Deretan Provinsi dengan Proyek Investasi Asing Terbanyak Q1 2021, Jabar Paling Bergairah

Deretan Provinsi dengan Proyek Investasi Asing Terbanyak Q1 2021, Jabar Paling Bergairah
info gambar utama

Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak keempat di dunia dengan jumlah tenaga kerja yang besar dan sumber daya alam yang berlimpah. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang sangat menjanjikan untuk berinvestasi.

Berdasarkan Rencana Strategis Penanaman Modal 2015-2019, Pemerintah Indonesia menetapkan sektor prioritas investasi, yaitu infrastruktur, agrikultur, industri, maritim, pariwisata, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri, serta ekonomi digital.

Sektor-sektor ini sangat terbuka untuk Penanaman Modal Asing (PMA) atau Foreign Direct Investment (FDI), tentunya dengan memperhatikan pedoman investasi yang tercantum dalam Peraturan Presiden No. 44 Tahun 2016 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal.

Dampak dari perizinan PMA yang dilakukan secara maksimal, dapat membuka lapangan pekerjaan secara luas. Selain itu, masuknya investasi asing juga membawa pengetahuan teknologi baru atau transfer teknologi ke Indonesia.

Hal itu berdampak pada peningkatan pendapatan negara melalui pajak, dan terciptanya hubungan antara lingkup dua negara juga menjadi manfaat dari realisasi investasi PMA.

Gelontorkan Dana Fantastis, Ini Negara dengan Investasi Terbesar di Indonesia

Singapura masih menjadi negara paling getol dalam berinvestasi di Indonesia

Singapura menjadi negara dengan realiasi investasi terbesar di Indonesia sepanjang Q1 2021. Total investasi Singapura mencapai nilai 2,6 miliar dalr AS. © Creativa Image/Shutterstock
info gambar

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kembali merilis data realisasi investasi PMA yang mencapai 50,8 persen pada periode Januari hingga Maret Tahun 2021. Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020, maka dapat dikatakan pendanaan meningkat 14 persen dari Rp98 triliun menjadi Rp111,7 triliun.

Realisasi investasi asing sebesar 50,8 persen menunjukkan tumbuhnya kepercayaan dunia atas iklim investasi serta potensi investasi di Indonesia, walaupun di saat pandemi Covid-19 sekalipun.

Berdasarkan laporan kegiatan PMA di tahun 2021, Singapura masih menjadi negara urutan pertama yang membukukan realisasi investasi terbesar di Indonesia, dengan nilai 2,6 miliar dalar AS. Kemudian ada Tiongkok sebesar 1 miliar dolar AS, Korea Selatan 900 juta dolar AS, Hongkong 800 juta dolar AS, dan Swiss untuk pertama kalinya masuk peringkat ke-5 besar dengan investasi mencapai 466,2 juta dolar AS.

Penyaluran investasi asing tersebut banyak meminati Provinsi Jawa Barat, tercatat dalam periode Januari hingga Maret 2021 pendanaan yang masuk mencapai 1.445,1 juta dolar AS dengan 3.083 proyek.

“Jawa Barat mendapatkan porsi terbanyak dari 5 PMA penyumbang utama capaian realisasi periode ini. Pertama dari investasi di sektor kendaraan bermotor yang akan memproduksi kendaraan mesin listrik serta pembangunan infrastruktur kereta cepat. Kedua proyek ini akan menjadi salah satu batu loncatan meningkatkan potensi Indonesia di mata dunia,” ujar Bahlil Lahadalia dalam Bkpm.go.id (26/4/2021)

Meski Dihantam Pandemi, Indonesia Tetap Seksi di Mata Investor

Provinsi dengan jumlah proyek investasi asing terbanyak pada Q1 2021

Provinsi dengan jumlah proyek investasi asing terbanyak pada Q1 2021 | GNFI
info gambar

Adapun total realisasi investasi PMA di 34 Provinsi di Indonesia mencapai 13.010 proyek pada periode Q1 2021 (Januari-Maret 2021), sedangkan satu tahun sebelumnya (Q1 2020) hanya mencapai 6.803 proyek.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), berikut GNFI sajikan 10 Provinsi dengan lokasi proyek investasi Penanaman Modal Asing (PMA) terbanyak pada periode Januari hingga Maret 2021.

1. Jawa Barat

Provinsi paling gencar mendapat dana investasi ditempati oleh Jawa Barat. Realisasi PMA Jabar mencapai 3.083 proyek dengan nilai 1.445,1 juta dolar AS. Itu artinya, Jawa Barat menjadi provinsi paling bergairah untuk iklim investasi di Indonesia.

2. DKI Jakarta

Peringkat kedua diisi oleh DKI Jakarta, Realisasi PMA pada Q1 2021 di Jakarta mencapai 2.848 proyek dengan nilai 1.003,5 juta dolar AS. Pada tahun lalu (Q1 2020) PMA Jakarta menempati posisi pertama dengan 3.994 proyek.

3. Jawa Timur

Masih dari Pulau Jawa, provinsi dengan PMA terbesar ketiga diisi oleh Jawa Timur. Realisasi PMA mencapai 1.023 proyek dengan nilai 483,2 juta dolar AS. Provinsi ini dulunya menempati posisi yang sama pada Q1 2020 dengan 1.029 proyek.

4. Banten

Banten berhasil menempati peringkat keempat dengan realisasi 984 proyek senilai 535 juta dolar AS. Naik satu tingkat, provinsi ini dulunya menempati posisi kelima pada Q1 2020 dengan 706 proyek.

5. Bali

Di luar Jawa, Bali menjadi yang tertinggi dengan realisasi 834 proyek senilai nilai 82,3 juta dolar AS. Provinsi ini dulunya menempati posisi keempat pada Q1 2020 dengan 834 proyek. Dari segi frekuensi proyek, masih sama dengan tahun lalu.

6. Jawa Tengah

Kembali ke Pulau Jawa, posisi keenam ditempati Jawa Tengah dengan realisasi PMA mencapai 760 proyek senilai 263,1 juta dolar AS. Provinsi ini dulunya menempati posisi ketujuh pada Q1 2020 dengan 436 proyek

7. Kepulauan Riau

Memiliki letak yang strategis, dekat dengan jalur utama perdagangan dunia (Selat Malaka) membuat Kepulauan Riau menjadi salah satu provinsi yang diincar oleh para investor. Tercatat, realisasi PMA Kepri pada Q1 2021 mencapai 667 proyek dengan nilai 347,8 juta dolar AS. Provinsi ini dulunya menempati posisi keenam pada Q1 2020 dengan 685 proyek.

8. Sumatra Utara

Peringkat delapan diisi oleh Sumatra Utara, Realisasi PMA Sumut pada Q1 2021 mencapai 453 proyek dengan nilai 132,6 juta dolar AS. Provinsi ini dulunya menempati posisi kesembilan pada Q1 2020 dengan 258 proyek.

9. Nusa Tenggara Barat

Siapa sangka, Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk jajaran provinsi dengan PMA terbesar. Pada Q1 2021, realisasi PMA NTT mencapai 304 proyek dengan nilai 46,8 juta dolar AS. Provinsi ini dulunya menempati posisi kedelapan pada Q1 2020 dengan 283 proyek.

10. Kalimantan Timur

Terakhir, peringkat sepuluh diisi oleh salah satu provinsi paling kaya di Indonesia, Kalimantan Timur. Pada Q1 2021, realisasi PMA Kaltim mencapai 223 proyek dengan nilai 98,6 juta dolar AS. Provinsi ini dulunya menempati posisi 15 pada Q1 2020 dengan 106 proyek. Itu artinya, telah terjadi peningkatan jumlah proyek secara signifikan.

Menuju Ekonomi Indonesia Kuat dengan Investasi

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Iip M. Aditiya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Iip M. Aditiya.

IA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini