Unik! 5 Prinsip Hidup Sosial ala Hong Banjang Ini Bisa Kawan Terapkan

Unik! 5 Prinsip Hidup Sosial ala Hong Banjang Ini Bisa Kawan Terapkan
info gambar utama

Siapa nih yang pernah menonton drama korea Hometown Cha-cha (2021)? Meskipun telah tayang dua tahun lalu, drama korea ini membekas jadi kenangan manis bagi pencinta drakor. Bagi Kawan GNFI yang belum nonton, sebaiknya menonton terlebih dahulu karena alurnya yang manis dengan sajian suasana hangat di salah satu desa di Gongjin, Korea Selatan.

Diketahui, tokoh-tokoh utama dalam drama ini adalah Hong Banjang atau Hong Du-Sik dan Yoon Hye-Jin. Hong Banjang adalah seorang pekerja serabutan yang memiliki banyak lisensi. Ia memiliki kepribadian suka bergaul dan suka menolong terhadap warga sekitarnya. Namun, ia memiliki masa lalu yang dramatis hingga membuatnya trauma.

Di sisi lain, Yoon Hye-Jin adalah seorang dokter gigi yang memiliki jiwa ambisi dan idealisme Mantinggi. Tidak heran, ia menyandang profesi dokter gigi atas kerja kerasnya. Meski begitu, ia memiliki masa lalu yang tidak menyenangkan. Selama ia kecil, ibunya harus meninggal karena penyakit yang dideritanya. Ayahnya menikah lagi dengan seorang wanita.

Dua karakter tersebut memang memiliki keunikan tersendiri, khususnya Hong Banjang. Lalu, seperti apa prinsip yang dipegang Hong Banjang dalam berhidup sosial bersama warga Gongjin?

1. Senang Membantu Orang Lain

Hong Banjang atau Hong Du-Sik sering dikenal oleh banyak orang sebagai pribadi yang suka membantu. Kawan GNFI akan melihat beberapa scene saat Hong Banjang memperbaiki lampu rumah seorang nenek, mengejar pencuri dan penipu, membantu ibu hamil, dan scene kebaikan lainnya. Meski ia mematok upah minimum per jam pada setiap orang, ia akan tetap senang dan berempati terhadap orang di sekitarnya tanpa pamrih.

Pastinya sulit untuk menemukan orang tersebut di dunia nyata. Namun, Kawan GNFI setidaknya berusaha untuk membantu orang lain. Sebab, dengan membantu orang lain, Kawan GNFI telah berbagi kebahagiaan kepada orang lain.

Baca juga: Virgo and The Sparklings, Webtoon Asal Indonesia Ini akan Diadaptasi Jadi Drama Korea

2. Menyenangkan Orang Lain Boleh, tapi Ada Batasnya

Hong Du Sik/Hong Banjang
info gambar

Hong Banjang dikenal oleh warga Gongjin sebagai manusia 'serba bisa' karena memiliki beragam keahlian yang sulit dimiliki oleh sebagian besar orang. Tidak heran, banyak warga Gongjin yang meminta bantuan kepadanya. Meski begitu, Hong Banjang tidak melulu mengiyakan permintaan bantuan tersebut.

Beberapa kali di adegannya, ia bersikap teguh untuk menentukan prioritas antara waktu kerja dan waktu liburnya. Apabila ia berada di masa liburnya, maka warga Gongjin tidak boleh memberikan pekerjaan kepadanya. Dengan kata lain, Hong Banjang bukanlah seorang Yes Man yang selalu mengiyakan permintaan orang tanpa melihat sisi fisik dan mentalnya sendiri.

Maka dari itu, dilansir dari IDN Times, ada peraturan yang selalu ia pegang, dia bekerja dan bermain saat dia ingin. Selain itu, Hong Banjang selalu meminta hak pekerja, yakni upah minimum pekerja selama perjamnya,

Dari hal itu, Kawan GNFI bisa melihat bahwa Hong Banjang mengajarkan kita untuk mencintai diri sendiri. Dengan metode manajemen waktunya, Kawan GNFI bisa mempraktikkan itu dalam kehidupan sehari-hari.

“Walaupun langit terbelah dua, hari ini aku tak akan bekerja. Aku harus memberi diriku hari libur,” kata Hong Banjang.

Baca juga: Mocca, Grup Musik asal Bandung yang Laris Manis di Korea

3. Jaga Kesehatan Mental

Meski Hong Banjang atau Hong Du-Sik memiliki fisik yang kuat karena kesenangannya terhadap bekerja, ia tetap memperhatikan kesehatan mentalnya. Diketahui, Hong Banjang memiliki masa lalu yang menyedihkan. Kakeknya meninggal karena penyakit jantung. Saat itu, ia sedang bermain sepak bola. Dengan kejadian tersebut, timbullah rasa bersalah pada diri Hong Banjang yang membuat mentalnya menurun.

Tidak hanya itu, rekan kerja kesukaannya juga meninggal di depan matanya. Tentunya hal itu menjadi luka yang mendalam bagi hati Hong Banjang. Dari kejadian-kejadian tersebut, Hong Banjang selalu memeriksakan kesehatan mentalnya kepada Psikiater. Ia rela datang dari Gongjin ke Seoul untuk mengecek kesehatan mentalnya.

Keinginannya untuk sembuh kuat sekali hingga ia berhasil membuka dirinya kepada Yoon Hye-Jin, sang pujaan hati. Dari hal ini, Kawan GNFI mendapat pelajaran bahwa fisik dan mental adalah suatu keseimbangan yang harus dijaga oleh diri sendiri. Dengan begitu, hubungan kita terhadap orang lain akan semakin baik.

4. Menciptakan Peluang Hidup

Prinsip hidup sosial ala Hong Banjang berikutnya adalah menciptakan sebaik mungkin peluang hidup yang ada. Hong Banjang adalah seseorang dengan karakter yang terampil. Tidak hanya terampil, ia juga diiringi dengan kecerdasan yang tinggi. Tidak heran ia merupakan lulusan dari salah satu universitas terbaik di Korea Selatan, Universitas Nasional Seoul.

Dengan hal itu, ia menciptakan beragam peluang untuk menuntunnya sebagai pribadi yang menyenangkan pada banyak orang. Dengan lisensi dan sertifikasi yang ia peroleh, ia menciptakan peluang untuk menghasilkan uang dan menambah relasi dengan banyak orang.

Baca juga: Ide Bisnis Kekinian Ala Drama Korea

5. Senang dan Menghargai Perjuangan Orang Lain

Setiap adegannya, Hong Banjang menghargai perjuangan orang lain. Contohnya, ketika Ju-Ri anak dari Oh Chun Jae ingin tampil dalam pertunjukkan Gongjin. Sebelumnya, Ju-Ri telah berlatih keras menari tarian idolanya. Namun, beberapa menit sebelum pertunjukkan, kakinya sempat terkilir, sehingga ia kesulitan dalam menari. Untungnya, Hong Banjang dan Yoon Hye-Jin menghargai kerja kerasnya dan bersedia membantunya sebagai back dancer dari Ju-Ri.

Tidak hanya itu, Hong Banjang juga mengapresiasi dan menghargai masakan bubur Yoon Hye-Jin. Saat itu, Hong Banjang sedang sakit dan Yoon Hye-Jin membuatkan bubur untuknya. Meski begitu, bubur yang dibuatnya tidak enak. Namun, Hong Banjang tetap melahapnya dengan nyaman seolah-olah bubur tersebut adalah masakan yang sangat enak.

Dari beberapa prinsip hidup sosial yang dipegang Hong Banjang, Kawan GNFI bisa mengambil beberapa pelajaran tentang dirinya, nih. Apabila Kawan GNFI ingin disukai oleh banyak orang, pastikan cinta terhadap diri sendiri dan senang membantu orang lain. Jangan lupa bahwa Hong Banjang selalu bersikap santai terhadap orang di sekitarnya, sehingga suasana interaksi menjadi nyaman. Meski karakter ini sulit ditemukan di kehidupan nyata, setidaknya Kawan GNFI berusaha untuk membiasakan prinsip hidup sosial ini dalam kehidupan masyarakat.

Next, Kawan GNFI mau tahu soal prinsip hidup ala Yoon Hye-Jin, gak?

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AR
KO
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini