PON XIX JAWA BARAT 2016 : Duo Pasangan Atlet Dance Sport, Katrol Papua ke Urutan 6 Perolehan Medali Emas Sementara

PON XIX JAWA BARAT 2016 : Duo Pasangan Atlet Dance Sport, Katrol Papua ke Urutan 6 Perolehan Medali Emas Sementara
info gambar utama

Kembali raih medali emas, kali ini kedua pasang atlet Papua cabang olahraga Dance Sport PON XIX/Jawa Barat, berhasil menyabet sejumlah 2 medali emas pada pertandingan hari Minggu (18/9) bertempat di Hotel Hariss Bandung.

Dengan bertambahnya 2 medali emas dari cabang olahraga ini maka posisi Papua naik ke urutan 6 di perolehan medali sementara. Hingga Minggu (18/09) malam, Papua setidaknya telah memperoleh sejumlah 3 medali emas, 4 perak dan 3 perunggu. Cabang olahraga Dance Sport sendiri, akan dipertandingkan hingga hari Selasa (20/9), dengan menyisakan 10 medali emas lagi yang akan diperebutkan.

Pasangan pedansa Tedjo Wiyono-Ruci Anggraini mengungguli atlet-atlet lain pada nomor Rising Star Standard Ballroom Campuran. Dengan perolehan poin yang diberikan oleh keduabelas juri sebanyak 4, atas penjumlahan poin waltz (1), tango (1), slow foxtrot (1), dan quick step (1). Disisi lain, medali emas kedua merupakan persembahan dari pasangan atlet Sahrul Laili Fahmi-Finasti Namiarum, pada nomor Pre Amateur latin America Campuran yang meraih poin 3 atas akumulasi dari cha cha cha (1), rumba (1), dan jive (1).

Masing-masing dari kedua pasangan atlet tersebut nantinya akan mendapatkan bonus Rp 600 juta juga akan mendapat pekerjaan di perusahaan milik daerah di Papua. Hal ini menurut Wakil Ketua KONI Papua, Jhon Banua Row, dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi, supaya atlet tetap memiliki sikap loyal terhadap Papua karena binaaan yang telah diberikan selama 3 tahun ini. Ia juga menuturkan supaya hal ini dapat menjadi stimulus bagi atlet setempat untuk menjadi atlet handal.




Sumber : https://www.satuharapan.com
Sumber Gambar Sampul :wartaplus.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini