mungkin, atau jadi anak perusahaan ini (perusahaan joint venture antara China dan Indonesia) tetapi INKA akan ikut di sana,” ujar Sahala.

Sebelumnya, demi membangun proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, empat perusahaan pelat merah telah membentuk PSBI sebagai anak usaha baru. Keempat BUMN itu antara lain PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., PT Kereta API Indonesia (KAI), PT Perkebunan Nusantara VIII, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. cnnindonesia.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu