Nama Indonesia kembali harum di tingkat internasional. Kali ini prestasi dipersembahkan oleh kontingen Gerakan Pramuka yang berhasil meraih empat gelar di ajang Jambore tingkat ASEAN. Jambore tersebut diselerenggarakan di Tagum City, Filipina.

Diberitakan oleh Republika (03/12) Gerakan Pramuka meraih empat gelar di beberapa kegiatan berbeda. Yakni ASEAN Scout Got Talent, Disaster Risk and Rescue Management (P3K), Cultural Stree Dancing, dan Cultureal Night.  Di setiap kegiatan tersebut kontingen Indonesia berhasil menunjukkan bahwa Pramuka Indonesia memang memiliki kualitas. 

Dalam kegiatan ASEAN Scout Got Talent, Gerakan Pramuka meraih juara tiga. Meski hanya meraih juara ketiga, Indonesia merupakan satu-satunya dari 10 negara yang menjadi juara sebab posisi pertama dan kedua ditempati oleh tuan rumah Filipina. 

"Juara satu dan duanya dari Filipina karena mereka campur sama lokal. Tapi dari 10 negara peserta, hanya Indonesia yang lolos," ujar Pimpinan Kontingen Indonesia, Achmad Mardiyanto. 

Dalam kegiatan Disaster Risk and Rescue Management, Gerakan Pramuka meraih juara dua. Perwakilan Indonesia harus mengakui keunggulan kontingen Malaysia, sementara di posisi ketiga ditempati oleh perwakilan Thailand. 

"Alhamdulillah di kategori ini kita dapat juara dua meski dengan perlengkapan yang sederhana," ungkap Mardiyanto.

Sementara di kegiatan Cultural Street Dancing, wakil Indonesia menampilkan Tari Lengger Lanang dari Banyumas, Jawa Tengah. Lewat tarian yang sering digunakan dalam tradisi pesta ini, Gerakan Pramuka berhasil meraih juara ketiga. 

Sedangkan di kegiatan malam budaya atau Cultural Night yang ditampilkan pada malam penutupan, Indonesia menampilkan Pesona Daya Musi dari Sumatra Selatan. Lewat tradisi yang berkaitan dengan sungai Musi ini merah putih mendapatkan juara dua. 

Meski Indonesia belum mendapatkan kesempatan menjadi juara utama pada empat kegiatan utama tersebut, Gerakan Pramuka dinilai sebagai kontingen yang menonjol. "Secara keseluruhan Alhamdulillah kita mendapatkan anugerah sebagai Biggest Delegation (International) Champions and Best Costume Grand Campfire," kata Mardiyanto. 

Gerakan Pramuka Indonesia saat menerima penghargaan Jambore ASEAN 2017 (Foto: dok. humas Kwarnas Pramuka)
Gerakan Pramuka Indonesia saat menerima penghargaan Jambore ASEAN 2017 (Foto: dok. humas Kwarnas Pramuka)

Berkat prestasi ini, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyampaikan ucapan selamat kepada Pramuka yang sudah bekerja keras memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama Indonesia di kegiatan Jambore ASEAN. Ia mengatakan, juara bisa diraih karena ada kepercayaan diri yang tinggi antara pembina dan pesertanya.

"Selamat untuk kalian yang telah mengharumkan nama baik bangsa melalui wadah Gerakan Pramuka. Kakak bangga kalian sudah berhasil menggenalkan kebudayaan Indonesia yang tinggi dan luhur itu dengan beragam tarian tradisional. Di tangan kalianlah budaya Indonesia akan terus dijaga dan dilestarikan," ujar Adhyaksa.

Jambore ASEAN ini diadakan sejak 27 November hingga 2 Desember 2017 di Energy Park, Apokon, Tagum City, Davao El Norte Filipina. Kegiatan ini diikuti 29.500 peserta dari 10 negara-negara anggota ASEAN. Di setiap even Jambore baik ASEAN maupun dunia, Indonesia selalu menjadi kontingen terbanyak. Dalam Jambore ASEAN ke-6 ini, Kontingen Indonesia mencapai 155, sementara Malaysia 100 orang.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu