Peradaban Baru Dunia Listrik Indonesia

Peradaban Baru Dunia Listrik Indonesia
info gambar utama

Pengerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap, Sulawesi Selatan terus dipercepat dan ditargetkan beroperasi akhir tahun ini.

Terbaru adalah kehadiran proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap. Baling-baling kincir angin PLTB Sidrap telah tiba di Pelabuhan Nusantara Parepare, Selasa (12/9). Inilah PLTB terbesar di Indonesia.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meninjau pemasangan peralatan raksasa Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), berupa rumah turbin Gamesa G114-2,5 MW dan pusat baling-baling di lokasi megaroyek, besok Kampung Pabberesseng, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watangpuly, Kabupaten Sidrap.

PLTB Sidrap tersebut, mampu menghasilkan 7 megawatt listrik per satu tiang. Dan tiang PLTB seluruhnya, disediakan 30 tiang yang akan menghasilkan 210 megawatt listrik.

Komponen utama untuk PLTB yang diklaim terbesar di Indonesia tersebut, diangkut menggunakan kapal BBC Congo selama 50 hari dari pelabuhan Bilbao, Spanyol.

Kelistrikan wilayah Sulselrabar saat ini mencapai 1.250 MW dan beban puncak mencapai 1050 MW. Dengan adanya PLTB Sidrap PLN masih memiliki cadangan daya 200 MW yang dapat memasok ke pelanggan.

Gamesa G114-2.5 MW Turbine | nawindpower
info gambar

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, Indonesia memiliki potensi energi angin memcapai 16 gigawatt atau 16.000 megawatt.

Pemerintah telah membuat roadmap potensi energi angin Indonesia. Dalam roadmap tersebut, daerah yang berpotensial untuk dikembangkan adalah Indonesia bagian timur, seperti Papua, Maluku dan Sulawesi Selatan.

Baling-baling (Blade) kincir angin Pembangkit Listrik Tenaga Bayao (PLTB) Sidrap sudah tiba di Pelabuhan Nusantara Parepare, Selasa (12/9/2017) | Tribun Makassar
info gambar

Dominasi energi baru terbarukan terus bertambah setelah pemerintah menerbitkan regulasi baru tentang penetapan tarif jual listrik. Pemerintah semakin optimistis mencapai target energi terbarukan 23% pada 2025.

Gamesa G114 - 2.5MW | indolinkenglish.wordpress.com
info gambar

Setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM no.50/2017 tentang Pemanfataan Energi Baru Terbarukan untuk Tenaga Listrik atas perubahan Permen 12/2017, tercatat sudah 64 perusahaan pengembang swasta atau independent power producer (IPP) yang menandatangani jual beli listrik atau power purchase agreement (PPA) dengan PT PLN.

Total daya yang akan dihasilkan dari pembangunan tersebut mencapai 548,57 megawatt (MW).

Permen ESDM 50/2017 juga mengatur perubahan formula harga pembelian tenaga listrik dari PLTS Fotovoltaik, PLTB, PLTBm dan PLTBg.

Harga patokan pembelian tenaga listrik semula sebesar sama dengan BPP Pembangkitan di sistem ketenagalistrikan setempat, menjadi ditetapkan berdasarkan kesepakatan para pihak.

Total pembangkit tenaga listrik dari energi terbarukan yang telah menandatangani PPA sebesar 548,57 MW dari total pembangkit 18.900 MW yang telah menandatangi PPA.

Sumber : Bisnis.com | Rakyatku News | Tribun Makassar

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Akhyari Hananto lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Akhyari Hananto.

Terima kasih telah membaca sampai di sini