Punya Prospek Gemilang, Pengembang Gim Indonesia Sumbang Rp25 Triliun ke PDB RI

Punya Prospek Gemilang, Pengembang Gim Indonesia Sumbang Rp25 Triliun ke PDB RI
info gambar utama

Tak serta merta mengalami keterpurukan secara menyeluruh, faktanya ada satu lagi industri di Indonesia selain kesehatan yang mengalami pertumbuhan signifikan di tengah terpaan situasi pandemi, yaitu hiburan berbasis teknologi lebih tepatnya gim.

Hal tersebut tentunya terjadi bukan tanpa alasan, industri gim yang jauh sebelumnya memang sudah menunjukkan geliat positif kian mengalami peningkatan setelah situasi pandemi melanda, sejalan dengan kebutuhan akan penggunaan teknologi dan platform digital untuk kebutuhan hiburan ketika segala bentuk kegiatan mobilitas di luar rumah serba terbatas.

Hal tersebut nyatanya diperkuat dengan pertumbuhan dari sisi developer atau yang lebih umum disebut sebagai pengembang gim di tanah air, dengan melihat geliat positif yang ada sebagai peluang.

Bahkan, Asosiasi Game Indonesia (AGI), pada tahun 2020 mengeluarkan laporan bahwa pertumbuhan pengembang gim di Indonesia naik sekitar 10-20 persen di tengah situasi pandemi yang terjadi.

Bikin Bangga! Inilah 7 Gim Buatan Indonesia yang Mendunia

Potensi pengembang gim Indonesia dan upaya dari pemerintah

Indonesia Game Developer Exchange 2021
info gambar

Melansir Katadata, Direktur Industri Kreatif, Film, Televisi, dan Animasi Kemenparekraf, Syaifullah, dalam salah satu kesempatan menyampaikan bahwa kondisi pertumbuhan yang dialami oleh pengembang gim di Indonesia berbeda dengan industri pariwisata dan ekonomi kreatif lainnya, yang justru terpuruk di tengah situasi pandemi.

Perkembangan tersebut nyatanya sejalan dengan keberadaan Indonesia yang menempati posisi ke-12 di pasar gaming dunia, dengan sekitar 62,1 juta pemain gim aktif. Demikian menurut data yang dimiliki oleh Indonesia Esports Premier League (IESPL).

Melihat peluang yang ada, pemerintah rupanya mengambil langkah serius untuk semakin mendorong perkembangan industri gim di tanah air lebih pesat lagi. Hal tersebut terbukti lewat sebuah program yang dijalankan melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) Kemkominfo, melalui Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2021.

IGDX 2021 memiliki tujuan untuk mendorong industri gim Indonesia, agar mampu bersaing secara global. Program ini sejatinya menjadi ajang bertemunya perusahaan dan pelaku industri global, dengan pelaku industri lokal.

“IGDX 2021 merupakan upaya meningkatkan kapasitas pelaku industri gim dalam negeri dan mendorong industri gim lokal untuk go global. Sehingga industri gim Indonesia dapat semakin meningkat, baik dari sisi pengembang maupun penggunanya,” terang Semuel Abrijani Pangerapan, selaku Ditjen Aptika Kemkominfo.

Inilah Perusahaan Game Asal Indonesia yang Sukses Hingga Mancanegara

Berkontribusi untuk PDB sejak tahun 2017

Ilustrasi ekonomi
info gambar

Tentu bukan hanya sebagai industri hiburan semata, keberadaan dan keberhasilan para pengembang gim tanah air nyatanya mampu memberikan kontribusi untuk Produk Domestik Bruto (PDB), yakni sejak tahun 2017.

Di lain kesempatan, Syaifullah mengungkap bahwa pada tahun 2017, industri pengembang aplikasi gim telah menyumbang sekitar 1,93 persen untuk PDB sektor ekonomi kreatif Indonesia, atau lebih tepatnya sebesar Rp19,1 miliar.

Bukan hanya itu, industri satu ini juga telah menyerap sebanyak 44.733 tenaga kerja pada subsektor yang berkaitan dengan industri aplikasi dan pengembangan gim pada tahun yang sama.

Kontribusi tersebut nyatanya terus berlanjut sekaligus meningkat hingga saat ini dengan pencapaian yang cukup fantastis. Terbaru, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, bahkan mengungkap bahwa subsektor pengembang gim asal Indonesia ternyata memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar Rp25 triliun.

Angka tersebut didapat berdasarkan data dari Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2020/2021, yang pada akhirnya memberikan pandangan bahwa subsektor gim Indonesia memiliki potensi besar untuk masuk ke pasar global.

"Tirta", Gim Buatan Indonesia yang Bisa Dimainkan di PlayStation 5

Kesempatan pengembang gim Indonesia unjuk gigi di ajang dunia

Gamescom, gelaran ekshibisi gim bertaraf internasional yang diikuti Indonesia
info gambar

Demi secepatnya mewujudkan peluang untuk masuk ke pasar global, tiap kesempatan yang dimiliki tentunya kerap dimaksimalkan dengan baik. Kemenparekraf yang bekerja sama dengan AGI, nyatanya terus melakukan upaya untuk memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Terbaru, kesempatan yang dimaksud datang lewat gelaran bertaraf internasional yang akan berlangsung dalam waktu dekat, yaitu Gamescom dan Tokyo Game Show.

Sekadar informasi, Gamescom merupakan acara pameran dagang serta ekshibisi gim terkemuka di dunia, yang tahun ini akan dilaksanakan pada tanggal 25-29 Agustus 2021 dengan pusat lokasi di Koln, Jerman. Sementara Tokyo Game Show juga merupakan ekshibisi serupa, yang sesuai namanya akan diselenggarakan di Jepang dan akan berlangsung pada tanggal 30 September-3 Oktober 2021.

Bukan kali pertama, Indonesia sejatinya sudah berpartisipasi pada gelaran Gamescom dan Tokyo Game Show di tahun-tahun sebelumnya. Pada 2020, Indonesia mengirimkan 16 pengembang gim sebagai peserta di gelaran Gamescom. 2 tahun sebelumnya, sebanyak 7 pengembang gim asal tanah air berpartisipasi pada gelaran Tokyo Game Show 2018.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Indonesia menyertakan sebanyak masing-masing 30 pengembang gim asal tanah air di tiap gelaran tersebut, guna unjuk kebolehan dalam ekshibisi yang rencanya digelar secara virtual dikarenakan situasi pandemi yang masih terjadi.

Adapun beberapa pengembang gim yang ikut serta dalam gelaran tersebut di antaranya Agate, Ayoo Kreasi, Big Fire Studio, Vertwo, Xelo Games, Lyto, Gambir Studio, dan masih banyak lagi.

Demi mendukung kesempatan ini, Sandiaga bahkan menyampaikan dukungan kepada sejumlah pihak pengembang gim tanah air yang terlibat untuk menunjukkan potensi industri gim yang dimiliki Indonesia ke mata dunia.

"Harapan kami melalui ajang ini, peserta dapat menunjukkan kapasitas indonesia di mata global bahwa kita punya potensi yang menjanjikan," pungkas Sandiaga.

Agate, Developer Gim Asal Indonesia yang Berhasil Tembus Eropa

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

SA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini