Work From Anywhere, Tren Bekerja yang Mulai Diperhitungkan Pasca Pandemi

Work From Anywhere, Tren Bekerja yang Mulai Diperhitungkan Pasca Pandemi
info gambar utama

Datangnya pandemi Covid 19 pada awal 2020 memberikan sejumlah efek buruk pada industri dan bisnis, terutama bagi mereka yang bergerak dalam bisnis di bidang gedung dan juga perkantoran.

Namun, masalah tersebut juga mengajarkan banyak perusahaan untuk lebih mengakomodasi sistem kerja hibrida (menggabungkan kerja dari kantor dan dari rumah). Hal inilah yang memberikan warna baru dalam industri coworking.

Coworking space kemudian hadir untuk memberikan solusi kepada para pekerja selama pandemi berlangsung. Pasca pandemi, coworking space diprediksi akan kembali menguat karena interaksi fisik di antara tim dinilai lebih efektif dibandingkan daring.

Coworking menawarkan aksesibilitas dan fleksibilitas menarik bagi banyak perusahaan karena mereka dapat menempatkan timnya di banyak lokasi tanpa perlu secara mandiri mengelola lokasi tersebut,” jelas Vanessa Hendriadi, Co Founder dan CEO GoWork pada sebuah acara di Plaza Indonesia, Kamis (2/6/2022).

Melihat hal itu bertepatan dengan ulang tahun keenamnya, GoWork yang merupakan jaringan coworking space yang terbesar di Indonesia, meluncurkan sebuah kampanye bertema A Space for Everything.

Rancangan Co-Working Space Sebagai Wadah Membangun Perekonomian Masyarakat Bandung

Vanessa menyebut GoWork selama enam tahun telah membentuk kultur kerja baru di Indonesia. Selama itu, GoWork juga terus berevolusi untuk menyediakan solusi untuk berbagai kebutuhan, seperti ruang kantor, ruang rapat, photoshoot, hingga syuting film.

Beberapa tahun belakangan, GoWork memang telah berkembang dari sekadar coworking space untuk tim kecil, menjadi penyedia solusi ruang kantor bagi perusahaan-perusahaan besar dengan menyediakan ruang kerja sesuai kebutuhan.

Sementara itu dalam kurun waktu enam tahun terakhir, GoWork telah tumbuh dan bermunculan di Indonesia. Kini GoWork mengoperasikan 26 lokasi kantor di Jakarta, Tangerang, Bali, Surabaya dan Medan.

“Kami merasa sangat diberkati karena kami sanggup berdiri kembali di atas kaki kami dengan cepat tahun ini dengan bantuan para pemilik gedung dan klien. Dengan 26 lokasi, aplikasi ponsel pintar, dan tim yang solid, GoWork menyambut masa depan yang cerah dan pertumbuhan yang menjanjikan,” jelas Vanessa.

Bertumbuh bersama

View this post on Instagram

A post shared by GoWork Coworking Office Space (@lets.gowork)

Sejak 2019 lalu, GoWork telah membuka coworking space di Plaza Indonesia Extension lantai 5. Vanessa menyebut kerja sama antara GoWork dengan Plaza Indonesia hingga saat ini sangatlah strategis.

Pasalnya Plaza Indonesia dianggap tempat yang pas bagi para milenial untuk bermain sembari bekerja. Hal ini sesuai juga dengan segmentasi dari Plaza Indonesia yang mengembangkan zona khusus bagi milenial dan generasi di bawah 45 tahun.

Dengan total dua lantai, gerai GoWork yang terdapat di Plaza Indonesia memiliki dua area coworking space untuk publik, 40 ruangan kantor privat, berikut dengan beberapa ruangan meeting dan phone booth.

Fasilitas coworking space juga sangat membantu bagi pihak Plaza Indonesia, terutama ketika pandemi terjadi. Pasalnya banyak pekerja yang menggunakan fasilitas GoWork saat Work From Home (WFH).

“Tentunya sangat membantu, terutama saat pandemi terjadi, banyak mendatangkan banyak orang,” jelas Zamri Mamat, Marketing General Manager, Plaza Indonesia.

Zamri menyebut setelah dua tahun masa pandemi, pihak Plaza Indonesia juga mulai melakukan beberapa kampanye untuk menarik para konsumen. Apalagi dirinya yakin masyarakat sudah begitu rindu akan suasana berbelanja di mall.

Kegiatan Anti Bosan Agar WFH Lebih Berwarna

Hal ini baginya juga bisa menumbuhkan coworking space karena akan lebih banyak anak milenial yang datang. Karena itu, peluang kerja sama antara kedua pihak disebutnya sangatlah strategis.

Kondisi pandemi kini memang mengubah budaya masyarakat yang lebih banyak dihabiskan secara online. Hal ini juga berdampak kepada bisnis secara offline yang mulai tergerus bila tidak ada perubahan.

Manager Partner of Creative Capital Jakarta, Agustinus Michael menyebut kini para influencer memegang peranan penting dalam mempromosikan produk. Bahkan dampaknya sangat signifikan dibandingkan brand itu sendiri.

Namun, banyak dari influencer ini yang terkadang membutuhkan tempat untuk bekerja. Hal inilah jelas Agus, bisa dimanfaatkan oleh coworking space untuk memberikan tempat agar para influencer itu mampu berkarya.

“GoWork bisa menyediakan tempat karena banyak influencer ingin live tapi di rumahnya sempit, atau background-nya kurang bagus. GoWork bisa menyediakan tempat bagi mereka untuk melakukan sesuatu,” paparnya.

Bisnis strategis

Pengembang properti Sinar Mas Land juga terlihat mulai bermain dalam bisnis coworking spaces. Salah satunya adalah pemberian peluang kepada perusahaan coworking spaces di beberapa bangunannya.

Chief Transformation Officer, Sinar Mas Land, Mulyawan Gani melihat coworking space bisa memperlihatkan bagaimana dunia bisnis bekerja pada masa depan. Terutama melihat sumber daya manusianya, fleksibilitas, dan perubahan gaya hidup.

Gani menyebut coworking space berbeda dengan gaya pekerja kantoran, di tempat itu selalu didominasi oleh anak-anak muda dengan gaya yang minimalis dan pakaian yang kontemporer.

“Kita tahu selama tiga atau dua tahun terakhir coworking space diasosiasikan dengan start up berkumpul,” paparnya.

Karena itu, dirinya menyebut adanya coworking space bukanlah ancaman bagi bisnis properti. Bahkan dengan adanya kerjasama ini akan membuat dua bidang ini akan sama-sama bertumbuh.

Kawan Susah Fokus? Coba Lakukan Ini Agar Tetap Konsentrasi Saat Bekerja

Hal yang sama juga dilihat oleh Bank Central Asia (BCA) yang telah membuka kerjasama dengan GoWork. Kerjasama ini sudah dilakukan sejak tahun 2019, masih terus bertahan hingga masa kini.

BCA mengaku berusaha mengembangkan komunitas dan coworking space menjadi tempat yang paling baik. Apalagi dengan kuatnya komunitas yang dimiliki coworking space akan membantu bisnis tanpa keluar banyak biaya.

“Misi utama BCA memang memberikan kemudahan di sektor perbankan. GoWork punya tujuan untuk memberi kemudahan di sektor industri kreatif. Dengan konsep yang sama itu kami terkoneksi dan merasa punya chemistry, maka akhirnya kami sama-sama bangun komunitas,” jelas I Ketut Alam Wangsawijaya, Senior Vice President Transaction Banking Business Development BCA.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

RK
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini