Makin Banyak Panen Prestasi, Masyarakat Kian Optimis Akan Sektor Pendidikan dan Kebudayaan

Makin Banyak Panen Prestasi, Masyarakat Kian Optimis Akan Sektor Pendidikan dan Kebudayaan
info gambar utama

Ada temuan menarik lain dari hasil survei yang dilakukan Good News From Indonesia (GNFI), bersama dengan Lembaga Survei KedaiKOPI pada bulan Juli lalu. Salah satu sektor yakni Pendidikan dan Kebudayaan, menduduki peringkat kedua sebagai sektor yang memiliki indeks optimisme paling tinggi dari masyarakat, yakni sebesar 77 persen.

Sektor tersebut bahkan mengungguli sektor ekonomi Indonesia, yang belakangan sedang mengalami pertumbuhan cukup signifikan, jika dibandingkan dengan negara lainnya.

Lebih detail, ada beberapa indikator yang penilaiannya diyakini membuat sektor pendidikan dan kebudayaan diyakini akan terus maju dan berkembang di Indonesia.

Dari segi pendidikan misalnya, masyarakat optimis bahwa ke depannya mereka akan semakin menemukan kemudahan untuk mendapat akses pendidikan yang berkualitas. Ditambah lagi, mereka yakin jika kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia juga akan ikut berkembang.

Sementara itu dari segi kebudayaan, masyarakat percaya bahwa di masa depan, akan ada banyak aspek kebudayaan Indonesia yang semakin dikenal dunia, mulai dari industri fesyen, musik, film, hingga kerajinan tangan.

Benarkah demikian? Seperti apa sebenarnya kondisi sektor pendidikan dan kebudayaan yang saat ini terjadi di lapangan?

Ahmad Dzuizz Annajib, Anak Kelas 6 SD yang Curi Perhatian dengan Puluhan Prestasi

Prestasi di bidang pendidikan

Rasanya sikap optimis dan apa yang diyakini oleh masyarakat memang terjadi bukan tanpa alasan. Nyatanya, memang di tahun 2021 ini, sudah banyak catatan prestasi bidang pendidikan yang berhasil diraih oleh generasi muda atau masyarakat Indonesia, baik dari bidang akademik maupun non akademik.

Pertama dari bidang akademik yang tak terhitung dan memang rutin terjadi setiap tahunnya. Selalu banyak kalangan pelajar berprestasi yang mengharumkan nama bangsa, dengan meraih gelar juara di berbagai kejuaraan atau olimpiade internasional.

Prestasinya pun berasal dari lintas ilmu, mulai dari ilmu sains, eksakta, sosial, humaniora, dan masih banyak lagi. Dan tentunya, banyak ragam prestasi di bidang pendidikan yang tak cukup jika disebutkan satu per satu.

Sementara itu dari bidang non-akademik, prestasi yang sama juga tak kalah membanggakan, misalnya gelar juara di berbagai ajang atau kejuaraan olahraga. Tercatat jika di lebih dari separuh tahun 2022 ini, ada berbagai rekor internasional baru di bidang olahraga yang berhasil dicapai oleh jajaran atlet Indonesia.

Salah satu yang terbaru adalah keberhasilan kontingen Indonesia sebagai juara umum ajang ASEAN Para Games 2022, yang berakhir pada tanggal 6 Agustus 2022 kemarin.

Prestasi Internasional yang Membanggakan dari Para Pelajar di Kudus

Nama Indonesia yang semakin mendunia lewat budaya

Di saat bersamaan, sektor budaya di tanah air juga sama gemilangnya. Tidak hanya lestari di dalam negeri, tapi pengenalannya ke kancah internasional juga kian sering terjadi.

Kabar baiknya, pengenalan budaya yang dimaksud juga dilakukan seiring dengan perkembangan zaman yang terjadi. Media untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke mata dunia dewasa ini banyak dilakukan lewat ragam karya dari industri kreatif, beberapa di antaranya kuliner, musik, film, fesyen, seni, dan masih banyak lagi.

Seperti pendidikan, beberapa karya seni yang nyatanya dilombakan di berbagai kompetisi internasional juga bukan sekali-dua kali mencatatkan keunggulan atau bahkan kemenangan.

Melihat kondisi yang ada saat ini, bukan tak mungkin keinginan untuk meraih posisi Indonesia yang semakin maju akan dapat diraih. Apalagi dengan sikap optimisme masyarakat yang cukup tinggi.

Seperti yang diungkapkan oleh Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko, selaku Kepala Staf Kepresidenan RI, pada saat hadir dalam acara Diskusi dan Peluncuran Survei Optimisme 2022,

“Indonesia 2045 harus menuju ke negara maju. Jangan sampai terjebak dalam middle income trap. Jika kita masih terjebak, akan sulit melompat lagi.” ujarnya.

Namun di saat bersamaan, deretan prestasi dan sikap optimisme yang ada juga perlu dijaga, untuk mengatasi berbagai celah dari segala aspek dan sektor yang saat ini belum diraih Indonesia secara optimal.

“…masyarakat Indonesia bisa lebih memahami memahami bagian yang perlu ditingkatkan sebagai kekuatan. Lalu, jika ada hasil yang pesimis, nantinya akan mengetahui upaya yang perlu dilakukan untuk memperbaikinya,” pungkas CEO GNFI Wahyu Aji.

Penyanyi Muda Indonesia Raih Juara Dunia Kompetisi Menyanyi di Italia

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini