Mengenal Deretan Pohon Bunga Memukau yang Ada di Indonesia

Mengenal Deretan Pohon Bunga Memukau yang Ada di Indonesia
info gambar utama

Indonesia selama ini dikenal sebagai negara yang memiliki keanekaragaman hayati terbesar dalam posisi 5 besar di dunia. Karena itu sudah umum diketahui, jika Indonesia memiliki lebih dari segudang jenis spesies flora berupa bunga dengan tampilan indah yang mencuri perhatian.

Mengutip Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Yogyakarta, disebutkan bahwa nyatanya Indonesia menjadi rumah bagi 25 persen atau sekitar 20 ribu spesies bunga yang ada di seluruh dunia. Menariknya dari 20 ribu spesies yang dimaksud, ternyata baru 8.000 spesies yang berhasil teridentifikasi.

Dari ribuan bunga yang ada, berikut dirangkum lima jenis bunga dengan bentuk atau karakteristik berhabitus pohon. Di mana selain dapat dinikmati keindahannya, melainkan juga layak ditanam sebagai tanaman konservasi.

Bukan Bunga Bangkai, Ini Tanaman yang Punya Bau Seperti Kentut

Flamboyan

Meski aslinya berasal dari Madagaskar, namun pohon bunga satu ini sudah cukup lama diperkenalkan dan banyak berkembang di tanah Indonesia. Cocok di iklim tropis sekaligus sub-tropis, tanaman ini disebut dapat mentolerir kondisi kekeringan dan asin, serta menyukai tanah berpasir yang terbuka dan kaya akan bahan organik.

Memiliki wujud berupa pohon besar, ketinggian pohonnya disebut bisa mencapai 15 meter. Sementara itu bagian bunganya terdiri dari empat kelopak berwarna merah tua atau oranye merah, yang melebar hingga 8 sentimeter dan sangat indah saat mekar.

Saking indahnya, bunga yang memiliki nama ilmiah Delonix regia ini sampai menginspirasi musikus Bimbo dan menciptakan sebuah lagu berjudul Bunga Flamboyan. Biasanya, Flamboyan banyak digunakan sebagai tanaman penghias tepi jalan karena cocok sebagai tanaman peneduh.

Bungur

Memiliki nama ilmiah Lagerstroemia speciosa, pohon bunga satu ini merupakan tumbuhan asli yang berasal dari kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan. Memiliki ciri khas berupa bunga berwarna putih dan ungu yang bergerombol indah saat bermekaran, bungur dapat tumbuh hingga ketinggian 20 meter dan memiliki kulit kayu yang halus serta bersisik.

Di Indonesia, sejak zaman dulu rupanya pohon bungur juga banyak ditemukan sebagai tanaman perindang dan penghias tepi jalan. Bahkan dalam buku berjudul The History of Java milik Sir Thomas Stamford Raffles, bungur disebut sebagai salah satu bunga terindah di Jawa.

Sementara itu di Filipina, Taiwan, dan Jepang, daun bungur banyak dimanfaatkan untuk teh herbal, sedangkan di Vietnam bagian tersebut dikonsumsi sebagai sayuran.

Kisah Rawa Belong, Kampung Jawara Betawi yang Penuh dengan Bunga

Angsana

Dikenal juga dengan sebutan Sonokembang, selain sebagai bunga spesies satu ini juga dikenal sebagai penghasil kayu berkualitas tinggi yang kuat, awet, dan tahan terhadap cuaca namun memiliki harga yang mahal, pohon ini dapat tumbuh dengan tinggi mencapai 40 meter.

Sementara itu bunganya sendiri memiliki tampilan berwarna kuning cerah dan memiliki aroma yang wangi semerbak, dengan bentuk panjang yang dapat mencapai kisaran 9-15 sentimeter.

Pohon yang memiliki nama ilmiah Pterocarpus indicus juga banyak dimanfaatkan sebagai tanaman peneduh dan tersebar di pulau Jawa terutama Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sayangnya, angsana kini termasuk ke dalam salah satu jenis flora langka yang sudah berstatus vulnerable (rentan) versi IUCN.

Soka Jawa

Menjadi tanaman endemik di Pulau Jawa, pohon bunga satu ini memiliki wujud habitus perdu atau pohon yang tidak berbatang besar namun bercabang-cabang, dan tumbuh rendah dekat dengan permukaan tanah.

Bunga soka Jawa dikenal akan warnanya yang merah cerah atau agak orange dengan bentuk bergerombol. Menariknya, pada bagian mahkota bunga terdapat ruangan kecil seperti tabung sempit di mana terdapat cairan yang manis seperti madu, yang dapat dihisap dan sangat disukai anak-anak.

Karena bentuk pohonnya yang tidak terlalu besar, tak heran jika soka jawa banyak dijumpai sebagai tanaman hias di pekarangan rumah.

Soga

Soga atau Peltophorum pterocarpum adalah salah satu bentuk pohon bunga lain yang dapat tumbuh cukup tinggi yakni mencapai 50 meter. Bunga dari pohon soga berbentuk malai terminal dengan warna mahkota kuning bergelombang, yang dilengkapi rambut cokelat di bagian pangkalnya.

Menariknya, kulit batang bagian dalam pohon soga banyak dimanfaatkan sebagai pewarna alami untuk membuat batik tulis dengan warna yang khas yaitu cokelat kekuningan. Pohonnya juga banyak dimanfaatkan sebagai tanaman jalan dan pohon hias di pekarangan rumah.

Sayang, Soga yang awalnya banyak berada di Yogyakarta kini mulai jarang dijumpai dan mulai langka karena tanaman ini sudah tidak banyak dibudidayakan.

Mengenal Lebih dalam Bunga Bangkai, Tanaman yang Berhasil Mekar di Eropa

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini