Misteri di Balik Kemegahan Hotel Pondok Indah Bedugul Bali yang Terbengkalai

Misteri di Balik Kemegahan Hotel Pondok Indah Bedugul Bali yang Terbengkalai
info gambar utama

Pesona wisata di Bali selalu mampu memikat wisatawan untuk berkunjung. Selain panorama keindahan pantai dan bangunan pura yang eksotis, di Pulau Dewata ada juga kisah-kisah misteri yang menambah kemisteriusannya.

Salah satunya adalah Hotel Pondok Indah atau biasa disingkat P.I Bedugul Bali. Tidak seperti hotel pada umumnya, alih-alih menjadi tempat penginapan, hotel ini sama sekali tidak pernah dihuni sejak pertama kali dibangun.

Awal dari cerita misterius ini bermula dari seorang wisatawan asing bernama Jacob Laukaitis yang mengungkap hotel ini melalui vlog yang diunggah di kanal Youtubenya pada tahun 2015 silam.

Dimuat dari Liputan6, dirinya ketika itu sedang mengeksplorasi sebuah hutan di Bali. Tetapi ketika memasuki hutan belantara, dia menemukan sebuah bangunan yang terlantar yaitu sebuah hotel.

Misteri Kijang Emas yang Diburu Keberadaannya di Pegunungan Meratus

Disebutkan olehnya tak ada manusia yang menghuni bangunan bergaya Bali tersebut. Kamar-kamarnya kosong dengan atap jebol, cat tembok yang terkelupas, lorong senyap dan gelap, tangga sunyi, aula lenggang, juga ada sepasang sandal jepit yang tertinggal.

Sementara itu di sebuah kamar terdapat wastafel yang sudah kotor dan berselimut debu. Di atapnya terdapat goresan tulisan “di sini ada hantu”. Kisah ini kemudian viral yang sampai menggemparkan media-media asing.

Diliput media asing

Penduduk lokal menyebutnya sebagai Hotel Istana Berhantu atau Ghost Palace Hotel dalam bahasa Inggris. Salah satu media asing yang meliput hotel tersebut adalah Asia Oneyang menyatakan tempat itu dibangun pada tahun 1990.

Tetapi hotel ini tak pernah dibuka untuk umum dan terabaikan. Hal ini karena hotel tersebut berhantu. Bahkan telah memakan korban jiwa yakni para pekerja yang membangun tempat tersebut ketika itu.

“Benarkah ada hantu di sana? Mungkin tidak. Yang mungkin terjadi adalah impian soal perkembangan pariwisata dan bisnis yang pupus,” kata Wittyfeed.

Kesakralan Pohon Jati Denok yang Melestarikannya hingga 3 Abad Lamanya

Sementara itu Daily Star, media yang berasal dari Inggris pernah menyoroti hotel mewah tersebut. Dijelaskan hotel tersebut memiliki fasad yang super mewah. Kamar-kamarnya memiliki balkon yang luas dan memiliki view menawan di sekitarnya.

Bahkan hingga kini hotel itu masih tampak kokoh, cuma terlihat sebagian atap dan bangunan dari kayu itu sudah mulai lapuk dan roboh. Selain itu karena sudah lama tidak ditempati, hotel itu sudah kotor dan berdebu.

Disebutkan bahwa hotel itu tidak pernah benar-benar menerima tamu. Sebelum dibuka, hotel ini langsung ditinggalkan oleh pemiliknya. Tetapi hingga kini tidak ada keterangan resmi soal alasan pengelola meninggalkan hotel mewah tersebut.

Milik anak Soeharto?

Dinukil dari Detik, penduduk setempat yang mempercayai kisah mistis meyakini bahwa hotel itu sudah menjadi istana hantu. Pasalnya setelah ditinggal lama, hotel tersebut menarik para penghuni dari dunia lain.

Ada juga sumber yang menyatakan hotel tersebut dibangun oleh putra Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau Tommy. Tetapi hotel tersebut akhirnya tidak beroperasi karena putra bungsu Presiden Soeharto itu masuk penjara pada 2002.

Sementara itu juga ada kabar lain yang menyatakan hotel tersebut milik orang Tionghoa. Namun orang Tionghoa itu kehabisan uang sehingga batal membuka hotel mewah tersebut hingga kini.

Misteri Hantu Tanpa Kepala dalam Tragedi Kecelakaan di Tanjakan Silayur

Versi yang lain menyebut hotel ini tidak bisa dibuka karena masalah administrasi. Selain itu, kerangka bangunan dan pondasi tidak memenuhi standar keamanan, serta pembebasan tanahnya terkendala.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyebut banyak hotel yang akhirnya tutup karena persaingan ketat, termasuk di Bali sehingga membuatnya gulung tikar.

“Yakni hotel yang kosong ada dan tidak dioperasikan lagi. Tapi, bukan berarti benar ada hantunya,” katanya.

Menurutnya hotel mewah di Bali banyak yang kalah saing dengan hotel bintang 1, 2, dan 3. Kebanyakan hotel kelas melati dan homestay masih diminati wisatawan. Selain itu hotel-hotel bintang 4 dan lima tingkat huniannya terbilang besar.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

Terima kasih telah membaca sampai di sini