Bandung Bikin Konsep Pariwisata Halal

Bandung Bikin Konsep Pariwisata Halal

Alun-Alun Bandung/Metrotvnews.com

Mastercard-CrescentRating kembali meluncurkan hasil studi Global Muslim Travel Index (GMTI). Dalam studi tahun ini, Indonesia berada di peringkat ke-dua sebagai destinasi wisata halal populer di dunia. Pada tahun 2017, tercatat ada 131 juta wisatawan Muslim yang bepergian ke beberapa destinasi wisata halal, salah satunya Indonesia.

Sebelumnya, pemerintah Sumatera Barat menerapkan pariwisata halal yang telah dilakukan NTB yaitu membuat program untuk memfasilitasi sertifikasi halal bagi para pelaku di industri pariwisata.

Dikutip dari The Jakarta Post, Bandung mengincar pengunjung muslim dengan konsep pariwista halal. "Pariwisata halal adalah konsep pariwisata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pengunjung Muslim selama liburan mereka," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bali, Dewi "Kenny" Kaniasari di Bandung.

Kenny menambahkan bahwa pemerintah kota berusaha untuk menarik setidaknya 5 juta wisatawan pada tahun 2019 setelah pelaksanaan program pariwisata halal. Target itu bisa dicapai, tambahnya, mengingat meningkatnya populasi Muslim secara global, terutama mereka yang muda, berpendidikan dan berpenghasilan tinggi. Sementara itu, Bandung juga memiliki apa yang diperlukan untuk memancing mereka, katanya.

"Bandung sudah memiliki 3As untuk ditawarkan dalam wisata halal: atraksi seperti pertunjukan angklung yang secara rutin diadakan di Saung Angklung Udjo; aksesibilitas, karena dapat dicapai dengan pesawat, kereta api dan mobil, dan fasilitas, karena menawarkan berbagai pilihan akomodasi, restoran dan tempat-tempat belanja, "kata Kenny, menambahkan bahwa agensi juga akan memprioritaskan restoran-restoran bersertifikat halal, pusat-pusat fashion dan ruang-ruang doa.

Rencana administrasi untuk membentuk tim khusus untuk mendorong implementasi program yang cepat.

Berdasarkan data agensi, kota itu menyambut 6,96 juta pengunjung pada 2017 dan menargetkan untuk meningkatkan jumlah itu setidaknya 10 persen tahun ini. (kes)


Sumber: The Jakarta Post, CNN Indonesia

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang60%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi20%
Pilih TerpukauTerpukau20%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Inilah Maskapai-maskapai Paling Tepat Waktu di Asia Tenggara di Bulan Juni 2018 Sebelummnya

Inilah Maskapai-maskapai Paling Tepat Waktu di Asia Tenggara di Bulan Juni 2018

Perbedaan Cara Pembuatan Batik Selanjutnya

Perbedaan Cara Pembuatan Batik

Febinska Fahmi
@febinska

Febinska Fahmi

I’m Febinska, creative director in Captivate

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.