Menilik Progres Pembanguan 3 Ruas Tol dalam PSN 2022 di Pulau Jawa

Menilik Progres Pembanguan 3 Ruas Tol dalam PSN 2022 di Pulau Jawa
info gambar utama

Ada sebanyak 53 pembangunan ruas tol di Indonesia yang masuk dalam Proyek Strategi Nasional (PSN) tahun 2022. Tersebar di Sumatra, Kalimantan, dan Jawa, deretan proyek tol yang dimaksud ditargetkan rampung di tahun 2024 dan dapat beroperasi penuh di tahun 2025.

Dari puluhan proyek tol yang dimaksud, ada tiga di antaranya yang cukup banyak dinantikan penyelesaiannya. Tiga ruas tol yang dimaksud yakni tol Japek II Selatan, Yogyakarta-Bawen, dan Probolinggo-Banyuwangi.

Sudah sejauh mana progress pembangunan ketiga tol tersebut? Berikut perkembangannya:

Pertama Kalinya, Indonesia Akan Punya Rest Area di Tol Tengah Laut

Tol Japek II Selatan, Jakarta-Bandung 45 menit

Proses pembangunan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan | jasamarga.com
info gambar

Japek II Selatan dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp14,69 triliun, dan Rp10,86 triliun untuk pembebasan lahan atau pengadaan tanah. Jalan tol ini rancangannya terdiri dari tiga seksi.

Adapun tiga seksi yang dimaksud yakni seksi 1 mulai dari Jati Asih menuju Setu sepanjang 9,3 kilometer, masuk ke dalam wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor.

Kemudian seksi 2 dari Setu menuju ke Taman Mekar sepanjang 24,85 kilometer, masuk ke dalam wilayah Kabupaten Bekasi. Serta Seksi 3 dari Taman Mekar menuju Sadang sepanjang 27,85 kilometer, yang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta.

Mengutip keterangan BPJT, masing-masing seksi akan memiliki estimasi waktu rampung yang berbeda. Di mana seksi 3 diproyeksi rampung di akhir tahun 2022, seksi 2 rampung pada tahun 2024, dan seksi 1 rampung di tahun 2025.

Artinya, secara keseluruhan tol Japek II Selatan diproyeksi bisa digunakan secara penuh pada tahun 2025 mendatang. Sedangkan untuk pengoperasian tol ini memiliki masa konsesi selama 35 tahun ke depan.

Yang menarik, tol ini menjanjikan waktu tempuh jauh lebih singkat bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan dari Jakarta ke Bandung.

Hal tersebut diungkap oleh Bambang Sulistyo, selaku Direktur Teknik PT Jasa Marga Japek Selatan.

"Ini menjadi pertemuan Jakarta dan Cipularang. Rencana kecepatan maksimum di sini 80 km per jam dan ini jaraknya 62 km. Jadi, sekitar 45 menit nyampe Jakarta-Bandung. Lebih cepat," ujarnya, mengutip CNBC Indonesia.

Untuk tarif, pihak yang sama juga mengungkap jika nantinya ketika beroperasi penetapan tarif tol untuk golongan 1 akan dipatok biaya Rp 1.250 per kilometer. Yang artinya jika dihitung kasar dengan panjang lintasan tol secara keseluruhan, akan membutuhkan biata Rp77.500 untuk biasa melalui ruas tol ini.

Adanya jalan tol ini, diharapkan dapat menurunkan biaya logistik distribusi barang, dari wilayah-wilayah yang dilewati jalan tol tersebut.

Jika Tol Ini Rampung, Jakarta-Bandung Bisa Ditempuh Tak Sampai 1 Jam

Tol Yogyakarta-Bawen

Progres pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen | Dok. BPJT
info gambar

Selain proyek tol Solo-Yogyakarta dan sebaliknya, masih ada satu proyek tol lagi di wilayah sama yang sedang digarap pemerintah untuk mempercepat rute mobilitas masyarakat antar provinsi, yakni Tol Yogyakarta-Bawen.

Baru dimulai proses pembangunannya, tahap groundbreaking untuk memulai konstruksi dari penggarapan tol Yogyakarta-Bawen sendiri dimulai pada tanggal 30 Maret 2022 lalu.

Jika tol Solo-Yogyakarta diproyeksikan dapat memangkas waktu tempuh dari yang tadinya 1,5 jam menjadi 20 menit, tol Yogyakarta-Bawen diharapkan dapat memangkas waktu temput yang tadinya berkisar antara 3 jam menjadi 1,5 jam.

Akan melintas antar provinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah, proyek tol ini disebut akan didukung investasi mencapai Rp14,26 triliun.

Bicara mengenai jarak, secara keseluruhan tol Yogyakarta-Bawen akan akan memiliki panjang lintasan 75,82 kilometer. Dengan detail 68,17 kilometer ruas tol berada di kawasan Jawa Tengah, sedangkan 7,65 kilometer berada di ruas tol provinsi Yogyakarta.

Tol ini juga akan memiliki enam seksi yang terdiri dari:

  • Seksi 1 Sleman - Banyurejo (8,25 kilometer),
  • Seksi 2 Banyurejo-Borobudur (15,26 kilometer),
  • Seksi 3 Borobudur-Magelang (8,08 kilometer),
  • Seksi 4 Magelang-Temanggung (16,46 kilometer),
  • Seksi 5 Temanggung-Ambarawa (22,56 kilometer), dan
  • Seksi 6 Ambarawa-Junction Bawen Tol Semarang-Solo (5,21 kilometer).

Untuk saat ini, proses pembangunan sedang berjalan untuk pengerjaan konstruksi seksi I. Jika sesuai target, perampungan seksi I ini dijadwalkan selesai pada kuartal 4 2023.

Jika bicara mengenai dampak ekonomi nantinya ruas Yogyakarta-Bawen, akan terhubung dengan tol Semarang-Solo dan tol Solo-Yogyakarta-Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Kulonprogo.

Sehingga nantinya, ketiga ruas tol tersebut akan membentuk 'segitiga emas' yang dapat meningkatkan perekonomian dan konektivitas wilayah khususnya Yogyakarta, Solo, dan Semarang.

Fakta Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen, Pangkas Waktu Tempuh hingga 1,5 jam

Tol Probolinggo-Banyuwangi, ujung tonggak Transjawa

Lokasi proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi | Dok. PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) via Kompas.com
info gambar

Ruas tol satu ini terbilang penting, mengingat Probolinggo sendiri menjadi lokasi akhir dari tol Trans Jawa yang saat ini sudah beroperasi.

Untuk bisa sampai di titik paling timur pulau Jawa, masih diperlukan penyelesaian ruas Probolinggo-Banyuwangi. Namun hingga kini, pembangunannya sendiri masih dilakukan dan perlu bersabar menanti penyelesaiannya.

Sebenarnya, ruas Probolinggo-Banyuwangi ini pertama kali diresmikan pembangunannya pada tahun 2017. Saat itu, penandatanganan kesepakatannya bersamaan dengan proyek tol ruas Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan.

Dalam perancangan awalnya, ruas tol Probolinggo-Banyuwangi diproyeksi akan memiliki panjang sekitar 171,51 kilometer. Sedangkan biaya investasi yang digelontorkan mencapai Rp23,39 triliun, dengan biaya konstruksi sebesar Rp17,10 triliun.

Secara keseluruhan, Probolinggo-Banyuwangi akan memiliki enam seksi yang terdiri dari:

  • Seksi 1: Kraksaan-Paiton (15,75 km)
  • Seksi 2: Paiton-Besuki (21,89 km)
  • Seksi 3: Besuki-Situbondo (43,48 km)
  • Seksi 4: Situbondo-Asembagus (17,65 km)
  • Seksi 5: Asembagus-Bajulmati (43,61 km)
  • Seksi 6: Bajulmati-Ketapang (21,45 km)

Yang perlu diketahui juga, sehubungan dengan PSN era pemerintahan Presiden Jokowi yang akan berakhir di tahun 2024, otomatis juga akan berpengaruh pada penyelesaian pembangunannya. Di mana pada tol Probolinggo-Banyuwangi, wilayah yang masuk dalam target PSN baru sampai seksi 2 yakni ruas Paiton-Besuki di tahun 2024.

Pada bulan Maret 2022 lalu, Adi Parestyanto selaku Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) memastikan, jika progress pembangunan sudah sesuai jadwal. Hal tersebut ia sampaikan dengan menjelaskan sudah sejauh mana tahap pembebasan lahan yang terselesaikan untuk pembangunan proyek.

“Sampai dengan saat ini, total tanah yang sudah dibebaskan untuk Segmen Probolinggo-Besuki adalah sebesar 28,69% yang terdiri dari 1.247 bidang, mayoritas merupakan lahan masyarakat di 20 desa, serta lahan fasilitas umum dan tanah khas desa," ujar Adi Jumat (25/3/2022), mengutip Sindonews.com.

Ia juga dengan optimis menyampaikan, jika pembebasan lahan benar-benar rampung di akhir tahun 2022 ini, maka untuk tahap konstruksi hingga seksi 2 seperti yang ditargetkan pada PSN akan tercapai rampung di tahun 2024.

Untuk diketahui, ruas tol Probolinggo menuju Banyuwangi ini akan memiliki masa konsensi selama 35 tahun. Setelah tahun 2024, harapannya pembangunan benar-benar bisa dilanjut hingga seksi terakhir untuk menghubungkan sisi paling barat dengan sisi paling timur Pulau Jawa.

Menilik Perkembangan Proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini