Biar Anti Mainstream, Ini Dia 5 Cara Kreatif Bagi-Bagi THR

Biar Anti Mainstream, Ini Dia 5 Cara Kreatif Bagi-Bagi THR
info gambar utama

Penulis: Habibah Auni

Saat Hari Idulfitri tiba, orang-orang menyambutnya dengan penuh sukacita. Banyak sekali tradisi yang dilakukan, mulai dari saling bermaafan, mengunjungi rumah tetangga dan sanak saudara, bagi-bagi makanan,sampai yang paling ditunggu ialah bagi-bagi THR.

Bagi anak-anak, mendapatkan amplop berisi uang THR saat hari raya memang sangat menyenangkan. Tidak peduli berapapun nominalnya. Namun, agar pemberian THR semakin berkesan, Kawan GNFI bisa juga lho melakukan sejumlah ide kreatif agar anak-anak merasa senang.

Biasanya pembagian THR ditaruh dalam sebuah amplop kecil beraneka warna, tapi kini tidak lagi. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membagikan THR yang anti-mainstream.

Voucher Belanja atau Makan

Voucher Makanan | Foto: id.carousell.com
info gambar

Selama ini sangat jarang orang-orang yang membagikan THR dengan voucher, karena rata-rata menggunakan uang. Sejak jauh-jauh hari, biasanya hampir semua orang sibuk mencari jasa penukaran uang agar mereka bisa mendapat uang dalam jumlah yang kecil, tapi banyak demi memudahkan pembagian THR.

Namun, kini Kawan dapat menggantinya dalam bentuk voucher. Entah itu voucher makanan, voucher belanja, bahkan bisa juga voucher paket data internet. Jadi lebih anti mainstream, kan?

THR pada Sebatang Cokelat

Cokelat | Foto: Detik Health
info gambar

Cokelat menjadi makanan yang sangat familiar di telinga kita dan hampir semua orang menyukainya. Kawan GNFI bisa menggunakan ide ini agar konsep pembagian THR tidak monoton seperti lebaran yang tahun lalu.

Uang bisa saja diselipkan pada sebatang cokelat dan diikat atau diberi plastik kecil agar semakin rapi dan mengagumkan. Hampir semua anak-anak dan orang dewasa menyukai camilan tersebut, jadi tak ada salahnya jika melakukan kreasi dengan camilan cokelat ini.

Menyisipkan THR pada Permen

Permen | Foto: Liputan6.com
info gambar

Selain pada sebatang cokelat, membagikan uang THR juga bisa dikreasikan dengan sebatang permen, dan akan membuat anak-anak yang menerimanya semakin kegirangan. Pasalnya, hampir semua anak-anak menyukai permen dan tentu saja itu membuat mereka bahagia menerima permen saat lebaran.

Ada banyak pilihan permen yang bisa dijadikan sebagai alternatif. Beberapa orang menggunakan permen susu, permen kaki dan sejenisnya agar lebih mudah dan mengikatkan uang THR di tusuk permen tersebut.

Bentuk Gantungan Kunci atau Buket Bunga

Gantungan Kunci | Foto: jogjaasik.com
info gambar

Selain 3 cara di atas, membagikan THR dalam gantungan kunci yang lucu juga bisa menjadi ide kreatif agar pembagian THR tidak membosankan. Gantungan kunci bisa dipakai di tas, kotak pensil, lemari dan sebagainya, apalagi jika bentuknya sangat lucu serupa dengan boneka atau tokoh kartun lainnya.

Bukan hanya itu saja, membagikan uang THR bisa juga dilakukan dalam amplop berbentuk buket bunga sehingga semakin menarik dan terlihat kreatif. Ada banyak amplop dengan bentuk buket bunga yang bisa dibeli di pasaran atau dibuat sendiri.

Diselipkan dalam Alat Tulis

Alat Tulis | Foto: Tribun Bali
info gambar

Alat tulis adalah salah satu hal yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak, apalagi jika mereka masih duduk di bangku sekolah. Untuk itu, Kawan GNFI bisa mencoba membagikan uang THR yang diselipkan di alat tulis seperti misalnya pulpen atau pensil.

Selain kreatif, pulpen atau pensil juga akan sangat bermanfaat bagi mereka ke depannya. Apalagi bisa dibilang cara ini cukup praktis dan tidak membutuhkan amplop. Tinggal ikat uang tersebut di pensil atau pulpen dan berikan kepada anak-anak.

Tradisi memberikan uang lebaran memang sudah menjadi hal yang melekat kuat di dalam budaya Indonesia saat hari raya tiba. Menyaksikan mereka tersenyum senang karena mendapatkan hadiah merupakan suatu kebahagiaan tersendiri, jadi tak heran jika sampai sekarang masih banyak yang melakukannya.*

Referensi: IDN Times | Pikiran Rakyat

Baca Juga:

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini