Indonesia memang dikenal sebagai negara dengan keanekaragaman hayati yang sangat kaya. Berbagai spesies tumbuhan dan hewan ada di Indonesia. Namun karena beranekaragamnya flora dan fauna di Indonesia, membuat penelitian cukup sulit dilakukan dalam satu tempat, karena itulah kemudian muncul kebun raya yang berfungsi sebagai kebun berkumpulnya spesimen-spesimen hidup flora dan fauna. Kabar menggembirakannya, Indonesia pada tahun 2020 akan memiliki kebun raya baru di Kalimantan. 

Sebagaimana diberitakan ANTARA (10/2) kebun raya baru tersebut akan terletak di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Pemkab Kotawaringin Timur sendiri telah menargetkan pada tahun 2020 kebun raya terbesar di Indonesia dapat dibuka untuk umum. 

"Tahun 2018 ini masih penataan, tahun 2019 mulai dibuka spot-spot yang sudah selesai dan tahun 2020 dicoba launching. Makanya jalan dulu untuk disiapkan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kotawaringin Timur, Sanggul Lumban Gaol. 

Sanggul mengungkapkan tahun ini pemerintah daerah telah melibatkan perusahaan swasta untuk turut membantu pembangungan Kebun Raya Sampit. Setidaknya saat ini telah ada sembilan swasta yang turut membangun jalan akses kebun raya sepanjang 17 kilometer. Pembangunan ini telah berjalan 80 persen dan akan segera selesai. 

Peran swasta juga tidak hanya dalam hal pembangunan, tetapi juga dalam hal sumbangan biota. Seperti sebuah perusahaan kayu swasta yang membantu pembibitan berbagai jenis kayu asli Kalimantan. Perusahaan itu juga akan menyiapkan tenaga ahli untuk merawat tanaman hingga tumbuh, kemudian dihibahkan kepada pemerintah daerah sebagai aset Kebun Raya Sampit. 

Sementara itu, lembaga yang mengelola kebun raya di Indonesia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) juga membantu sejak awal pembangunan dan turut mengembangkan taman dengan berbagai tanaman. LIPI juga telah menempatkan tim peneliti untuk membantu proyek ini sehingga diharapkan hasilnya dapat maksimal. 

"LIPI mengakui Kebun Raya Sampit letaknya paling strategis. Ini kebun raya terbesar, pemerintah daerah berharap yang meresmikan minimal adalah menteri atau kalau bisa presiden," harap Sanggul. 

Kebun Raya Sampir sendiri terletak di antara kawasan Jalan Jendral Sudirman Sampit dengan Pangkalan Bun kilometer 31. Luas kebun raya ini mencapai 607 hektare dan sebagian besar masih merupakan kawasan hutan alami. Nantinya, kebun raya in imemiliki hutan mangrove atau bakau yang bisa menjadi objek wisata. 

Selain itu kebun raya ini juga akan menjadi pusat konservasi tumbuhan kalimantan dengan 155 jenis tumbuhan, 23 jenis burung, serta tanaman buah lokal. Tanaman yang akan menjadi ikon di kebun raya ini adalah pohon damar Borneo (Agathis borneensiswarb). 

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu