Lupa Sandi?

Indonesia Raih Peringkat 5 di Homeless World Cup 2017 !

adli hazmi
adli hazmi
0 Komentar
Indonesia Raih Peringkat 5 di Homeless World Cup 2017 !

Sepakbola, merupakan olahraga yang menjadi sorotan publik di negara manapun termasuk Indonesia. pada SEA Games 2017 lalu, pada cabang olahraga Sepakbola, Indonesia terhenti langkahnya oleh Malaysia dan saat ini Indonesia juga tengah berkompetisi di Piala AFF 2017, U18. Meskipun Indonesia telah ditumbangkan oleh Vietnam dengan skor 0-3 untuk Vietnam, sebelumnya Indonesia telah menyumbang gol fantastis melawan Filipina, yakni 0-9 untuk Indonesia. Sedangkan, di ujung belahan negara lain, Indonesia juga menyumbangkan prestasinya dalam ajang sepakbola, yakni di Homeless World Cup 2017.

Pada tanggal 29 Agustus – 5 September 2017, Indonesia mengirimkan perwakilannya untuk bertanding di Homeless World Cup 2017 dimana terdapat 500 pemain yang menjadi perwakilan dari lebih dari 50 negara untuk bertanding di kompetisi ini. Timnas Indonesia untuk laga ini telah berhasil menundukan Bosnia-Herzegovina dengan skor 4-3 dan juga Mesir dengan skor 5-4 untuk Indonesia. selain itu, Indonesia juga berhasil menundukan Denmark dengan skor 6-4 an juga menang atas Rumania dengan skor 5-3. Meskipun Indonesia tidak mendapatkan juara satu setelah langkahnya terhenti di 8 besar oleh Meksiko dengan skor tipis 3-4, timnas Indonesia yang dilatih oleh Sabrun Hanapi ini ternyata meraih posisi 5 besar teratas.  

Laga Indonesia saat melawan Denmark (sumber : SINDOnews)
Laga Indonesia saat melawan Denmark (sumber : SINDOnews)

Kapten timnas Indonesia untuk ajang ini, Pinsa Prahadian mengutarakan bahwa kalah dan menang adalah perasaan dan pengalaman nyata dalampertandingan, namun turnamen ini merupakan wadah unik untuk menyatukan dunia. selain itu, banyak yang bisa dipelajari dari kompetisi ini karena kompetisi HWC mengajarkan orang tentang solidaritas. “Siapapun di turnamen ini, di awal pertandingan selalu mengucapkan semoga beruntung kepada lawannya. Ada pelajaran tertentu dari pelajaran itu,” ucap Pinsa.

Berbeda dengan pertandingan sepakbola di piala AFF dan SEA Games, Homeless World Cup merupakan pertandingan yang unik dengan tujuan untuk menyatukan dunia terlepas dengan latar belakang pesertanya. Mereka yang bertanding di ajang ini umumnya merupakan kaum yang termarjinalkan seperti tuna wisma dan lain sebagainya. HWC bertujuan untuk memberikan kesempatan kaum yang termarjinalkan secara sosial ini untuk bertanding mewakili negaranya dengan harapan dapat mengubah kehidupannya.

Indonesia tundukkan Bulgaria-di laga kedua homeless world cup2017
Indonesia tundukkan Bulgaria-di laga kedua homeless world cup2017

Beberapa tim Indonesia semenjak ikut bertanding di 2011 telah mencatatkan prestasi yang luar biasa.  Ginan Koesmayadi, pendiri Rumah Cemara dulunya pernah bertanding di Perancis pada tahun 2011 dan meraih Best Player. Ginan sendiri merupakan pengidap HIV/AIDS yang kini menampung kaum marjinal di Rumah Cemara, ia membuktikan pertama kalinya bahwa stigma buruk penderita HIV/AIDS dapat ditepis. Keberangkatannya juga dibantu oleh beberapa pihak seperti Kick Andy.

Pada tahun 2012 di Meksiko, Indonesia kembali mendapatkan penghargaan sebagai Best Coach dan peringkat 4 dunia, dilanjut pada 2013 di Polandia dengan peringkat 8 dunia lalu pada 2014 di Chile, Indonesia juga kembali meraih Best Player dengan menempati peringkat 10 Dunia. di Belanda pada tahun 2015 lalu, Indonesia menjadi Juara Amsterdam Cup serta tahun berikutnya Indonesia menempati posisi 7 dunia dengan penghargaan Best Goal Keeper. Sedangkan pada tahun 2017 ini Indonesia menempati posisi 8 dunia.

 *disadur dari berbagai sumber

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ADLI HAZMI

Coffee addict, travel and sport enthusiast. a person who really likes international politics. Follow my Instagram @adli_hazmi ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

ARTIKEL TERKAIT

Dokumenter: Cakalele

Good News From Indonesia4 minggu yang lalu

AirAsia vs Lion Air

Good News From Indonesia4 minggu yang lalu

UMKM dalam Masyarakat Ekonomi Asean

Good News From Indonesia4 minggu yang lalu
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie