Indonesia Jadi Produsen Kelapa Terbesar di Dunia, Begini Fakta Seputar Kelapa Bakar

Indonesia Jadi Produsen Kelapa Terbesar di Dunia, Begini Fakta Seputar Kelapa Bakar
info gambar utama

Indonesia dikenal sebagai negara produsen kelapa terbesar di dunia. Ekspor kelapa Indonesia cenderung menunjukkan tren yang positif. Di Indonesia, kelapa diolah menjadi beberapa menu, termasuk kelapa bakar yang belakangan kian dikenal.

Menukil laporan World Atlas, Indonesia menempati urutan pertama sebagai negara yang paling banyak memproduksi kelapa. Media penerbitan geografi asal Kanada itu mencatat, produksi kelapa di Indonesia pada 2019 bahkan mencapai 17,13 ton. Kelapa tersebut kemudian diekspor ke berbagai negara dan benua.

Senada dengan itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, ekspor kelapa dari Indonesia mencapai 1,53 juta ton atau setara dengan 819,26 juta dolar AS hingga kuartal III pada 2020. Adapun negara-negara yang menjadi tujuan ekspor kelapa Indonesia, di antaranya Jepang, Belanda, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

10 Negara Penghasil Kelapa Terbesar di Dunia (1965-2018)

Sementara itu, Kementerian Pertanian (Kementan) merincikan bahwa provinsi yang paling banyak memproduksi kelapa di Indonesia adalah Riau, diikuti oleh Sulawesi Utara di urutan kedua, dan Jawa Timur di urutan ketiga. Terlepas dari itu, kelapa sangat mudah ditemukan di tanah air.

Kelapa bisa diolah dengan berbagai cara. Salah satu olahan kelapa yang unik dan diyakini memiliki khasiat untuk kesehatan adalah kelapa bakar. Namun, apakah benar demikian?

Tren Kelapa Bakar

Olahan kelapa yang dicampur dengan es batu mungkin sudah sering ditemukan. Namun, ternyata beberapa warung olahan kelapa di Indonesia juga menjual kelapa yang dibakar. Untuk jenis olahan ini, kelapa dibakar dengan batok hingga air kelapa mendidih.

Kelapa bakar dapat ditemukan di beberapa wilayah di Indonesia. Sangking berkembangnya tren kelapa bakar, beberapa warung bahkan juga menyediakan menu kelapa bakar yang lebih variatif. Tidak jarang, mereka menambahkan jahe, gula merah, atau susu.

Ternyata, Indonesia adalah Negara Penghasil Kelapa Terbesar di Dunia

Sesuai namanya, kelapa bakar disajikan dalam kondisi hangat. Karenanya, kelapa bakar kerap diminum saat kondisi cuaca dingin. Tidak kalah dengan versi dingin, kelapa bakar juga memiliki rasa yang nikmat.

Pro dan Kontra Kelapa Bakar

Sebagian masyarakat yang mengonsumsi kelapa bakar meyakini bahwa minuman ini memiliki khasiat untuk tubuh. Terlebih ketika kelapa bakar tersebut disajikan dengan tambahan rempah-rempah, seperti jahe, serai, dan lainnya.

Di Garut, Jawa Barat, misalnya, kelapa bakar dijadikan sebagai terapi untuk penyembuhan batu ginjal. Dikutip dari Liputan6, salah seorang penyintas batu ginjal diketahui berhasil sembuh setelah rutin mengonsumsi kelapa bakar.

Sumber lain menyebutkan, konon, kelapa bakar dulunya menjadi salah satu kuliner kesukaan raja Gorontalo. Selain itu, kelapa bakar diyakini bisa meningkatkan daya tahan tubuh, menghilangkan masuk angin, mengobati batuk, dan menambah energi.

Kendati begitu, dugaan khasiat kelapa bakar di atas mendapat pertimbangan berbeda dari sisi medis. Luciana B. Sutanto, dokter spesialis gizi klinis, menjelaskan bahwa pada dasarnya kelapa memang memiliki kandungan nutrisi yang baik.

Tersohornya Per-Kelapa-an Indonesia di Seluruh Dunia

Ketika dibakar, kandungan nutrisi dalam kelapa tidak berubah. Akan tetapi, kelapa yang dibakar memiliki kemungkinan kehilangan kandungan mineral larut air, seperti vitamin C dan vitamin B.

Oleh karena itu, kelapa bakar memiliki kandungan vitamin yang lebih rendah daripada kelapa segar. "Prinsipnya, kandungan vitamin dan mineral dalam buah yang dipanaskan bisa merusak kadar vitaminnya," terang Luciana via CNN Indonesia.

Selain menurunkan kadar vitamin, kelapa yang dihangatkan dalam waktu lama juga bisa mengurangi bahkan menghilangkan kadar kalium. Padahal, kalium merupakan mineral yang banyak ditemukan di dalam kelapa dan bermanfaat untuk menunjang kerja organ vital tubuh.

Meski begitu, tidak ada larangan khusus untuk mengonsumsi kelapa bakar. Bagaimanapun juga, kelapa segar yang dikonsumsi tanpa olahan dan campuran bahan lainnya jelas lebih mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

F
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini