Indiskop, Bioskop Murah Untuk Segala Kalangan

Indiskop, Bioskop Murah Untuk Segala Kalangan

Prosesi peresmian Indiskop, Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara pada 7 oktober 2019 | foto: mediatransperncy.com

Pada senin (7/10) Indiskop, bioskop murah yang berada di Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Bioskop tersebut sebelumnya telah beroperasi sejak 21 juni 2019 dengan tarif yang cukup terjangkau, yaitu RP. 15000 untuk dewasa dan RP. 5000 untuk anak-anak

Bioskop tersebut merupakan hasil kerjasama antara Perumda Pasar Jaya, PT kreasi Anak Bangsa (Keana Films-Production) dan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) yang didukung oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) serta Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) 56.

Dilansir dari kompas.com adanya bioskop murah yang berlokasi ditengah pasar tersebut diharapkan Anies dapat memperluas kesempatan bagi berbagai lapisan masyarakat untuk bisa mendapatkan hiburan. Ia juga berharap pembangunan serupa di lokasi-lokasi lain kedepannya dapat diterima dengan baik.

Bioskop yang groundbreaking-nya dimulai pada November 2018 tersebut saat ini memiliki dua studio dengam empat jam tayang dalam sehari yang masing-masing studionya dapat menampung hingga 112 orang. Selain itu untuk melengkapi pelayanan terhadap pengunjung, hingga kini telah siap 12 tenan Usaha Miro, Kecil, Menengah (UMKM) yang saat ini telah terisi oleh dua penjual.

Sejak mulai beroperasi bioskop ini telah menayangkan film-film lawas Indonesia. Kedepannya pemutaran film pun akan dikembangkan dengan menarik film di bioskop besar namun tetap dibatasi dengan film-film asal Indonesia yang juga di sortir kembali nilai-nilainya.

Beberapa film yang pernah diputar di Indiskop | foto: katadata.co.id

Bioskop ini menyuguhkan fasilitas audio dan layar yang tak kalah dengan bioskop pada umumnya. Ruangannya pun diisi dengan pendingin ruangan dan kamera CCTV yang terpasang di beberapa sudut ruangan.

Ruang bioskop yang ada di Indiskop | foto: katadata.co.id

Selain ruang menonton, Indiskop juga memiliki beberapa ruang kreatif dan edukasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Dilansir dari cnnindonesia.com Almi Rusdi selaku Manajer Operasional Indiskop menyatakan ruang-ruang tersebut dapat digunakan untuk tempat bedah film hingga workshop.

Selain diharapkan sebagai sumber hiburan dan ruang interaksi masyarakat, berdirinya Indiskop juga diharap dapat meningkatkan pendapatan pejual yang ada di pasar. Dilansir dari Tempo.co Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasarudin mengungkapkan harapannya agar Indiskop dapat menjadi magnet pada minat masyarakat untuk berkunjung sehingga bisa berimbas pada pedagang sekitar.

Kedepannya harga tiket Indiskop akan naik menjadi RP.18000 di hari biasa dan RP. 25000 di akhir pekan, namun harga promosi yang cukup terjangkau masih bisa dinikmati hingga bulan Desember 2019. Pembangunan program bioskop murah pun rencananya akan dilakukan kembali oleh Pemerintah Provinsi Jakarta. Pasar Kenari, Senen adalah salah satu rencana lokasi pembangunan yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

sumber : kompas.com|tempo.co|cnnindonesia.com

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Pak Tatang : Tunanetra yang Berhasil Bangun SLB Sebelummnya

Pak Tatang : Tunanetra yang Berhasil Bangun SLB

Ketika Kain Tenun Mengangkasa Bersama Srikandi Bangsa Selanjutnya

Ketika Kain Tenun Mengangkasa Bersama Srikandi Bangsa

Ariefiani Harahap
@ariefiani_elf

Ariefiani Harahap

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.