Gaikindo Pastikan GIIAS 2020 Digelar September dan Oktober

Gaikindo Pastikan GIIAS 2020 Digelar September dan Oktober

Pameran GIIAS 2019 di ICE BSD Tangerang | Shutterstock @ardiwebs

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kawan GNFI penggila otomotif, ada kabar baik datang dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Pihak Gaikindo memastikan bahwa akan tetap menggelar pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada tahun ini.

Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, mengatakan bahwa keputusan ini sudah menimbang dan merupakan hasil kesepakatan bersama para anggota Gaikindo.

''Kami harus berpikir kedepan, bahwa berbagai faktor harus kami prioritaskan, seperti kesehatan dan keselamatan masyarakat, kondisi perekonomian negara, dan selain itu kami juga harus memikirkan kepentingan industri, bahwa industri otomotif akan membutuhkan waktu untuk recovery, namun juga membutuhkan ajang untuk bangkit kembali,'' beber Nangoi dalam laman Gaikindo.or.id, Selasa (5/5/2020).

Sementara Ketua III Gaikindo sekaligus Ketua Penyelenggara GIIAS, Rizwan Alamsjah, mengungkap beberapa penyesuaian tersebut mencakup pergeseran tanggal penyelenggaraan dan pengurangan durasi pameran, khususnya untuk GIIAS yang dilaksanakan Surabaya 2020.

Lebih jauh Rizwan menyebut bahwa rencana itu berdasarkan prediksi tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah, serta menimbang waktu persiapan yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan pameran berkala internasional tersebut.

Gaikindo kembali memberikan keyakinan kepada produsen, manufaktur, perusahaan pembiayaan, dan aftermarket, bahwa penyelenggaraan GIIAS 2020 ini akan menjadi ajang yang paling tepat untuk membangkitkan kembali industri otomotif Indonesia yang lesu akibat terdampak pandemi.

Kemudian Gaikindo juga menegaskan bahwa pelaksanaan GIIAS pada tahun ini adalah bukti konsistensi dan upaya industri otomotif untuk terus bergerak maju, terutama bagi masyarakat Indonesia.

''Semoga pandemi Covid-19 ini dapat segera teratasi dan kita semua dapat Kembali beraktifitas memajukan industri dan masyarakat dapat menikmati sajian yang terbaik dari GIIAS 2020 The Series,'' harap Rizwan.

Ajang GIIAS The Series sejatinya menjadi ajang dipamerkan atau diluncurkannya kendaraan terbaru, maupun teknologi kendaraan masa depan.

Pada tahun-tahun sebelumnya, pameran ini diikuti tak kurang dari 30 peserta dari berbagai jenama mobil dan motor, serta ratusan produk aftermarket.

giias 2020
Pengenalan teknologi kendaraan masa depan yang selalu hadir pada setiap pameran GIIAS | Shutterstock @Creativa Images

Waktu Dimundurkan

Terkait pelaksanan, pihak Gaikindo memutuskan untuk memundurkan waktu pelaksanaan GIIAS 2020. Selain itu, diputuskan pula untuk diselenggarakan pada dua kota saja.

GIIAS The Series 2020 akan dimulai di kota Surabaya, atau tepatnya di Grand City Convention Exhibition Surabaya pada 2-6 September (5 hari), berubah dari perencanaan awal pada 20-29 Maret (10 hari).

Sementara untuk pameran utamanya yang bertajuk The 28th GIIAS 2020, bakal digelar di Indonesia Convention Exhibtion (ICE), BSD City, Tangerang pada 22 Oktober–1 November (11 hari), berubah dari rencana awal yang direncanakan pada 7-17 Agustus.

Perubahan tanggal pameran ini telah melalui beberapa langkah pengamatan dan estimasi yang dilakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran virus Corona.

''Kami harus membuat penyesuaian untuk fokus memenuhi kebutuhan industri dan tetap memprioritaskan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Kami mencapai kesimpulan bahwa menggeser tanggal penyelenggaraan adalah pilihan terbaik,'' terang Rizwan lagi.

Gaikindo percaya bahwa dengan penyesuaian waktu pameran GIIAS The Series, akan tetap menjadi pilihan terbaik bagi para Agen Pemegang Merek (APM) industri otomotif untuk kembali bangkit dan menunjukkan semangat pencapaian lewat berbagai produk dan inovasi anyar.

Tentunya hal itu ditujukan untuk tetep memenuhi kebutuhan informasi dan teknologi kendaraan terbarukan bagi masyarakat luas.

Fokus di Dua Tempat

Dipilihnya dua tempat diselenggarakan GIIAS pada tahun ini bukan tanpa alasan. Dua tempat itu dinilai mampu memberikan kontribusi maksimal atas pameran industri otomotif itu.

Padahal, lazimnya GIIAS The Series pada tahun-tahun sebelumnya diselenggarakan di empat kota, yakni Surabaya, Medan, Makassar, dan Tangerang.

Merujuk data tahun lalu, jumlah pengunjung GIIAS di kota Medan membukukan catatan 20.096 pengunjung, sedangkan GIIAS Makassar 25.323 pengunjung.

Sementara di kota Surabaya dan Tangerang, pameran yang dilaksanakan di dua kota itu berhasil menghabiskan masing-masing 55.531 dan 472.956 lembar tiket.

"Kami memutuskan untuk berupaya tetap melangsungkan GIIAS 2020, konsentrasi ke dua penyelenggaraan, tentunya dengan beberapa penyesuaian," tegas Rizwan.

Atas dasar data serta keterbatasan waktu itulah pihak Gaikindo akhirnya menghilangkan pemeran GIIAS 2020 di kota Medan dan Makassar, namun berjanji akan kembali menggelar di dua kota itu pada tahun depan.

Belum Menentukan Target

Meski memastikan tetap melaksanakan pameran GIIAS tahun 2020 ini, namun Gaikindo belum menentukan target, baik dari nilai transaksi maupun target pengunjung.

Namun jika melihat pencapaian pada lima tahun terakhir--2015 sampai 2019--dari data Gaikindo, GNFI mencatat bahwa nilai transaksi pada kurun itu cenderung meningkat, dari angka Rp5 miliar hingga Rp7 miliar.

Sementara soal jumlah pengunjungnya relatif seragam, yakni tak menurun atau melampaui dari angka 400 ribuan orang.

data transaksi giias
Tabel nilai transaksi dan jumlah pengunjung GIIAS kurum lima tahun terakhir

Merujuk data di atas, dalam lima tahun terakhir jumlah transaksi terbesar yang dibukukan Gaikindo ada pada tahun 2017 dengan nilai Rp7,2 triliun.

Sementara jumlah pengunjung terbanyak dalam kurun itu diraih pada GIIAS tahun 2019 dengan catatan 472 ribu lebih pengunjung.

Baca juga:

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Jadi Smart Airport, Hotel Kapsul Sekarang Tersedia di Terminal 2 Bandara Soetta Sebelummnya

Jadi Smart Airport, Hotel Kapsul Sekarang Tersedia di Terminal 2 Bandara Soetta

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk? Selanjutnya

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk?

Mustafa Iman
@mustafa_iman

Mustafa Iman

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.